DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Rabu, 04 Juli 2012

BCA akan Dirikan Perusahaan Asuransi Jiwa


INILAH.COM, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengakui akan membentuk perusahaan asuransi jiwa dari pada melakukan akuisisi terhadap perusahaan asuransi.

"Belum tentu kita akan mengakuisisi (asuransi jiwa) tapi bikin sendiri," ujar Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja usai acara program "BCA untuk Wayang Indonesia" di Jakarta, Rabu (4/7/2012).

Di tempat yang sama, Direktur BCA, Henry Koenaifi menyampaikan rencana memiliki asuransi jiwa ini agar ada saling mendukung dengan BCA sendiri. "Jadi kita melihat ada kesempatan dan kita punya nama. Jadi kalai BCA bikin perusahaan asuransi jiwa, orang akan percaya," tukasnya.

Dia menambahkan asuransi jiwa memiliki rencana yang sangat terkait dengan nasabah BCA yang saat ini mencapai 100 juta nasabah, dan itu sangat bagus.

BCA sebelumnya mengungkapkan rencana ekspansi di sektor asuransi jiwa, namun pihaknya belum memutuskan apakah akan mengakuisisi perusahaan asuransi yang sudah ada atau melakukan joint venture.

“Kami sudah masukkan dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun ini. Kalau belum terlaksana tahun ini, tahun depan saya kira juga bisa. Apakah bermitra atau sendiri kami masih diskusi internal,” ujar Jahja beberapa waktu lalu.

Tahun lalu PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) telah mengakuisisi PT Transpacific General Insurance. Nilai akuisisi perusahaan asuransi tersebut mencapai Rp40 miliar atau setara dengan US$4,6 juta.

BCA Finance masuk dengan menggenggam 25% sedangkan dana pensiun BCA menggenggam 75% saham asuransi tersebut. "Akuisisi asuransi umum ini akan mendukung bisnis penyaluran kredit seperti KPR dan kredit kendaraan," ujar Jahja Setiaatmadja. [hid]

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1879121/bca-akan-dirikan-perusahaan-asuransi-jiwa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar