DISCLAIMER
This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).
Tampilkan postingan dengan label SIPD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SIPD. Tampilkan semua postingan
Kamis, 19 Juli 2012
Ekspansi Sierad Buka Peluang Capai Target Laba
INILAH.COM, Jakarta - Ekspansi yang dilakukan PT Sierad Produce Tbk (SIPD) diperkirakan akan dapat mendukung target kenaikan laba hingga 11% dari laba 2011.
Demikian mengutip hasil riset E Trading Securities, Kamis (19/7/2012). Tahun ini perseroan menyiapkan dana untuk ekspansi Rp500 miliar di setiap lini bisnisnya.
Sampai saat ini 3 breeding farm akan beroperasi pada Q3-2012, rumah potong ayam yang dibangun pada Q4 2011 sudah mulai beroperasi pada awal tahun 2012, dan gerai belMart sudah mencapai 47 gerai per Q2 2012. Dengan ekspansi ini maka kenaikan laba 11% dari tahun 2011, merupakan hal yang mungkin mengingat permintaan akan DOC maupun Ayam potong masih cukup tinggi kawasan domestik.
Hal ini akan dapat mendukung pencapaian target pendapatan sebesar Rp4,5 triliun dan laba bersih Rp80 miliar untuk setiap lini bisnisnya.
Saat ini, perseroan memfokuskan pembiayaan anak usahanya Belfoods demi mengejar pendapatan tahun ini. Dengan nilai investasi Rp150 miliar untuk Belfoods. Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas produksi hingga naik 150% dari 800 ton perbulan mejadi 2000 ton per bulan. Dengan target dari segmen ini akan menyumbang 10% dari pendapatan SIPD.
PT Sierad Produce Tbk menyiapkan dana Rp190 miliar untuk mengembangkan anak usaha baru, PT Belfoods Indonesia. Dana yang dikucurkan Sierad itu sebagian besar ditujukan mendukung belanja modal Belfoods. Nilai belanja modal Belfoods tahun ini sebesar Rp150 miliar.
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1884306/ekspansi-sierad-buka-peluang-capai-target-laba
Selasa, 17 Juli 2012
Bagi Dividen, Sierrad Sisihkan 34% Laba 2011
INILAH.COM, Jakarta - PT Sierrad Produce Tbk (SIPD) akan membagikan dividen sebesar 34% dari laba bersih 2011 senilai Rp22 miliar atau Rp1 per saham.
Demikian hasil rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS), Selasa (17/7/2012). "Pembagian dividen belum kita tentukan, akan kita umumkan nanti,” jelas Corporate Finance SIPD, Elies Lestari Setiawan di Jakarta.
Pada tahun 2011, perseroan mengalami penutunan laba bersih hingga 64% menjadi Rp22 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp61 miliar. Untuk penjualan bersih meningkatan menjadi Rp4,02 triliun dari Rp3,64 triliun.
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1883467/bagi-dividen-sierrad-sisihkan-34-laba-2011
Senin, 11 Juni 2012
SIPD Dapat Kredit Rp60,63 M dari CIMB Niaga Lagi
INILAH.COM, Jakarta - PT Sierad Produce Tbk (SIPD) melalui anak usahanya, PT Sierad Industries dengan kepemilikan saham sebesar 99% telah menandatangani perjanjian kredit senilai Rp60,63 miliar dari Bank CIMB Niaga Tbk pada 6 Juni 2012.
Hal itu disampaikan Sekretaris Perusahaan PT Sierad Produce Tbk Elies Setiawan, dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (12/6/2012). Dana tersebut akan digunakan untuk membeli tambahan office space seluas 3.033,57 m2. Fasilitas pembiayaan ini merupakan tambahan dari fasilitas yang telah diperoleh sebelumnya.
Berdasarkan perjanjian pengikatan jual beli, office space tersebut akan diserahterimakan pada akhir tahun 2012 dan kemudian akan disewakan kepada Perseroan. Selain itu, saat ini perseroan juga telah memperoleh fasilitas pembiayaan dari beberapa perbankan lain baik nasional maupun luar negeri.
"Pembiayaan melalui sektor perbankan merupakan alternatif terbaik untuk memenuhi kebutuhan pendanaannya," ujar Elies.
Pada perdagangan pagi ini, saham SIPD stagnan di Rp50 dengan volume 6.380 saham senilai Rp159,5 juta sebanyak 27 kali transaksi. [hid]
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1871041/sipd-dapat-kredit-rp6063-m-dari-cimb-niaga-lagi
Rabu, 30 Mei 2012
Ekspansi, SIPD pinjam Rp 417,8 miliar dari BNI
JAKARTA. PT Sierad Produce Tbk (SIPD) mendapat pinjaman senilai Rp 417,8 miliar dari PT bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Pinjaman berupa fasilitas kredit modal kerja itu akan digunakan untuk ekspansi usaha.
Manajemen SIPD dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dirilis Rabu (30/5) menyebutkan, perusahaan berencana menambah kapasitas kandang ayam induk, hatchery dan penyimpanan.
SIPD telah meneken perjanjian kredit dengan BNI pada 25 Mei lalu. Fasilitas kredit ini merupakan tambahan dari fasilitas yang sebelumnya telah didapat perseroan.
Corporate Secretary SIPD Elies Lestari menyebut, selain dari BNI, Perseroan juga mendapat pembiayaan dari beberapa bank lain baik domestik maupun asing. "Pembiayaan melalui sektor perbankan merupakan alternatif terbaik untuk memenuhi kebutuhan pendanaan saat ini," ujarnya dalam keterbukaan informasi.
Perseroan optimis, dengan penambahan fasilitas pinjaman itu, bisa mendongkrak kinerja perusahaan sehingga mampu mencapai target.
Kamis, 24 Mei 2012
Beli jagung, Sierad mencari utang
JAKARTA. PT Sierad Produce Tbk (SIPD) mengaku masih membutuhkan tambahan pinjaman untuk membeli bahan baku pakan ternak. Suntikan dana segar tersebut juga diperlukan oleh produsen pakan dan unggas ini untuk mendukung target produksi sebesar 30% pada tahun ini.
Elies Lestari S, Corporate Secretary Sierad Produce mengatakan, perusahaannya masih membutuhkan tambahan modal untuk berekspansi. "Kita telah mengajukan proposal lain ke Bank Bukopin," katanya, Kamis (24/5). Utang itu akan menambah pinjaman dari bank yang sama sebesar Rp 142,5 miliar yang telah diperoleh SIPD sebelumnya.
Tanpa mengatakan berapa pinjaman yang diajukan, Elies mengatakan kalau pinjaman awal sebesar Rp 142,5 miliar akan dipakai perusahaan untuk pembelian bahan baku pakan ternak atau feedmill, seperti jagung. Selain Bukopin, Sierad juga akan menggandeng perbankan nasional lain seperti BNI.
Produksi DOC naik
Tahun ini SIPD menargetkan produksi pakan ternak sebanyak 500.000 ton. Dari jumlah itu, kebutuhan bahan baku jagung mencapai setengahnya atau sebesar 250.000 ton. Menurut Elies, sebagian jagung akan dipasok dari petani lokal, sedangkan sebagian kecil lain akan diimpor.
Sudirman, Direktur Sierad Produce mengatakan, tambahan modal selain untuk membeli bahan baku pakan ternak juga untuk meningkatkan produksi day old chicken (DOC). Dia optimis tahun ini produksi DOC Sierad akan mencapai 130 juta ekor.
Rasa optimis Sudirman juga didorong oleh mulai beroperasinya dua kandang pembibitan ayam baru pada tahun ini. Dua kandang itu merupakan bagian dari lima kandang yang dibangun Sierad mulai 2011, senilai Rp 400 miliar.
Pada 2012 ini Sierad memang menargetkan peningkatan produksi DOC sebesar 30%. Selain mengandalkan kandang-kandang barunya, perusahaan ini juga berusaha meningkatkan kapasitas produksi 15 kandang pembibitan ayam di Jawa Barat dan Jawa Timur yang dimiliki sebelumnya. Total produksi dari 15 kandang itu sebanyak 100 juta ekor per tahun.
Untuk realisasi sampai kuartal I 2012, Sudirman mengaku menunjukkan peningkatan produksi. Sayangnya dia tak mau menyebutkan berapa angkanya. Yang pasti pada kuartal I tahun lalu SIPD berhasil mencatatkan pendapatan total sebesar Rp 1 triliun dengan laba bersih Rp 15,04 miliar. "Kami optimis target pertumbuhan produksi 30% tahun tercapai," katanya.
Untuk memenuhi peningkatan permintaan bibit ayam dan daging, tahun ini Sierad juga akan menambah pabrik penetasan telur atau hatchery, peternakan ayam komersial atau commercial farm, rumah potong ayam, dan memperluas gerai penjualan ayam ritel BelMart. Untuk mewujudkan rencana itu Sierad menyiapkan dana investasi mencapai Rp 500 miliar.
Rabu, 23 Mei 2012
Dukung Modal Kerja, Sierad Tarik Utang Rp142,5 M
INILAH.COM, Jakarta - PT Sierad Produce Tbk (SIPD) telah menandatangani perjanjian kredit dengan PT Bank Bukopin Tbk senilai Rp142,5 miliar untuk fasilitas kredit modal kerja.
Hal itu disampaikan Sekretaris Perusahaan PT Sierad Produce Tbk, Elies Lestari Setiawan, Kamis (24/5/2012). Fasilitas pembiayaan ini merupakan tambahan fasilitas yang telah diperoleh sebelumnya. Selain Bank Bukopin, saat ini perseoran juga telah memperoleh fasilitas pembiayaan dari beberapa perbankan lain baik nasional maupun luar negeri.
Elies mengatakan, pembiayaan melalui sektor perbankan merupakan alternatif terbaik untuk memenuhi kebutuhan pendanaannya saat ini. Selain itu, perseroan juga optimis dengan penambahan fasilitas pinjaman ini maka kinerja perseroan akan menjadi lebih baik dan mampu mencapai target yang telah ditentukan.
Langganan:
Postingan (Atom)