DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Sabtu, 21 Juli 2012

Kalbe serius garap produk susu dan nutrisi


JAKARTA. PT Kalbe Farma Tbk semakin serius mengembangkan bisnis nutrisi. Itulah sebabnya, perusahaan farmasi ini memproyeksikan pertumbuhan penjualan divisi nutrisi di semester satu tahun ini mencapai 20%-25%, sesuai target konservatif perusahaan yakni di atas 20%.
Dengan target itu, penjualan produk nutrisi Kalbe di semester satu diproyeksikan sebesar Rp 1,35 triliun hingga Rp 1,41 triliun. Penjualan produk nutrisi di periode yang sama tahun lalu mencapai sebesar Rp 1,13 triliun.
Direktur Kalbe, Vidjongtius mengungkapkan, pertumbuhan penjualan di sektor nutrisi, seperti produk susu dan makanan bernutrisi, merupakan pertumbuhan yang paling tinggi di antara divisi lain. "Pertumbuhan permintaan susu yang meningkat menjadi peluang bagi divisi nutrisi," katanya.
Berdasarkan data AC Nielsen tahun lalu, pangsa pasar penjualan produk susu bubuk Kalbe sebesar 9% dari total pasar susu bubuk domestik yang senilai Rp 14,8 triliun. Beberapa produk susu andalan Kalbe di antaranya adalah Diabetasol, Milna, Prenagen, dan Morinaga Chil Mil.
Kalbe pun terus mengembangkan portofolio bisnis produk nutrisi. Juni lalu misalnya Kalbe telah menjalin kerjasama dengan PT Milko Beverage Industry untuk mendirikan perusahaan patungan bernama PT Kalbe Milko Indonesia untuk memproduksi pangan bernutrisi. Di usaha patungan itu, Kalbe memiliki saham sebesar 51%.
Vidjongtius berharap, dalam waktu dekat perusahaan patungan ini bakal membangun pabrik senilai Rp 100 miliar - Rp 150 miliar. Pabrik tersebut diperkirakan akan selesai dibangun dalam tempo satu sampai dua tahun ke depan. "Paling lama 2014 sudah bisa beroperasi penuh," ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar