DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Rabu, 01 Agustus 2012

Half-Time Update - 2 Agustus 2012


Paska pertemuan FOMC semalam dan menjelang pertemuan European Central Bank sore ini, Jakarta Composite Index (JCI) cenderung bergerak melemah meskipun sempat naik hingga mencapai 4149.66. Indeks juga sempat turun hingga mencapai 4109.49 dan akhirnya ditutup di 4113.05, turun 17.41 poin atau 0.42%.

Dua indeks acuan lainnya, yaitu IDX30 dan LQ-45 juga ditutup melemah masing-masing sebesar 0.49% dan 0.5%. Sebanyak enam sector berakhir turun dengan dipimpin oleh sektor infrastruktur (-1.71%) disusul dengan sektor pertanian (-1.45%) dan aneka industri (-1%). Sebaliknya, sector barang konsumsi menjadi sektor terbaik pada sesi pertama dengan mencatatkan kenaikan 0.73%.

Satu-satunya saham yang menguat diantara Sembilan rekomendasi yang ada yaitu MNCN dengan kenaikan sebesar 1.09%. Tiga saham melemah yaitu LSIP (-0.88%), CLPI (-1.06%) dan DILD (-2.99%). Sisanya sebanyak enam saham berakhir stagnan di harga penutupan hari Rabu kemarin (BBKP, TRIM, KLBF, BMRI, ESSA dan  SMCB).

Memasuki sesi kedua, JCI diprediksi tetap bertahan dalam rentang harga antara 4100 hingga 4150 dengan rentang luar di antara 4080 dan 4200.

Dua event pekan ini yang berpotensi menjadi penggerak pasar adalah pertemuan ECB sore ini dan juga dirilisnya data nonfarm payrolls pada Jumat malam besok. Sementara itu, hasil pertemuan FOMC semalam gagal memberikan rincian baru dari kebijakan Federal Reserve yang ditujukan untuk memacu kembali pertumbuhan ekonomi di Amerika yang melambat.


Click here to download the full update (PDF)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar