DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Selasa, 19 Juni 2012

PGN tinjau kembali kenaikan harga gas industri


JAKARTA. Kabar baik bagi pelaku industri yang memakai gas sebagai bahan bakar produksi. Pasalnya, PT Perusahaan Gas Negara, Tbk (PGN) sepakat untuk meninjau kembali harga gas, khusus di region Jawa bagian barat.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik mengatakan, saat ini pemerintah dan PGN sedang membahas besaran penurunan harga tersebut. "Turunnya harga bisa dilakukan bertahap,” kata Jero dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (19/6).
Konferensi pers tersebut dilakukan bersama dengan Menteri Perindustrian MS Hidayat,Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini, Dirjen Migas ESDM, Evita Legowo, Kepala Badan Pelaksana kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas, Priyono, dan Direktur Utama PGN, Hendi Prio Santoso.
Jero mengatakan, dalam pembahasan bersama itu memutuskan, kenaikan harga gas industri sebesar 55% di region Jawa bagian barat akan ditinjau kembali. "Kami akan lihat berapa cost masing-masing, di hulu bagaimana, kemudian di distribusi bagaimana. Ini akan segera dilakukan mungkin dalam waktu maksimum satu minggu bisa selesai," terangnya.
Jero menjamin harga yang akan ditetapkan melalui Keputusan Menteri ESDM itu akan menjadi solusi yang menguntungkan semua pihak, baik di sektor hulu, distribusi dan hilir. "Jadi BP Migas dengan dirjen migas dan Dirut PGN sedang hitung ini. Nanti, berikan waktu kepada kami, selambat-lambatnya satu minggu akan keluar angkanya," tegas Jero.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar