DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Rabu, 20 Juni 2012

Market Wrap - 20/06/2012

Market Review


Bursa saham regional ditutup menguat dengan merebaknya optimisme pasar seputar hasil pertemuan FOMC yang akan dirilis pada hari Rabu ini. Ekspektasi pasar adalah akan ada perpanjangan waktu program pembelian obligasi Federal Reserve yang dikenal dengan nama “Operation Twist”. Lewatnya pemilu di Yunani juga menjadi katalis positif karena hilangnya satu faktor ketidakpastian yang sebelumnya menghantui pasar.

Indeks JCI menguat 1.63% sedangkan indeks LQ-45 dan IDX30 masing-masing menguat hampir 2%. Kenaikan di dalam negeri ini juga seiring dengan kenaikan indeks saham di Jepang, Hong Kong dan Korea.

Seluruh sektor mencatat kenaikan dengan sektor pertambangan menjadi sektor terbaik dengan kenaikan sebesar 3.83%, diikuti oleh sektor infrastruktur dan sektor properti yang masing-masing menguat 2.21% dan 2.17%.

Sebanyak 213 saham mencatat kenaikan sementara 71 saham stagnan dan 54 lainnya melemah. Indeks JCI sempat mencapai level tertinggi di 3,944.06, sehingga hal ini memberikan indikasi positif bagi sesi perdagangan hari Kamis besok.

Berhasilnya indeks menembus level resistance di 3,909.39 membuka peluang untuk kenaikan selanjutnya hingga resistance berikutnya di 4,005.74, 4,048.80, dan 4,093.26. Sebaliknya, support terdekat ada di 3,904.09, diikuti oleh 3,879.36, 3,859.38, 3,839.39 dan 3,814.66.

Bursa Amerika kembali akan menjadi indikator pergerakan bursa regional pada hari Kamis besok, terutama sehubungan dengan responnya terhadap hasil pertemuan FOMC yang akan diumumkan setelah penutupan bursa Eropa. Jika FOMC gagal memberikan pernyataan yang mengindikasikan akan adanya perpanjangan program Operation Twist, maka IHSG akan terancam terkoreksi hingga menuju support di 3,904.09.

Dari 11 saham yang terekomendasi, sebanyak dua saham stagnan (BMTR dan SCMA), sedangkan dua saham melemah (KLBF dan TRIM), sedangkan sisanya berakhir positif dengan kenaikan terbesar datang dari BBKP yang menguat 4.92%. ASRI dan BMRI menempati posisi kedua dan ketiga terbaik dengan kenaikan 1.89% dan 1.4%.

Sebagai catatan, BMTR sempat melesat hingga mencapai 1,560 sebelum akhirnya ditutup di 1,510, sama dengan harga penutupan hari Selasa kemarin. Untuk sesi perdagangan berikutnya tidak ada perubahan pada rekomendasi yang tersisa.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar