DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).
Tampilkan postingan dengan label GEMS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GEMS. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Agustus 2012

GEMS perpanjang pinjaman ke anak usahanya


JAKARTA. PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) memperpanjang pemberian kreditnya kepada PT Borneo Indobara (BIB). Borneo merupakan anak usaha tidak langsung GEMS.
GEMS memiliki 99,07% saham BIB melalui PT Roundhill Capital Indonesia. Dengan begitu transaksi ini merupakan transaksi afiliasi.
Pada keterbukaan informasi hari ini (3/8), GEMS menyatakan telah memberikan perpanjangan sekaligus menambah nilai pinjaman kepada BIB. Ini dilakukan dengan mengubah perjanjian kredit pada 1 Agustus 2012.
Sebelumnya, GEMS dan BIB telah meneken perjanjian kredit pada 15 September 2011 yang juga telah diubah pada 17 Agustus 2011.
Pada perubahan yang terakhir ini, GEMS memperbesar pinjaman kepada BIB, dari sebelumnya US$ 30 juta menjadi US$ 50 juta. Jangka waktu pinjamannya juga bertambah, yang tadinya 15 September 2011-30 September 2012, sekarang 15 September 2011-30 Juni 2013.
GEMS memberikan suku bunga pinjaman 8% per tahun. BIB sendiri akan memakai dana tersebut untuk mengembangkan usaha batubara termasuk infrastruktur dan prasarananya.

Senin, 16 Juli 2012

Bisnis Batu Bara, Golden Energy Rambah Singapura


INILAH.COM, Jakarta - PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) telah mendirikan GEMS Coal Resources Pte Ltd pada 13 Juli 2012.

Hal itu disampaikan Sekretaris Perusahaan PT Golden Energy Mines Tbk Sudin dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (16/7/2012). GEMS Coal Resources Pte Ltd akan tunduk pada hukum Singapura dengan kepemilikan sebesar 100% pada 13 Juli 2012.

Perseroan bergerak dalam bidang perdagangan yang akan mendukung kegiatan usaha perseroan dalam melaksanakan aktivitas perdagangan batu bara di luar negeri.

Pada perdagangan saham Senin (16/7/2012), saham GEMS ditutup di level Rp2.525 per saham dengan volume 5.000 lot. [hid]

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1883084/bisnis-batu-bara-golden-energy-rambah-singapura

Selasa, 12 Juni 2012

Dividen Golden Energy hingga Rp203,82 Miliar


INILAH.COM, Jakarta - Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) menyetujui membagikan dividen 2011 sebesar Rp203,82 miliar dari laba bersih 2011 senilai Rp284,77 miliar.

Perseroan akan membagikan sisa dividen 2011 sebesar Rp33,82 miliar atau sebesar Rp5,75 per saham. Sebelumnya perseroan telah membagikan dividen interim sebesar Rp170 miliar pada tahun lalu. Sisa laba bersih 2011 senilai Rp79,95 miliar digunakan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur modal Perseroan dan sisanya Rp1 miliar sebagai dana cadangan.

"Kami membagikan dividen cukup besar karena kami masih memiliki sisa dana penawaran umum saham perdana cukup besar. Sisa dana penawaran umum saham perdana Rp1,5 triliun. Pembayaran dividen dilakukan kemungkinan awal Agustus 2012," ujar Sekretaris Perusahaan GEMS Sudin, Selasa (12/6/2012).

Dalam RUPST GEMS juga menyetujui pengangkatan Indradjaja Lazuardi sebagai Direktur tidak terafiliasi dan menerima pengunduran diri Aubry Gerard Pierre Daniel sebagai Direktur tidak terafiliasi. Sehingga susunan Komisaris Perseroan antara lain Presiden Komisaris dijabat oleh Lay Krisnan Cahya, Wakil Presiden Komisaris dijabat oleh Raaj Kumar, posisi Komisaris dijabat oleh Michael Widjaja, dan Komisaris Independen dijabat oleh Ketut Sanjaya, Agus Tagor, dan Bambang Setiawan.

Sementara itu, posisi direksi antara lain Presiden Direktur dijabat oleh Fuganto Widjaja, Wakil Presiden Direktur dijabat oleh Ashis Basu, posisi Direktur dijabat oleh Yudha Wibawa, Bambang Haliman, Kumar Krishnan, dan Direktur tidak terafiliasi oleh Indradjaja Lazuardi. [hid]

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1871234/dividen-golden-energy-hingga-rp20382-miliar

Golden Energy Habiskan Dana IPO Rp750 M per Q1


INILAH.COM, Jakarta - PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) telah merealisasikan dana hasil penawaran umum saham perdana senilai Rp750 miliar hingga kuartal pertama 2012 dari perolehan dana hasil penawaran saham perdana senilai Rp2,2 triliun.

"Dana tersebut telah digunakan untuk pembangunan pelabuhan di Jambi dan Hauling Road. Diharapkan proyek ini selesai akhir tahun 2012," tutur Sekretaris Perusahaan PT Golden Energy Mines Tbk, Sudin, Selasa (12/6/2012).

Lebih lanjut ia menuturkan, kapasitas bongkar muat di pelabuhan Jambi diperkirakan mencapai 1 juta ton dan Bungati sebesar 4-5 juta ton. Saat ini kapasitas yang existing sebesar 3-4 juta ton. Sisa dana penawaran umum saham senilai Rp1,5 triliun akan digunakan untuk belanja modal dan modal kerja.

Perseroan menargetkan penjualan sebesar 10 juta ton baru bara pada 2012. Dari penjualan tersebut, sekitar 4 juta ton telah dikontrak kepada GMR Singapura. Sudin mengatakan, penjualan batu bara perseroan sekitar 30% untuk pasar domestik dan sekitar 60% untuk pasar ekspor pada 2012."Selama ini penjualan batu bara kami ke Cina, India, dan Thailand," kata Sudin.

Selain itu, perseroan mengharapkan dapat merealisasikan akuisisi tambang batu bara. Perseroan melirik Sumatra dan Kalimantan untuk akuisisi tambang batu bara agar sinergi dengan wilayah tambang batu bara Perseroan.

Meski begitu, Sudin belum dapat menjelaskan lebih detil rencana akuisisi tersebut. "Akuisisi belum ada yang matang. Realisasi akuisisi tambang batu bara diharapkan dapat selesai tahun ini namun kami belum ada budgeting dana untuk akuisisi tersebut," ujar Sudin.

Perseroan merupakan induk perusahaan dari 9 anak usaha dengan 8 anak perusahaannya bergerak dalam bidang pertambangan batu bara termal bernilai kalori 5.200-6.100 kalori. Lokasi proyek perseroan di Jambi, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah. Perseroan diperkirakan memiliki cadangan batu bara senilai 911 juta ton. [hid]

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1871277/golden-energy-habiskan-dana-ipo-rp750-m-per-q1