DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Senin, 09 Juli 2012

Market Wrap - 09/07/2012

Market Review


Sentimen negatif yang melanda bursa global mendorong JCI melemah pada hari pertama pekan ini. JCI melemah 1.73%, IDX30 dan LQ-45 juga terpuruk masing-masing 1.94% dan 2.01%. Di tingkat regional, indeks Nikkei dan Hang Seng tersungkur masing-masing 1.37% dan 1.88%, sedangkan indeks KOSPI juga berakhir melemah 1.19%.

Sebanyak 48 saham berakhir positif dan 69 saham berakhir stagnan, namun dominasi 213 saham yang melemah menekan indeks hingga kembali ditutup di bawah level 4000.

Buruknya data nonfarm payrolls yang dirilis di Amerika pada Jumat malam lalu menjadi alasan bagi para investor untuk melakukan aksi jual baik secara regional maupun domestik. Nonfarm payrolls yang merupakan angka penciptaan lapangan kerja di Amerika dilaporkan hanya menanjak 80 ribu pada bulan Juni lalu, meleset dari prediksi para analis yang memperkirakan terjadi penambahan 90 ribu hingga 100 ribu lapangan kerja di perekonomian Amerika.

Selain didorong oleh data ekonomi Amerika, memburuknya sentimen pasar juga dipicu oleh masih adanya keraguan di kalangan pelaku pasar terhadap prospek perekonomian Eropa. Walaupun KTT Eropa pada akhir bulan lalu mampu menahan sentimen negatif yang melanda pasar, masih belum adanya rumusan jelas terhadap langkah-langkah penanggulangan krisis Eropa disertai oleh perbedaan pendapat dari negara-negara ‘kaya’ seperti Finlandia dan Belanda dikhawatirkan akan memperlambat proses realisasi rencana penyelamatan ekonomi Eropa secara keseluruhan sementara pasar melihat pentingnya faktor kecepatan dalam pengambilan keputusan dalam mengatasi krisis ini.

Makin tertunda realisasi rencana hasil KTT kemarin, makin tingginya yield obligasi Spanyol akan menanjak. Hal ini menunjukkan bahwa pasar masih belum teryakinkan oleh rencana yang diajukan oleh para pemimpin zona euro pada KTT yang lalu. Peran ECB sebagai pengawas perbankan Eropa pun masih harus diatur lewat undang-undang yang hingga saat ini masih belum ada dan kemungkinan baru akan diajukan oleh Komisi Eropa pada September mendatang.

Beberapa data ekonomi yang dirilis pada hari Senin ini antara lain data pemesanan mesin di Jepang yang merupakan indikator pengeluaran korporat dilaporkan turun 14.8% di bulan Mei dari bulan sebelumnya. Penurunan ini jauh lebih besar dibandingkan ekspektasi para analis yang memprediksi penurunan sebesar 2.6%. Sementara itu, data ekspor Jerman dilaporkan melonjak 3.9% di bulan Mei setelah di bulan sebelumnya turun 1.7%. Lonjakan ekspor ini melebihi ekspektasi pasar yang memprediksi kenaikan tipis sebesar 0.2%. Di sisi lain impor dilaporkan naik 6.3%.

Di Yunani, PM Antonis Samaras berhasil memenangi voting parlemen dimana sebanyak 179 suara mendukung rencananya untuk melakukan negosiasi ulang berbagai ketentuan bailout yang telah disepakati antara Troika dengan pemerintah Yunani sebelumnya. Sebanyak 121 suara menentang rencana ini. Hal ini juga memunculkan ketidakpastian seputar prospek bailout Yunani karena ada resiko bahwa Jerman mungkin menentang negosiasi ulang atas ketentuan bailout Yunani. Meskipun demikian, Jerman dan Yunani berpeluang untuk mencapai kesepakatan dalam hal waktu pelaksanaan reformasi ekonomi Yunani.

Sementara perekonomian global masih dihantui oleh faktor krisis Eropa, potensi hard landing di China dan juga faktor potensi resesi di Amerika, dunia korporasi di Amerika akan kembali memasuki earnings season dimana Alcoa akan menjadi saham blue-chip pertama yang akan melaporkan kinerjanya selama triwulan kedua.

MNC Skyvision (MSKY) pada hari Senin ini mulai ditransaksikan di BEI. Namun, sentimen negatif yang melanda bursa global menekan upaya kenaikan MSKY hingga pada akhir perdagangan sesi kedua ditutup di 1540, hanya naik 1.32% meskipun sebelumnya sempat mencapai harga tertinggi di 1800. MSKY menjadi saham teraktif, saham dengan nilai perdagangan tertinggi dan juga mencatat volume tertinggi pada hari Senin ini.

Dari sepuluh saham yang masuk rekomendasi hanya TRIM dan JSMR yang mampu bertahan di posisi netral sedangkan delapan saham lainnya berakhir melemah dengan dipimpin oleh BMTR yang terpuruk 5.45%. ASRI dan BMRI juga melemah cukup tajam yaitu masing-masing turun 3% dan 2.82%.

Melemahnya JCI hingga mencapai level terendah di 3976.36 pada Senin ini menyeret indeks kembali mendekati kurva exponential moving averagenya yang berada di sekitar 3970. Area 3966 hingga 3970 juga merupakan area retracement berdasarkan perhitungan angka rasio Fibonacci dari segmen kenaikan 3774.69-4090.76 dan 3843.02-4090.76. Area support yang didapat adalah 3966/3970, 3932/3937, 3895/3901 dan 3843/3849. Perlu diperhatikan bahwa support pertama di 3966/3970 lah yang paling krusial karena area akan menentukan apakah indeks akan bertahan diatas kurva EMA atau kembali di bawah EMA. Sebagai catatan, penurunan hingga 3976.36 sebenarnya hanyalah koreksi ‘minor’ karena ‘hanya’ sedikit melebihi level koreksi 23.6% dari kenaikan indeks antara 3635.28-4090.76. Artinya, potensi indeks berbalik naik masih terjaga dengan catatan indeks bertahan di atas 3966/3970. Jika pada sesi Selasa indeks kembali tergelincir di bawah area support ini maka outlook indeks akan berubah menjadi netral kembali, bahkan ada resiko indeks akan menguji support kritis berikutnya di 3932/3937.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar