DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Rabu, 01 Agustus 2012

Beban Pokok Penjualan Tekan Laba INAI


IMQ, Jakarta —  PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) hingga semester I-2012 membukukan laba bersih senilai Rp4,66 miliar atau turun 71,68% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp16,46 miliar.

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan di Jakarta, Rabu (1/8), Presiden Direktur INAI, Alim Markus, mengatakan penurunan laba bersih ini diakibatkan beban pokok penjualan yang tercatat sebesar Rp245,65 miliar.

"Perseroan mengalami peningkatan pada beban pokok penjualan sebesar 19,30% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp205,90 miliar," katanya.

Seiring penurunan laba bersih, laba per saham juga mengalami penurunan menjadi Rp29,47 per saham, dibandingkan periode yang sama 2011 senilai Rp103,96 per saham.

Meski mengalami penurunan pada sektor laba, penjualan perseroan pada enam bulan pertama 2012 naik menjadi Rp294,65 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp254,40 miliar.

Kenaikan penjualan ini kontribusi terbesar berasal dari sektor lokal senilai Rp221,28 miliar, sedangkan sisanya berasal dari penjualan ekspor sebesar Rp73,37 miliar.

Sementara itu, hingga akhir Juni 2012, jumlah aset perseroan tercatat senilai Rp678,20 miliar, tumbuh dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp544,28 miliar.

Untuk komposisi kepemilikan saham adalah sebesar 29,21% dimiliki PT Husin Investama, sebesar 10% dimiliki PT Satria Investindo, sebesar 7, 84% dimiliki PT Marindo Investama, sebesar 6,27% dimiliki PT Prakindo Investama, sebesar 6,27% dimiliki PT Mulindo Investama, sebesar 6,27% dimiliki PT Guna Investindo dan masyarakat sebesar 34,14%.

http://www.imq21.com/news/read/81415/20120801/143533/Beban-Pokok-Penjualan-Tekan-Laba-INAI.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar