DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).
Tampilkan postingan dengan label BISI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BISI. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Juli 2012

Penjualan benih jagung BISI kuartal II turun 32%


JAKARTA. Penjualan benih jagung hibrida milik PT Bisi International Tbk (BISI) kuartal II turun 32% dibanding kuartal sebelumnya. Penurunan penjualan terjadi karena belum datangnya musim tanam jagung di kawasan perkebunan jagung.
Doddy Wiratmoko, Market Development Corn Seed Manager PT Tanindo Intertraco, selaku distributor BISI mengatakan, musim tanam besar untuk jagung biasanya daatang pada pertengahan tahun hingga akhir tahun. "Kuartal II lalu bukan musim tanam jagung," kata Doddy, akhir pekan lalu.
Kuartal II tahun ini, penjualan benih jagung milik BISI tercatat hanya 1.700 ton, atau turun penurunan 32% dibandingkan kuartal I sebelumnya yang mencapai 2.500 ton. Meski demikian, manajemen optimistis penjualan benih kuartal III dan IV benih jagung akan melonjak seiring masuknya musim tanam.
Doddy memproyeksikan, kuartal III ini penjualan benih jagung bisa mencapai 3.500 ton-5.000 ton. Catatan saja, bulan Juli ini, beberapa daerah di Jawa Timur telah memasuki masa tanam. Dilanjutkan pada Agustus sampai November beberapa wilayah di Luar Jawa seperti Sumatera dan Sulawesi mulai melakukan penanaman.
Siklus panen jagung dalam negeri terbagi menjadi dua periode, yakni antara Februari-April dan September-Oktober. Mayoritas atau sekitar 55%-60% produksi jagung lokal dihasilkan pada periode awal, sedangkan sisanya pada periode kedua.
Penjualan benih jagung ini masih menjadi andalan pendapatan BISI. Meski tidak merinci, namun Doddy bilang, dari tiga unit usaha yang dinaungi Bisi, yakni penjualan benih jagung dan padi, benih sayur dan hortikultura, serta pestisida, sebanyak 40% berasal dari penjualan benih jagung.
Doddy mengklaim, produksi benih jagung Bisi merupakan nomor satu di Indonesia. Dari sekitar 36 juta kg kebutuhan benih jagung hibrida nasional, sebanyak 18 juta kg atau 50% disuplai dari Bisi International.
Doddy Wiratmoko, Market Development Corn Seed Manager PT Tanindo Intertraco, selaku distributor BISI mengatakan, musim tanam besar untuk jagung biasanya daatang pada pertengahan tahun hingga akhir tahun. "Kuartal II lalu bukan musim tanam jagung," kata Doddy, akhir pekan lalu.
Kuartal II tahun ini, penjualan benih jagung milik Bisi tercatat hanya 1.700 ton, atau turun penurunan 32% dibandingkan kuartal I sebelumnya yang mencapai 2.500 ton. Meski demikian, manajemen optimistis penjualan benih kuartal III dan IV benih jagung akan melonjak seiring masuknya musim tanam.
Doddy memproyeksikan, kuartal III ini penjualan benih jagung bisa mencapai 3.500 ton-5.000 ton. Catatan saja, bulan Juli ini, beberapa daerah di Jawa Timur telah memasuki masa tanam. Dilanjutkan pada Agustus sampai November beberapa wilayah di Luar Jawa seperti Sumatera dan Sulawesi mulai melakukan penanaman.
Siklus panen jagung dalam negeri terbagi menjadi dua periode, yakni antara Februari-April dan September-Oktober. Mayoritas atau sekitar 55%-60% produksi jagung lokal dihasilkan pada periode awal, sedangkan sisanya pada periode kedua.
Penjualan benih jagung ini masih menjadi andalan pendapatan Bisi. Meski tidak merinci, namun Doddy bilang, dari tiga unit usaha yang dinaungi Bisi, yakni penjualan benih jagung dan padi, benih sayur dan hortikultura, serta pestisida, sebanyak 40% berasal dari penjualan benih jagung.
Doddy mengklaim, produksi benih jagung Bisi merupakan nomor satu di Indonesia. Dari sekitar 36 juta kg kebutuhan benih jagung hibrida nasional, sebanyak 18 juta kg atau 50% disuplai dari Bisi International.

