DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Senin, 18 Juni 2012

Market Wrap - 18/06/2012

Market Review


Meskipun sempat menanjak hingga mencapai level intraday tertinggi di 3,897.43, IHSG gagal mempertahankan gains ini dan pada akhirnya ditutup di 3,860.16, naik 42.05 poin atau 1.1%. Kenaikan IHSG juga dibarengi oleh kenaikan indeks LQ45 dan IDX30 yang menguat masing-masing 1.16% dan 1.45%. Indeks regional juga menguat dengan indeks Nikkei melejit 1.77%, indeks KOSPI menguat tajam 1.81% sementara indeks Hang Seng ditutup naik 1.01%.

Sektor infrastruktur menjadi satu-satunya sektor yang berakhir di zona merah sedangkan sektor barang konsumsi menjadi sektor terbaik dengan kenaikan 2.47%. Sektor manufaktur dan aneka industri menjadi sektor terbaik kedua dan ketiga dengan masing-masing menguat 2.14% dan 1.99%.

Kenaikan hari Senin ini dipicu oleh hasil pemilu di Yunani dimana partai pro-bailout berhasil meraih kemenangan secara mayoritas. Partai Demokrasi Baru dan partai Pasok berhasil mengalahkan partai Syriza yang menentang program bailout yang sebelumnya telah disepakati antara Yunani dan Troika (ECB, Uni Eropa dan IMF). Namun, membaiknya sentimen pasar dikhawatirkan hanya akan berlangsung sementara karena selain pasar mengkhawatirkan upaya Yunani untuk menegosiasikan ketentuan-ketentuan program austerity di Yunani, kondisi di Spanyol juga masih menyimpan potensi negatif.

Perhatian pasar juga dapat segera beralih menuju pertemuan FOMC yang akan berlangsung dari tanggal 19  hingga 20 Juni dimana pasar menantikan keputusan FOMC sehubungan dengan upayanya untuk melindungi perekonomian Amerika dari potensi imbas negatif krisis Eropa. Sayangnya, harapan akan dikeluarkannya stimulus baru dari Federal Reserve sangat kecil mengingat hasil pemilu di Yunani tidaklah seburuk yang diduga, dan selain itu yang paling mungkin dilakukan oleh Federal Reserve adalah dengan memberikan perpanjangan waktu diadopsinya suku bunga rendah hingga tahun 2015. Komitmen Fed saat ini adalah mempertahankan suku bunga rendah hingga akhir tahun 2014.

Singkatnya optimisme pasar sehubungan dengan hasil pemilu di Yunani bersumber pada kerisauan akan masih banyaknya masalah lain di luar Yunani. Spanyol tetap menjadi pusat perhatian pasar, demikian pula dengan Cyprus dan Italia. Di pasar Eropa, yield dari obligasi 10 tahun Spanyol naik tajam hingga mencapai rekor 7.13%, dipicu oleh berita bahwa jumlah pinjaman bermasalah di sistem perbankan Spanyol mencapai level tertinggi dalam 18 tahun terakhir. Di Italia, yield untuk obligasi 10 tahun juga naik hingga sempat mencapai 6.21%.

Pekan ini para pemimpin G20 akan melangsungkan pertemuannya di Mexico pada hari Senin, diikuti oleh pertemuan FOMC pada hari Selasa dan Rabu, sementara para menteri keuangan zona euro bertemu pada hari Kamis dan dijadwalkan pula pertemuan para pemimpin Jerman, Prancis, italia dan Spanyol pada hari Jumat di Roma.

Level 3,909.39 merupakan level krusial bagi indeks dimana jika level ini berhasil dilewati akan membuka jalan untuk kenaikan menuju 3935-3944 hingga kembali di atas level 4000. Sebaliknya, level 3774.69 menjadi support paling signifikan bagi indeks. Support terdekat berada di 3835, diikuti oleh 3797.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar