DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Minggu, 08 Juli 2012

Half-Time Update - 9 Juli 2012


Sesuai perkiraan, JCI kembali melemah pada sesi pertama perdagangan hari Senin dengan indeks ditutup turun 1.38% di 3,999.11 sementara indeks LQ-45 dan IDX30 masing-masing juga melemah 1.65% dan 1.62%.


Data nonfarm payrolls Amerika yang dirilis hari Jumat lalu menjadi salah satu pemicu lemahnya sentimen investor di bursa regional hari ini. Indeks Nikkei dan Hang Seng hingga pertengahan hari ini masih berada di zona merah dengan Nikkei turun 1.22% dan Hang Seng turun 1.42%.

Selain katalis negatif dari Amerika, dari Eropa juga dikabarkan bahwa Finlandia dan Belanda tidak sependapat dengan negara-negara zona euro lainnya dalam hal pemberian dana bailout bagi Spanyol. Bahkan sempat diberitakan bahwa Finlandia berencana untuk keluar dari euro, meskipun belakangan berita ini disangkal oleh Finlandia. Finlandia kemungkinan akan meminta jaminan dari Spanyol sebelum bersedia berpartisipasi dalam program bailout Spanyol, sama seperti saat Yunani akan menerima bailoutnya. Baik Belanda maupun Finlandia berpendapat bahwa rencana melakukan integrasi moneter untuk mengatasi krisis di Eropa tidak akan efektif terutama apabila terfokus pada pembagian tanggung jawab terhadap utang negara-negara yang terkena bailout.

Dari domestik, MNC Skyvision memulai debutnya di BEI dengan mencatatkan kenaikan 3.95% saat sahamnya yaitu MSKY ditutup di 1,580. MSKY sempat naik hingga 1,800 pada sesi pertama namun kondisi pasar yang cenderung tertekan menghambat kenaikan lebih lanjut dari MSKY.

Sebanyak 197 saham melemah pada sesi pertama dibandingkan dengan hanya 38 saham yang berhasil menguat. Sisanya sebanyak 62 saham tidak mengalami perubahan harga penutupan dibandingkan dengan harga penutupan sebelumnya.

Dengan seluruh sektor berakhir negatif, sepuluh saham yang masuk dalam daftar rekomendasi pun terpukul dengan BMTR melemah 3.03%, ASRI turun 3% dan BMRI terpuruk 2.82%. Tidak ada satupun dari sepuluh saham terekomendasi yang berhasil naik sedangkan TRIM dan CLPI ditutup stagnan di masing-masing 123 dan 1780.

Memasuki sesi kedua, JCI diperkirakan masih akan tertekan meskpun akan cenderung terbatas mengingat support area telah tercapai di sekitar 3990-4012. Support berikutnya bagi indeks adalah di antara 3943 hingga 3953 dengan key support berada di 3843. Sebaliknya, level resistance akan berada di 4117.


Tidak ada perubahan pada rekomendasi untuk sesi kedua nanti

Click here to download the full update (PDF)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar