DISCLAIMER
This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).
Tampilkan postingan dengan label BJBR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BJBR. Tampilkan semua postingan
Selasa, 10 Juli 2012
Bank Jabar Dukung Pembiayaan Apartemen Intiland
INILAH.COM, Jakarta – PT Intiland Development Tbk mendapat fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dari PT Bank Jabar Banten Tbk (Bank BJB).
Menurut SVP Divisi Head of Mortgage and Housinh Loan Bank BJB Fermiyanti usai acara penandatanganan kerjasama tersebut, Selasa (10/7/2012), BJB saat ini sudah menerima banyak aplikasi dari calon konsumen apartemen Intiland. Adapun bunga pinjaman sebesar 8,75% untuk apartemen dan 9% untuk kantor dan kios.
Direktur Intiland Orchied Noto Pradono menambahkan pinjaman dari Bank BJB ini akan digunakan untuk pembiayaan apartemen Aeropolis Residence di Tangerang. "Tujuan kerjasama ini adalah untuk pembiayaan BJB KPR kepada end-user untuk pembelian high rise (apartment)."
Dia menuturkan ada sebanyak 1.100 unit di Apartemen Aeropolis ini dan semuanya telah habis terjual. Adapun pembiayaannya meliputi 70%-80% dari KPA, dan sisanya cash dan cicilan langsung ke developer.
Menurut Fermiyanti, dari 70%-80% pembiayaan KPA Intiland tersebut, BJB akan memberikan fasilitas KPA sebesar 25%-nya. Adapun plafon per pengguna minimal Rp25 juta. "Tapi bisa juga di atas Rp10 miliar mengingat plafon di proyek ini tidak dikalkulasi," katanya.
Lama pinjaman untuk apartemen mencapai 15 tahun, sedang untuk kios dan toko 10 tahun. Kerjasama BJB dan Intiland ini akan berlangsung selama 3 tahun. [tjs]
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1881192/bank-jabar-dukung-pembiayaan-apartemen-intiland
Minggu, 06 Mei 2012
Morning Brief - 7 Mei 2012
Market Outlook
Data ekonomi Amerika yang dirilis pada hari Jumat gagal memenuhi ekspektasi pasar sehingga indeks Dow Jones tersungkur 168.32 poin atau 1.27% di 13,038.30 sedangkan indeks S&P 500 melemah 1.61% atau 22.47 poin di 1,369.10 dan indeks NASDAQ melemah hingga 2.25% atau 67.96 poin di 2,956.34.
Data nonfarm payrolls bulan April yang dirilis pada hari Jumat lalu menunjukkan bahwa hanya 115,000 lapangan kerja ditambahkan ke perekonomian Amerika, 55,000 lebih rendah dari rata-rata angka ekspektasi pasar. Tingkat pengangguran dilaporkan turun dari 8.2% menjadi 8.1%, yaitu terendah selama tiga tahun terakhir, namun hal ini disebabkan karena angkatan kerja menyusut akibat semakin banyaknya pengangguran yang berhenti mencari kerja dan juga semakin bertambahnya jumlah orang yang pensiun (sehingga keluar dari angkatan kerja).
Hasil ini menimbulkan kekhawatiran akan hilangnya momentum pada pertumbuhan ekonomi di Amerika dan juga memupuskan harapan bahwa rekrutmen yang solid selama musim dingin lalu mengindikasikan telah terbentuknya titik balik pada pemulihan ekonomi Amerika.
Munculnya pesimisme baru ini menjadi katalis negatif bagi sentimen investor di Amerika dan Eropa sehingga baik bursa Amerika dan Eropa menukik tajam pada Jumat malam. Implikasinya bagi Asia, terutama Indonesia akan cenderung negatif dan ini akan berpotensi menekan IHSG kembali ke 4200, bahkan kembali ke rentang perdagangan semula di 4170-4200.
Data ekonomi Amerika yang dirilis pada hari Jumat gagal memenuhi ekspektasi pasar sehingga indeks Dow Jones tersungkur 168.32 poin atau 1.27% di 13,038.30 sedangkan indeks S&P 500 melemah 1.61% atau 22.47 poin di 1,369.10 dan indeks NASDAQ melemah hingga 2.25% atau 67.96 poin di 2,956.34.
Data nonfarm payrolls bulan April yang dirilis pada hari Jumat lalu menunjukkan bahwa hanya 115,000 lapangan kerja ditambahkan ke perekonomian Amerika, 55,000 lebih rendah dari rata-rata angka ekspektasi pasar. Tingkat pengangguran dilaporkan turun dari 8.2% menjadi 8.1%, yaitu terendah selama tiga tahun terakhir, namun hal ini disebabkan karena angkatan kerja menyusut akibat semakin banyaknya pengangguran yang berhenti mencari kerja dan juga semakin bertambahnya jumlah orang yang pensiun (sehingga keluar dari angkatan kerja).
Hasil ini menimbulkan kekhawatiran akan hilangnya momentum pada pertumbuhan ekonomi di Amerika dan juga memupuskan harapan bahwa rekrutmen yang solid selama musim dingin lalu mengindikasikan telah terbentuknya titik balik pada pemulihan ekonomi Amerika.
Munculnya pesimisme baru ini menjadi katalis negatif bagi sentimen investor di Amerika dan Eropa sehingga baik bursa Amerika dan Eropa menukik tajam pada Jumat malam. Implikasinya bagi Asia, terutama Indonesia akan cenderung negatif dan ini akan berpotensi menekan IHSG kembali ke 4200, bahkan kembali ke rentang perdagangan semula di 4170-4200.
Selasa, 03 April 2012
Stock Outlook - 04/04/2012
Aneka Tambang (Persero), Tbk. (ANTM)
Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (BJBR)
RESISTANCE: 1170 / 1180 / 1190 / 1240 / 1300 / 1360 / 1480
LAST @ 1850
BUY @ 1800-1840
STOP: 1570=>1750
TARGET @ 1920 / 1960 / 2050 / 2325
RESISTANCES @ 1880 / 1890 / 1910 / 1920 / 1960 / 2025 / 2050 / 2325
Catatan:
Jika ENTRY sesuai dengan rekomendasi tanggal 14 Maret, saat ini posisi BUY ANTM @ 1890 masih HOLD, dengan stop di 1570 digeser ke 1750 dan target diupdate menjadi 1920, 1960, 2050 dan 2325
LAST @ 1160
BUY @ 1110-1150
STOP: 840=>1000
TARGET @ 1170 / 1180 / 1190 / 1240 / 1300 / 1360 / 1480RESISTANCE: 1170 / 1180 / 1190 / 1240 / 1300 / 1360 / 1480
Catatan:
Jika ENTRY sesuai dengan rekomendasi tanggal 14 Feb, saat ini posisi BUY BJBR @ 1110 masih HOLD, dengan stop di 840 digeser ke 1000 dan target diupdate menjadi 1170, 1180, 1190, 1240, 1300 dan 1480
Senin, 12 Maret 2012
Stock Outlook - 13/03/2012
Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat & Banten, Tbk. (BJBR)
Aneka Tambang, Tbk. (ANTM)
RESISTANCES @ 1900 / 1930 / 1960 / 1980 / 2025 / 2050 / 2340
LAST @ 1060
BUY @ 1040-1060
TARGET @ 1170 / 1270 / 1360 / 1390 / 1540
RESISTANCES @ 1150 / 1170 / 1270 / 1360 / 1390 / 1540
SUPPORTS @1000 / 950 / 910 / 850 / 760
STOP @ 840
Catatan:
Jika ENTRY sesuai dengan rekomendasi tanggal 14 Februari, saat ini posisi BUY BJBR @ 1,100 masih HOLD, dengan stop di 840 dan target tetap di 1,390 & 1,540
Aneka Tambang, Tbk. (ANTM)
LAST @ 1870
BUY @ 1860 - 1890
TARGET @ 2050 / 2340RESISTANCES @ 1900 / 1930 / 1960 / 1980 / 2025 / 2050 / 2340
SUPPORTS @ 1840 / 1800 / 1750 / 1690 / 1630 / 1580
STOP @ 1570
Catatan:
Jika ENTRY sesuai dengan rekomendasi tanggal 14 Februari, saat ini posisi BUY ANTM @ 1,100 masih HOLD, dengan stop di 1570 dan target tetap di 2050 & 2340
Senin, 13 Februari 2012
Stock Outlook - BJBR - 14/02/2012
Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJBR)
LAST @ 1,100
BUY
TARGET @ 1,270/1,390/1,540
SUPPORT @ 980 & 1,040
STOP @ 850
Langganan:
Postingan (Atom)
