DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).
Tampilkan postingan dengan label MAPI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MAPI. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 September 2012

Morning Brief - 10 September 2012

Market Preview


Data nonfarm payrolls yang dirilis pada hari Jumat kemarin gagal memenuhi ekspektasi pasar sehingga menahan potensi melajunya indeks saham Amerika dan Eropa.

Indeks Dow Jones ditutup naik tipis 0.11%, indeks S&P dan NASDAQ masing-masing menguat 0.41% dan 0.02% sementara di Eropa indeks FTSE dan DAX masing-masing berakhir menguat 0.3% dan 0.66%.

Bursa Asia sebelumnya menyambut positif keputusan dari ECB untuk menjalankan program pembelian obligasi pemerintah dalam jumlah yang tidak terbatas. Jakarta Composite Index menguat 0.99% sedangkan indeks LQ-45 dan IDX30 melesat 1.13% dan 1.29%. Euphoria di tingkat regional juga mendongkrak kinerja saham di Jepang, Hong Kong dan Korea. Indeks Hang Seng mengalami kenaikan terbesar yaitu 3.09% dibandingkan kenaikan yang dialami oleh indeks Nikkei dan KOSPI yang masing-masing menanjak tajam 2.2% dan 2.57%.

Perekonomian Amerika pada bulan Agustus lalu dilaporkan menambahkan 96 ribu pekerja setelah pada bulan Juli menambahkan 141 ribu pekerja. Angka bulan Juli direvisi dari angka sebelumnya yaitu  163 ribu sementara perkiraan para analis berada di 130 ribu. Angka pengangguran sebaliknya membaik dari 8.3% menjadi 8.1%, namun perlu diperhatikan bahwa sampling dari survey nonfarm payrolls dan survey tingkat pengangguran menggunakan data yang berbeda sehingga terdapat kemungkinan terjadi perbedaan antara keduanya.

Walaupun gagal melebihi ekspektasi, namun sebagian pelaku pasar berasumsi bahwa angka payrolls bulan Agustus ini justru dapat meningkatkan kemungkinan Federal Reserve akan mengeluarkan program stimulus yang baru guna mengangkat kembali kinerja perekonomian Amerika, terutama di sisi ketenagakerjaan.

Pekan mendatang akan dilangsungkan pertemuan FOMC dimana para pejabat Federal Reserve akan mendiskusikan langkah moneter mereka berikutnya dan menentukan apakah Fed akan kembali mengeluarkan program stimulusnya.

Bagi indeks lokal, tersendatnya laju kenaikan indeks Dow hari Jumat dapat memicu terjadinya aksi profit-taking, namun dengan meningkatnya optimisme terhadap kemungkinan adanya stimulus baru dari Fed dapat mengangkat kinerja bursa lokal hari Senin mendatang.

Level support untuk indeks berada di 4065 dan 3978 sementara level resistance berada di 4157, 4183, 4215, dan 4235.


Click here to download the full update (PDF)

Rabu, 25 Juli 2012

MAPI akan agresif kejar target di semester 2

JAKARTA. Peritel pada umumnya lebih giat berekspansi di semester dua. Begitu pula dengan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). Sebab, selama paruh pertama tahun 2012, MAPI baru membuka 85 gerai baru dari target 250-300 gerai baru.

"Semester satu baru persiapan. Sisanya akan kami kejar di semester dua," ujar Sekretaris Perusahaan MAPI, Fetty Kwartati di Jakarta, Rabu (25/7).

Gerai baru yang paling banyak dibuka adalah specialty store. Sehingga, per akhir semester satu 2012, MAP tercatat sudah memiliki 1.129 gerai seluas total 476.300 meter persegi (m2). Rinciannya adalah 848 gerai specialty store, 241 gerai food & beverage (F&B), 37 gerai department store, dan tiga gerai lain-lain.

Gerai MAP tersebar di 39 kota di Indonesia, namun Jakarta masih mendominasi hingga 70%. Sampai akhir tahun pun Fetty memperkirakan komposisi tidak akan berubah. "Target pasar kami memang kelas menengah atas yang terpusat di Jakarta," jelas Fetty.

Sejak awal tahun sampai sekarang, MAPI sudah membawa masuk lima merek baru ke Indonesia, yaitu Spanx (pakaian dalam), Diva (aksesoris), Hoss Intropia (fashion), DKNY (fashion), dan Playskool (mainan). Sampai saat ini Spanx sudah hadir di lima gerai department store yang ada dalam jaringan MAP, Diva juga sudah punya lima gerai, sedangkan Hoss Intropia dan DKNY masing-masing baru punya satu gerai. Sementara Playskool rencananya akan masuk ke gerai-gerai Kidz Station yang juga dimiliki oleh MAP.

Target MAP tahun ini adalah mengakuisisi sepuluh merek. Berarti, sebelum tutup tahun akan ada lima merek lagi yang diboyong MAP ke Indonesia. Sayangnya, Fetty belum bersedia memberi bocoran. Yang pasti, kelimanya merupakan merek fashion untuk wanita dengan rentang usia antara 20-50 tahun.

Tahun ini belum ada rencana menambah portofolio merek F&B, lantaran MAP memutuskan untuk fokus mengembangkan merek yang sudah ada. Selain Starbucks, merek lain seperti Burger King, Chatterbox, Cold Stone Creamery, Domino\'s Pizza, dan Pizza Marzano memang relatif masih baru di Indonesia.

Melalui semua ekspansinya, MAP berharap semester dua bisa menyumbang 55%-60% dari penjualan sepanjang tahun. Jika peritel lain biasa memanfaatkan momentum Lebaran untuk meraup penjualan berlipat ganda, penjualan tertinggi MAP dalam setahun justru terjadi pada akhir tahun. Sedangkan kenaikan penjualan pada saat puasa dan Lebaran diprediksi hanya 15%-20%.

Sayangnya, Fetty enggan memberi tahu penjualan semester satu dengan alasan belum selesai diaudit. Sekadar catatan, tahun ini MAP mematok target pertumbuhan 20%-25%. Sampai akhir kuartal satu pendapatan perusahaan sudah tumbuh 29% menjadi Rp 1,639 miliar.


http://industri.kontan.co.id/news/mapi-akan-agresif-kejar-target-di-semester-2

Senin, 09 Juli 2012

Inilah target Mitra Adiperkasa di semester II


JAKARTA. PT Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI) bersiap menyambut tahun ajaran baru dan lebaran di semester II 2012. Fetty Kwartati, Sekretaris Perusahaan MAP mengatakan, kedua even tersebut berlangsung dalam waktu berdekatan sehingga membuka peluang untuk mendongkrak penjualan.
"Kami telah menyiapkan strategi marketing salah satunya dengan memberi penawaran diskon untuk sejumlah produk," kata Fetty saat dihubungi KONTAN hari ini.
Selain lebaran dan tahun ajaran baru, perayaan natal dan tahun baru diperkirakan juga akan menjadi pendorong pertumbuhan penjualan MAPI tahun ini. Fetty berkata MAPI menargetkan penjualan tahun ini tumbuh 25% dibanding realisasi tahun 2011, menjadi Rp 7,36 triliun.
"Semester kedua diperkirakan memberi kontribusi antara 55%-60% terhadap total pendapatan tahun 2012," kata Fetty. Sebagai catatan saja, MAPI meraup pendapatan kuartal I sejumlah Rp 1,63 triliun, lebih tinggi 29% dibanding periode yang sama tahun 2011.
Sampai dengan Mei 2012, MAPI sudah membuka 64 gerai. Artinya hingga bulan kelima tahun ini, jumlah gerainya secara keseluruhan menjadi 1.108. Tahun iniMAPI merencanakan akan membuka 300 gerai.
Galeries Lafayette
Di akhir tahun ini, MAPI bakal punya department store baru. Rencananya, MAPIakan membuka gerai department store premium dari Prancis, Galeries Lafayette di mal Pacific Place, Jakarta.
Sayang, Fetty masih menutup rapat-rapat detil rencana pengembangan department store baru itu. "Untuk Galeries Lafayette, maaf kami belum bisadisclose informasinya," kata Fetty.
Hadirnya Galeries Lafayette tentunya akan menambah panjang daftar department store yang dikelola Mitra Adiperkasa. Selain Galeries Lafayette, Mitra Adiperkasa juga mengelola Sogo, Seibu dan Debenhams.
Galeries Lafayette yang berpusat di dekat Garnier Opera, Paris, merupakan salah satu department store termewah di dunia. Gerainya dibuka di lokasi premium di Prancis, Berlin, Casablanca, New York, Dubai, dan China.
Kehadiran Galeries Lafayette bakal menggantikan Harvey Nichols yang sudah ditutup MAPI. Jadi menurutnya, toko papan atas ini bakal menyasar dua segmen yaitu konsumen domestik dari kalangan menengah atas dan para turis.

Selasa, 03 Juli 2012

Mitra Adiperkasa siap membuka Galeries Lafayette


JAKARTA. PT Mitra Adhi Perkasa Tbk (MAP) bakal terus menancapkan kuku sebagai peritel penyokong merek berkelas di tanah air. Paling cepat di penghujung tahun ini, portofolio bisnis MAP, khususnya di segmen department store bakal bertambah satu lagi.
Kalau tidak ada tembok penghadang, Mitra Adiperkasa bakal meresmikan salah satu pusat belanja tersohor di Prancis yakni Galeries Lafayette. Pusat belanja ini bakal hadir di Jakarta tepatnya di Pacific Mall.
Salah satu orang dalam di Mitra Adiperkasa mengiyakan kabar ini. "Kami memang berencana bakal membuka Galeries Lafayette," katanya tanpa memerinci lebih lanjut.
KONTAN sendiri sampai tulisan ini terbit belum berhasil menghubungi Fetty Kwartati, Sekretaris Perusahaan PT Mitra Adiperkasa. Pesan singkat dan telepon dari KONTAN tidak direspon olehnya.
Yang pasti kehadiran Galeries Lafayette bakal menambah panjang daftar department store yang Mitra Adiperkasa kelola. Selain Lafayette, MAP juga mengelola Sogo, Seibu dan Debenhams.
Sebagai gambaran, Galeries Lafayette terkenal sebagai departement store penjaja barang lux. Gerainya dibuka di lokasi premium di Prancis, Berlin, Casablanca, New York, Dubai, dan China.

Menurut Handaka Santosa, penasehat di Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), kehadiran Lafayette di Jakarta bisa memberi pilihan bagi konsumen kelas menengah dan atas akan produk-produk yang berkelas. "Jadi konsumen tidak perlu lagi pergi ke luar negeri untuk sekedar berbelanja," katanya kepada KONTAN, kemarin.
Ia pun yakin kehadiran pusat belanja yang menyajikan produk-produk global teratas ini bakal dilirik konsumen dalam negeri. Terutama adalah orang Indonesia yang sudah merasakan tinggal di luar negeri. Baik itu untuk urusan sekolah, pekerjaan atau memang ada sanak famili. Terutama di tempat toko ini ada, terutama di negara Eropa.
Jadi menurutnya, toko papan atas ini bakal menyasar dua segmen yaitu konsumen domestik dari kalangan menengah atas dan para turis. "Apalagi menurut catatan Bank Dunia, jumlah kelas menengah di Indonesia terus tumbuh," katanya. Bagi MAP, kehadiran Galeries Lafayette bakal menggantikan Harvey Nichols yang sudah mereka tutup.
Menurut Handaka, Lafayette bukan lah satu-satunya department store asing yang bakal hadir di Indonesia, khususnya Jakarta. Ia menyebut salah satu department store terbesar di Thailand, yakni Central Department Store juga bakal membuka cabang di Jakarta.

Rabu, 06 Juni 2012

Mitra Adi Perkasa Bagikan Dividen Rp35 Per saham


INILAH.COM, Jakarta - PT Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI) memutuskan menyetujui pembagian dividen 2011 senilai Rp58,10 miliar. Dividen tersebut sebesar Rp35 per saham untuk 1,6 juta lembar saham yang telah dikeluarkan perseroan.

Hal itu telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Rabu (6/6/2012). Dalam keterangan tertulisnya, MAPI, menyebutkan sisa laba bersih 2011 senilai Rp5 miliar akan dimasukkan ke dalam dana cadangan Perseroan, dan sisanya laba ditahan.

Perseroan mencatatkan laba bersih senilai Rp360 miliar pada 2011 dari tahun 2010 senilai Rp201 miliar. Pendapatan perseroan senilai Rp5,89 triliun pada 2011 dari tahun 2010 senilai Rp4,71 triliun. Hingga Mei 2012, perseroan telah mengoperasikan 1.108 gerai ritel di 39 kota. Perseroan juga sebagai distributor utama untuk lebih dari 90 merk.

Selain itu, dalam RUPST juga mengangkat anggota direksi dan dewan komisaris hingga 2014 antara lain posisi Presiden Direktur dijabat oleh H.B.L Mantri, Wakil Presiden Direktur dijabat oleh Virendra Prakash Sharma, posisi Direktur dijabat oleh Susiana Latif, Sjeniwati Gusman, Michael Capper, Hendry Batubara, dan Direktur tidak terafiliasi oleh Johanes Ridwan.

Susunan Dewan Komisaris antara lain Presiden Komisaris merangkap Komisaris Independen dijabat oleh Mien Sugandi, Wakil Presiden Komisaris dijabat oleh H. Prabukusumo, posisi Komisaris dijabat oleh Juliani Gozali,Kentjana Indriawati, dan Prakoso Himawan. [tjs]

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1869170/mitra-adi-perkasa-bagikan-dividen-rp35-per-saham

Selasa, 15 Mei 2012

Secercah Asa Saham Mitra Adiperkasa


IMQ, Jakarta —  Pemerintah baru-baru ini menelurkan setidaknya empat kebijakan, salah satunya kenaikan harga BBM bersubdisi. Kondisi ini mau tidak mau membuat konsumer PT Mitra Adiperkasa Tbk menahan pengeluarannya. 

Selain kenaikan harga BBM bersubdisi pada ditetapkan pada Mei 2012, pemerintah juga membatasi BBM bersubsidi untuk kendaraan roda empat di atas 1.300 cc. Belum lagi, tingginya down payment (DP) rumah, serta kondisi negara-negara di kawasan Eropa, pemulihan AS yang tiada ujung, perlambatan ekonomi China dapat mempengaruhi pengeluaran konsumen. 

Periset Trimegah Securities Ivan Chamdani mengungkapkan tingginya uang muka rumah minimal 30% dan 30% untuk kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit pemilikan apartemen (KPA) di atas 70 meter persegi yang akan diberlakukan pada Juni 2012 akan mempengaruhi beberapa pelanggan MAPI.

"Asumsi kami, setiap bulannya masyarakat harus menyimpan pendapatan mereka sekitar Rp10 juta. Bahkan, mereka juga harus menyimpan uang lebih guna mendapatkan impiannya seperti membeli mobil dan rumah," kata Ivan dalam risetnya Mei 2012.

Ia mencotohkan, rumah seluas 92 m2 dengan tanah 100 m2 di Summarecon, Bekasi tahun lalu dijual Rp672 juta. Pada tahun ini, dengan kisaran kenaikan 10%-15% untuk tanah dan 6%-7% untuk bangunan, maka diperkirakan harga rumah tersebut bisa mencapai Rp762 juta. 

Begitu juga dengan batasan menggunakan BBM bersubdisi untuk mobil di atas 1.300 CC. Langkah ini ditempuh agar masyarakat kelas bawah dapat menikmati BBM bersubdisi. Artinya, seseorang atau mereka yang sudah berkeluarga harus mengeluarkan dana yang lebih besar.

"Jika kita mengkategorikan kelas menengah dari Bank Dunia maka ada tambahan pengeluaran Sekitar Rp528.000 per bulan atau Rp17.600 per hari (US$2) untuk BBM. Namun, kami lihat pelanggan biasa MAPI US$4k-US$6k," tuturnya.

Selain itu, kondisi ekonomi dan politik global yang belum pulih juga mempengaruhi MAPI. Pelanggan MAPI kecenderungan mengurangi pengeluaran di tengah kondisi yang belum menguntungkan. Namun, pertumbuhan penjualan MAPI tetap kuat terlihat dari kenaikan BBM pada 2005 silam meningkat 34% dan 2008 sebesar 24%. 

"Kami percaya pembatasan BBM bersubsidi berdampak pada MAPI sehingga membuat marjin dan pendapatannya sedikit tergeser," ungkapnya. 

Oleh karena kondisi ini, MAPI sepertinya menurunkan diskon guna menyeimbangkan pengeluarannya. Belum lagi, MAPI harus membayar sewa outlet sehingga mau tidak mau membuat MAPI segera meluncurkan toko baru agar marjin keuntungan dapat meningkaat. 

Kendati demikian, fundamental MAPI tetap solid. Trimegah memperkirakan laba bersih MAPI tahun ini Rp415 miliar dengan pendapatan Rp7,142 triliun. 

"Target harga saham MAPI Rp7.250, dengan asumsi PE 29,1 kali dan PEG 1,9 kali. Hold saham MAPI," sarannya.

Minggu, 29 April 2012

Morning Brief - 30/04/2012

Market Outlook


IHSG ditutup melemah pada hari Jumat di 4,163.98, turun 16.32 poin atau 0.39%, sementara itu indeks LQ-45 berakhir di 708.39, turun 3.81 poin atau 0.53%. Indeks IDX30 yang baru saja dirilis juga melemah hingga 0.56% atau 2.02 poin di 357.52.

Dari 10 sektor yang ada, hanya 3 yang menguat, yaitu infrastruktur (+2.13%), properti (+0.31%) dan pertanian (+0.14%). Sektor terlemah pada hari Jumat adalah sektor keuangan (-1.67%), diikuti oleh sektor barang konsumsi dan pertanian.

Sepanjang sesi pertama indeks mengalami penurunan dan meskipun menjelang sesi pertama selesai sempat terjadi koreksi, namun memasuki sesi kedua indeks kembali terjatuh hingga sempat mencapai 4,155.34 sebelum akhirnya ditutup di 4,163.98.

Posisi penutupan ini tidak menguntungkan bagi indeks untuk sesi selanjutnya. Namun, positifnya bursa Eropa dan Amerika pada hari Jumat setidaknya memberikan faktor penyeimbang. Diperkirakan hari Senin mendatang IHSG masih akan berfluktuasi antara kisaran 4100-4200 dengan bias ke atas. Support terdekat saat ini masih berada di sekitar 4140-4150an.