Senin, 28 Mei 2012

BISI Bagi Dividen Rp10 Per Saham


IMQ, Jakarta —  Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bisi Internatonal Tbk (BISI) menyetujui pembagian dividen tahun buku 2011 sebesar Rp10 per saham atau senilai Rp30 miliar.

Direktur Utama BISI, Jemmy Eka Putra, mengatakan pembagian dividen ini mencapai 20,53% dari laba bersih yang diraih sepanjang 2011 senilai Rp146,12 miliar.

"Pembayaran dividen masih akan dibicarakan lebih lanjut, di mana hasilnya akan diumumkan pada 30 Mei 2012 mendatang" katanya di sela RUPST perseroan di Jakarta, Senin (28/5).

Terkait kinerja sepanjang 2011, perseroan berhasil meraih laba bersih senilai Rp146,12 miliar, naik tipis dibanding periode yang sama 2011 sebesar Rp143,48 miliar.

Seiring kenaikan laba bersih, penjualan bersih juga tumbuh 12% menjadi Rp998,65 miliar, dibanding periode yang sama 2011 sebesar Rp894,86 miliar. 

Sementara dalam menunjang kinerjanya pada tahun ini, perusahaan bidang perbenihan tanaman pangan dan hortikultura ini menganggarkan belanja modal senilai Rp33,2 miliar.

Belanja modal ini akan dialokasikan untuk penambahan mesin-mesin baru, antara lain meningkatkan kapabilitas bioteknologi dengan mesin baru, aplikasi teknologi konversi energi menggunakan janggel jagung sebagai pengganti solar.

"Dana belanja modal ini seluruhnya berasal dari dari kas internal perseroan," jelasnya.

Selain itu, pada tahun ini perseroan juga menyiapkan 10 varietas dari berbagai jenis tanaman.

"Saat ini kami sedang menunggu izin dari Departemen Pertanian," tegasnya.

Rabu, 25 April 2012

Morning Brief - 26/04/2012

Market Outlook


Melesatnya saham Apple, Inc. (AAPL) pada hari Rabu dan pernyataan dari Federal Reserve sehubungan dengan kebijakan moneternya menjadi dua faktor pendorong kenaikan ketiga indeks utama Amerika pada sesi perdagangan Rabu.

Indeks Dow Jones menanjak 89.16 poin atau 0.69% ke 13,090.72, indeks S&P 500 juga naik 18.72 poinatau 1.36% di 1,390.69 sedangkan indeks NASDAQ yang paling terkena imbas kenaikan AAPL meroket 68.03 poin atau 2.3% menjadi 3,029.63.

AAPL naik tajam 8.9% menjadi $610 per lembarnya setelah perusahaan teknologi raksasa ini melaporkan earnings untuk triwulan kedua tahun fiskalnya dan juga pendapatannya yang jauh melebihi ekspektasi.

Sementara itu, berakhirnya pertemuan rutin FOMC dari Federal Reserve setelah berlangsung selama dua hari menghasilkan penegasan kembali komitmen Federal Reserve dalam mempertahankan suku bunga yang saat ini rendah hingga akhir 2014. Jika dibutuhkan, menurut pimpinan Federal Reserve Ben Bernanke, FOMC tidak akan ragu-ragu untuk melakukan pelonggaran moneter lebih lanjut.

Meskipun sentiment dari bursa Eropa dan Amerika pada Rabu malam tergolong positif, IHSG diperkirakan masih akan berfluktuasi dalam kisaran yang sama, yaitu 4,140 hingga 4,170 dengan batas luarnya di antara 4,109/4,111 dan 4,200/4,205.