DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Rabu, 11 Juli 2012

Morning Brief - 12/07/2012

Market Preview


Berita acara pertemuan FOMC yang dilangsungkan tanggal 19-20 Juni lalu menjadi kunci pergerakan bursa Amerika pada sesi perdagangan hari Rabu.

Walaupun pada awalnya saham-saham berjatuhan karena lemahnya indikasi akan adanya stimulus ekonomi tambahan dari Federal Reserve, namun pada akhirnya terjadi rebound setelah pasar menyimpulkan bahwa bank sentral Amerika ini diperkirakan quantitative easing ketiga akan diumumkan dalam bulan-bulan mendatang. Kesimpulan ini didasari oleh opini dari dua anggota dewan FOMC yang mengatakan bahwa absennya kemajuan yang memuaskan dalam hal upaya pengurangan pengangguran dan juga naiknya resiko memburuknya perekonomian Amerika maka pembelian obligasi tambahan oleh Federal Reserve akan perlu untuk dilakukan.

Paska dirilisnya berita acara FOMC ini ketiga indeks utama Amerika mulai bergerak naik dengan indeks S&P nyaris berhasil berakhir di zona hijau dengan posisi terakhir di 1341.45 atau turun tipis 0.02 poin. Namun, indeks DJIA dan NASDAQ berakhir melemah masing-masing 0.38% dan 0.49%.

Sebelumnya, di Eropa, indeks FTSE dan DAX berhasil berakhir positif yaitu naik 0.01% untuk indeks FTSE sedangkan indeks DAX naik 0.24%.

Setelah suksesnya perdagangan perdana saham GAMA hari Rabu kemarin, hari ini giliran saham PT Bank Jatim yang akan memulai debutnya di bursa. Pada harga penawaran Rp.430 per lembarnya, BJTM diperkirakan akan mencapai nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp.6.5T dan PBV sebesar 1.3x. Berdasarkan laba bersih Rp.218 miliar (1Q12) dan annualized EPS Rp.58 per saham, PER pada harga 430 adalah 7.4 kali.

Hasil akhir dari perdagangan hari Rabu ini mengindikasikan bahwa bursa Asia hari Kamis akan cenderung mixed. JCI juga diperkirakan akan bergerak mixed dengan kemungkinan indeks bertahan di atas 4000 namun kenaikannya juga akan terbatas hingga 4033.56, resistance berikutnya yang dihadapi oleh JCI setelah berhasil melewati 4020.06. Jika JCI berhasil melewati 4033.56 masih ada dua resistance lagi yang menghadang indeks yaitu di 4047.06 dan 4063.76.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar