DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).
Tampilkan postingan dengan label MNCN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MNCN. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Oktober 2012

Morning Brief - 3 Oktober 2012

Market Preview


Setelah sempat tertekan oleh isu dari Spanyol, indeks saham-saham di Amerika berbalik rebound seiring dengan terjadinya rebound pada saham Apple Inc. (AAPL) pada saat-saat terakhir menjelang penutupan sesi perdagangan hari Selasa.

Indeks FTSE dan DAX berakhir melemah masing-masing 0.19% dan 0.28%, sedangkan indeks Dow masih berada di zona merah dengan penurunan 0.24% sementara indeks S&P 500 dan NASDAQ ditutup menguat 0.09% dan 0.21%.

Pernyataan dari PM Spanyol Mariano Rajoy menjadi batu sandungan bagi sentimen investor setelah dirinya mengatakan tidak memiliki rencana untuk mengajukan permintaan bailout tambahan untuk Spanyol dalam waktu dekat. Hal ini berlawanan dengan spekulasi di pasar bahwa Spanyol saat ini tengah menyiapkan permintaan bailout. Hari Selasa kemarin para pemimpin regional di Spanyol tengah bertemu untuk membicarakan apakah Spanyol akan mengajukan permintaan bailout atau tidak.

Sementara itu di Australia, bank sentral Australia Reserve Bank of Australia secara tak terduga memangkas suku bunganya sebesar 25 basis poin hingga menjadi 3.25%, terendah sejak 2009.

Dari paparan publik BUMI dikabarkan bahwa BUMI kemungkinan akan menjual salah satu anak usahanya dan melakukan aksi korporasi rights issue sebagai bagian dari rencana percepatan pelunasan utang perseroan.

PT Fajar Bumi Sakti, menurut CorSec Dileep Srivastava tengah dipertimbangkan untuk dijual. Sedangkan mengenai keterkaitan BUMI dengan upaya penyelidikan yang tengah dilakukan oleh Bumi Plc., BUMI mengatakan masih belum mendapat kejelasan dan menambahkan bahwa laporan keuangan BUMI selalu mengikuti aturan standar pemerintah Indonesia. BRAU yang tersangkut juga dalam masalah ini dalam paparan publik yang terpisah juga mengatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan keterangan dari Bumi Plc. dan juga menyebutkan bahwa BRAU tidak terlibat dalam masalah ini.

Nathan Rothschild, salah seorang pendiri Bumi Plc. yang juga merupakan pemilik 29% dari saham BUMI tengah melakukan penyelidikan yang terfokus pada dana pengembangan ekstensi yang terdapat di BUMI dan juga terhadap aset dari BRAU yang disebutkan mengalami mark-down hingga nol pada salah satu laporan keuangan Bumi Plc. untuk periode yang berakhir 31 Desember lalu.

Isu Spanyol, hasil paparan publik BRAU dan BUMI dan reboundnya bursa Amerika semalam akan menjadi katalis pasar pada hari Rabu ini. Dampak dari isu Spanyol diperkirakan akan negatif sementara dampak dari pergerakan pasar Eropa dan Amerika diperkirakan cenderung mixed. Hasil paparan publik BUMI dan BRAU cenderung tidak memberikan informasi yang baru dan hal ini nantinya akan lebih dipengaruhi oleh hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Nat Rothschild terhadap BUMI (dan BRAU).

Pengganti MNCN yang keluar dari daftar rekomendasi harian setelah mencapai exit pointnya di 2,675 akan ditentukan kemudian. SMCB juga terus mendekat ke target akhirnya di 3,175, sama halnya dengan ARNA yang menyisakan target di 1,150.

Rabu ini, indeks diperkirakan bergerak mixed dengan support di 4190-4200 sementara resistance berada di 4250-4273 hingga selanjutnya di 4335.


Market Wrap - 02/10/2012

Market Review


Menjelang penutupan sesi perdagangan hari Selasa, Jakarta Composite Index (JCI) berhasil ditutup di area positif dengan membukukan kenaikan sebesar 0.48%. Indeks LQ-45 dan IDX 30 juga berakhir positif sebesar masing-masing 0.65% dan 0.44%. Sementara itu, di bursa regional indeks Nikkei dan KOSPI masing-masing melemah tipis sebesar 0.12% dan 0.01%. Bursa di China dan Hong Kong masih tutup karena adanya hari libur nasional.

Indeks sektor pertanian dan perdagangan menjadi dua sektor terlemah hari ini dengan penurunan masing-masing 0.55% dan 0.19%. Industri dasar menjadi sektor terkuat dengan kenaikan 1.38% diikuti oleh sektor manufaktur yang menguat 1.01% dan sektor aneka industri yang naik 0.93%.

Kenaikan hari ini didukung oleh menguatnya 114 saham, sementara 141 saham berakhir melemah. Sisanya sebanyak 107 saham berakhir stagnan. Posisi transaksi asing pada hari ini berakhir pada net buy senilai Rp.18.56 miliar.

Di antara sepuluh saham terekomendasi, kenaikan terbesar dialami oleh SMCB yang sempat mencapai 3,125 sebelum akhirnya ditutup di 3,100 (+4.2%). ESSA kembali melanjutkan kenaikannya hingga mencapai 2,900 meskipun akhirnya ditutup di 2,800 (+2.75%). Dua saham lainnya yang berakhir positif adalah BBCA (+0.64%) dan KLBF (+0.55%). Sebaliknya, INDS berakhir melemah 3.07% dan MDLN ditutup turun 1.79%. ASGR dan ARNA juga melemah dengan masing-masing turun 0.72% dan 0.99%. DART dan MNCN berakhir stagnan, namun MNCN sempat menguat hingga mencapai target akhirnya di 2,675. Dengan demikian, rekomendasi MNCN berakhir dengan gain sebesar 35.1%.

Kenaikan pada hari Selasa ini sebagian disebabkan oleh membaiknya sektor manufaktur di Amerika yang seperti diberitakan semalam indeks ISM dilaporkan melebihi ekspektasi para analis dan menanjak kembali di atas level 50 yang merupakan zona ekspansi.

Dari dalam negeri, paparan publik oleh BUMI dan BRAU mendapatkan perhatian khusus oleh pasar sehubungan dengan investigasi yang dilakukan oleh Bumi Plc. terhadap laporan keuangannya yang melibatkan BUMI dan juga BRAU.

Sementara itu, di Eropa bursa masih bergerak positif dengan indeks FTSE dan DAX bergerak di kisaran +0.12% hingga +0.34%. Moody’s Investors Service menyebutkan bahwa hasil audit terhadap keuangan Spanyol pekan lalu yang mengestimasi bahwa senilai 53.7 miliar euro akan dibutuhkan untuk menutup kekurangan dana pada sektor keuangan Spanyol berpotensi meleset. Moody’s memperkirakan dana yang dibutuhkan akan berjumlah antara 70 miliar hingga 105 miliar euro untuk menyerap kerugian perbankan dan juga untuk mempertahankan rasio modal di atas ambang batas yang ditetapkan dalam undang-undang tahun lalu. Menurut Moody’s, apabila para pelaku pasar meragukan hasil stress test ini, sentimen negatif pasar akan menghambat upaya pemerintah untuk sepenuhnya mengembalikan kepercayaan investor terhadap likuiditas dari perbankan Spanyol.

Arah pergerakan JCI untuk hari Rabu akan ditentukan oleh pergerakan bursa Amerika dan Eropa malam nanti. Selain itu, respon pasar terhadap paparan public BRAU dan BUMI juga akan mewarnai pergerakan hari Rabu. Secara teknikal potensi kenaikan indeks tetap terjaga dengan resistance terdekat berada di 4264.78 (intraday high Selasa) dan 4273 diikuti oleh 4335. Support tetap terdapat di 4190-4200.

Minggu, 12 Agustus 2012

Recommendations Updates 13 Agustus 2012

Hingga 10 Agustus 2012, dari daftar sepuluh saham terekomendasi yang ada, BMRI mencatatkan kenaikan / gains terbesar yaitu 23.7%, diikuti oleh LSIP yang mencetak gains 14.58% dan berikutnya MNCN di tempat ketiga dengan gains 12.37%. Tiga saham lainnya yang masih bertahan di zona hijau antara lain CLPI (+12%), SMCB (+6.8%) dan ESSA (+2.04%).


KLBF kembali ke level entrynya setelah sempat tertekan hingga mencapai 3675. Sementara itu, BBKP, TRIM dan DILD masih belum mampu keluar dari zona merah. BBKP sementara ini masih merugi 4.29%, sedangkan TRIM dan DILD sebesar 6.8% dan 17.57%.

Beberapa rekomendasi mengalami revisi pada level stop-lossnya maupun pada level-level resistance dan targetnya.


Rabu, 25 Juli 2012

Inilah Saham Tereliminasi dari Indeks LQ45


INILAH.COM, Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan perubahan terhadap penghuni indeks LQ45. BEI mengeluarkan lima saham dari LQ45 dan memasukan enam saham baru untuk periode Agustus hingga Januari 2013.

Demikian mengutip keterangan resmi BEI, Rabu (25/7/2012). Kelima saham yang harus keluar dari indeks LQ45 adalah saham PT Bank Tabngan Negara (BBTN), saham PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), saham PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) dan saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP).

Sedangkan enam saham penghuni baru indeks LQ45 adalah saham PT Bhakti Investama Tbk (BHIT), saham PT Sentul City Tbk (BKSL), saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), saham PT BW Plantations Tbk (BWPT), saham PT Intraco Penta Tbk (INTA) dan saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN).

Dengan demikian saham yang masuk dalam daftar LQ45 adalah saham AALI, ADRO, AKRA, ANTM, ASII, ASRI, BBCA, BBNI, BBRI, BDMN, BHIT, BJBR, BKSL, BMRI, BORN, BSDE, BUMI, BWPT, CPIN, ELTY, ENRG, EXCL, GGRM, HRUM, BCIP, INCO, INDF, INDY, INTA, INTP, ITMG, JSMR, KIJA, KLBF, LSIP, MNCN, PGAS, PTBA, SMGR, TINS, TLKM, TRAM, UNTR dan UNVR.

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1886727/inilah-saham-tereliminasi-dari-indeks-lq45

Selasa, 24 Juli 2012

MNC segera rilis 3 produk reksadana anyar

JAKARTA. Di paruh sisa tahun ini, PT MNC Asset Managemnet (MNC-AM) berencana untuk menerbitkan tiga produk reksadana baru. Fund Manager MNC-AM Akbar Syarif bilang, dua di antaranya merupakan reksadana syariah dalam bentuk reksadana saham dan campuran.

Akbar optimis produk berbasis syariah masih berpeluang di tengah kondisi pasar yang labil ini. "Portfolio kami akan mengambil sukuk pemenrintah untuk instrumen obligasinya dan saham-saham yang masuk dalam list emiten syariah bursa," jelas Akbar kepada KONTAN, Selasa (24/7).

Untuk return produknya, Akbar menyebut indikasi imbal hasil untuk reksadana saham syariah mencapai 25% dan reksadana campuran syariah mencapai 15%.

Sebelumnya, MNC-AM juga memiliki satu produk reksadana syariah berwujud pendapatan tetap. Selama setahun, menurut data PT Infovesta Utama, produk MNC Dana Syariah itu mencapai return 8,84%.

Selain yang syariah, MNC-AM juga merilis reksadana campuran berbentuk sektoral. "Kami akan fokus untuk saham-saham dari sektor infrastruktur dan properti karena prospeknya sepertinya bagus untuk jangka panjang," ungkap Akbar.

Kata Akbar, ketiga reksadana baru tersebut akan ditujukan juga kepada investor ritel. Dalam rangka menarik minat dan memudahkan investor ritel berinvestasi, maka MNC-AM berencana akan menurunkan kewajiban setoran awal menjadi sekitar Rp 250 ribu-an dibanding sebelumnya yang sebesar Rp 1 juta.

Dengan beberapa reksadana baru ini, Akbar optimistis MNC-AM akan meraup dana kelolaan sebesar Rp 4,5 triliun sampai akhir tahun nanti. Sementara akhir tahun lalu, danan kelolaannya masih sebesar Rp 1,1 triliun. Dengan kata lain, MNC menargetkan dana kelolaannya berlipat tiga tahun ini.


http://investasi.kontan.co.id/news/mnc-segera-rilis-3-produk-reksadana-anyar

Senin, 16 Juli 2012

Pendapatan Iklan Dorong Laba MNCN Capai Rp834,2 M


INILAH.COM, Jakarta - PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) pada kuartal kedua 2012 meraih laba bersih Rp834,2 miliar dari Rp554,6 miliar pada periode yang sama 2011.

Demikian mengutip keterbukaan informasi yang diterbitkan BEI, Senin (16/7/2012). Pada periode tersebut, perseroan meraih pendapatan hingga Rp3,04 triliun dari periode yang sama tahun 2011 sebesar Rp2,4 triliun. Pendapatan ini didominasi perolehan iklan mencapai Rp2,6 triliun dari sebelumnya 2 triliun.

Dengan beban langsung mencapai Rp1,4 triliun maka laba kotor perseroan mencapai Rp1,5 triliun dari sebelumnya 1,3 triliun. Untuk laba sebelum pajak sebesar Rp1,05 triliun dari Rp739,5 miliar. Sedangkan beban pajak sebesar Rp223,2 miliar maka laba bersih mencapai Rp834,2 miliar dari Rp554,6 miliar.

Untuk jumlah aset per 30 Juni 2012 mencapai Rp9,6 triliun dari Rp8,7 triliun per 31 Desember 2011.

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1883172/pendapatan-iklan-dorong-laba-mncn-capai-rp8342-m

Minggu, 08 Juli 2012

Apa alasan MNC Grup melepas hak siar Piala Dunia?


JAKARTA. MNC Grup mengaku tak merasa rugi meski gagal memperoleh hak siar pertandingan Piala Dunia 2014. Hary Tanoesoedibjo, CEO MNC Grup menilai pihaknya memiliki batasan untuk penawaran tender.

"Piala Dunia akan rugi karena harga tender siarnya terlalu besar. Kalau harganya sudah melebihi limit, lebih baik tidak kita ambil," ujar Hary, Senin (9/7).

Secara terpisah Direktur Utama PT MNC Sky Vision Rudy Tanoesoedibjo mengungkapkan perseroan tidak khawatir pelanggan akan menyusut lantaran hak siar ekslusif untuk pertandingan olah raga tertentu.

"Kalau sesuatu terlalu mahal sehingga di atas kepantasan harga, ya kami tinggal. Khusus untuk TV berbayar, kenaikan pelanggan karena satu event saja bukan sesuatu yang sehat," jelas Rudy.

Direktur Keuangan MNC Sky Vision Effendi Budiman menambahkan, saat ini fokus MNC Sky Vision adalah di saluran pendidikan, anak-anak, dan wanita. "Kami juga menargetkan memiliki saluran olahraga bagus, tapi kami tidak akan jor-joran," tukasnya.

http://investasi.kontan.co.id/news/apa-alasan-mnc-grup-melepas-hak-siar-piala-dunia/2012/07/09

MNS Securities Tangani Penawaran Obligasi- Saham


INILAH.COM, Jakarta - PT MNC Securities akan menangani beberapa penawaran obligasi dan saham perdana pada semester kedua 2012.

"Ada lebih dari dua perusahaan yang akan kita tangani untuk penawaran obligasi. Perusahaan tersebut kebanyakan bergerak di sektor jasa," kata Direktur PT MNC Securities Tien, saat ditemui wartawan di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (9/7/2012).

Menurutnya, saat ini pihaknya telah mendapatkan mandat untuk menangani sejumlah penawaran obligasi pada semester kedua 2012. Adapun penawaran obligasi masih akan marak pada semester kedua, seiring kebutuhan pendanaan dan performance perusahaan. Adapun salah satu yang akan ditangani yaitu penawaran obligasi PT MNC Finance.

Tien menuturkan, penyerapan obligasi masih baik pada semester kedua 2012. Meskipun penawaran obligasi telah banyak ditawarkan pada semester pertama 2012, investor masih mencari alternatif investasi. Saat ini pihaknya masih sedang memproses untuk penawaran obligasi tersebut. Sehingga pihaknya belum dapat menjelaskan lebih detil penawaran obligasi tersebut.

Selain obligasi, PT MNC Securities juga akan menangani sejumlah penawaran umum saham perdana pada paruh kedua 2012. Namun pihaknya belum dapat menjelaskan lebih detil karena masih dalam proses finalisasi. "Kebanyakan IPO tersebut bergerak di sektor jasa," kata Tien.

Sebelumnya perseroan telah menangani tiga emiten untuk penawaran obligasi dengan nilai sekitar Rp3 triliun pada semester pertama 2012. [ast]

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1880571/mns-securities-tangani-penawaran-obligasi-saham

Kamis, 05 Juli 2012

Linktone akuisisi portal Okezone.com dari MNC


JAKARTA. Linktone Ltd, media penyedia konten dan hiburan mengumumkan pengambilalihan Okezone.com (www.okezone.com), sebuah portal online yang sebelumnya dikuasai PT Media Nusantara Citra Tbk (MNC).
"Perubahan terakhir dengan bisnis kami, sejalan dengan upaya kami untuk mengubah Linktone dari penyedia konten di China yang fokus pada layanan mobile, kini ber tambah menjadi distributor multi media-platform, yang melayani kawasan Asia Pasifik,:” kata Hary Tanoesoedibjo, Chief Executive Officer (CEO) Linktone dalam siaran pers Linktone yang dikutip KONTAN di situsnya, pada Jumat (6/7).
Dengan mengakuisisi Okezone.com, bisnis Linktone akan lebih luas dan lebih leluasa memberikan layanan online dan distribusi konten media. Mengenai pemindahan kantor dari China ke Singapura, dilakukan Hary untuk mengejar peluang pertumbuhan bisnis online di luar China.
Selain pengambilalihan Okezone.com, Linktone mengumumkan peran baru dari anak perusahaannya, PT InnoForm yang ada di Indonesia sebagai perusahaan yang akan mendistribusikan konten media. PT Innoform akan mendistribusikan berbagai konten media ke seluruh Indonesia untuk semua platform televisi, online, home video dan bioskop. Selain itu, PT InnoForm akan memfasilitasi distribusi konten MNC untuk pasar di luar Indonesia.
Linktone juga mengumumkan Dewan Direksi mereka yang telah menyetujui relokasi kantor utama dari Shanghai, China Republik Singapura. Linktone resmi mengoperasikan kantor pusat mereka di 39 MacTaggart Road, Singapura 368084.
"Pemindahan kantor dari Shanghai ke Singapura memungkinkan kami mengejar peluang pertumbuhan di luar China, terutama di kawasan ASEAN yang sangat padat penduduknya. Langkah ini juga memungkinkan Linktone lebih efektif menjawab kebutuhan mitra kami di negara-negara lain di seluruh ditargetkan daerah, " terang Harry.

MNCN Lego Saham Lincktone Ltd


INILAH.COM, Jakarta - PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) menjual 245.000.000 saham Lincktone Ltd kepada PT Global Mediacom International Ltd.

Demikian mengutip keterbukaan informasi yang diterbitkan BEI, Kamis (5/7/2012). Transaksi terjadi pada 29 Juni 2012, dilakukan MNC International Ltd yang berkedudukan di Cayman Islands.

Perseroan memiliki saham MNC International Ltd secara tidak langsung. PT Global Mediacom International Ltd pembeli saham tersebut berkedudukan di Uni Emirat Arab.

Saham MNCN berakhir stagnan di Rp2.025 pada perdagangan hari ini dengan volume 18.424 saham senilai Rp18,4 miliar sebanyak 1.161 kali transaksi.

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1879553/mncn-lego-saham-lincktone-ltd

Selasa, 03 Juli 2012

Market Wrap - 03/07/2012

Market Review


Bursa saham regional kembali melanjutkan kenaikannya pada sesi perdagangan hari Selasa dengan JCI menguat hingga 1.46%, indeks LQ-45 naik 1.84% dan IDX 30 mencatat kenaikan sebesar 1.86%. Di tingkat regional, indeks Nikkei, Hang Seng dan KOSPI semuanya membukukan kenaikan masing-masing 0.7%, 1.51%, dan 0.87%.

Semua sektor berhasil menguat dengan sektor pertanian menjadi sektor dengan kenaikan terbesar yaitu 2.5% disusul oleh sektor barang konsumsi (+2.18%) dan sektor infrastruktur (+2.08%). Sektor dengan kenaikan terkecil adalah sektor pertambangan yang naik tipis 0.41%. Sementara itu sektor perdagangan dan sektor properti masing-masing mencetak kenaikan 0.77% dan 0.88%.

Sebanyak 192 saham berhasil berakhir di zona hijau, sedangkan 66 saham melemah sementara 92 lainnya stagnan di harga penutupan hari Senin.

Kenaikan indeks kali ini juga didukung oleh aksi beli asing yang mencapai nilai Rp.683.89 miliar, cukup tinggi dibandingkan nilai net beli asing pada sesi-sesi sebelumnya.

Dari sembilan saham yang tersisa di daftar rekomendasi, kenaikan terbesar dibukukan oleh BMTR yang melesat hingga mencapai 1600. LSIP juga naik cukup signifikan hingga ditutup di 2750 setelah sempat mencapai level tertinggi intraday di 2775. Sementara itu, JSMR juga berhasil mencapai level 5600 walaupun pada akhirnya ditutup di 5550. Hanya CLPI yang gagal mencatatkan kenaikan pada hari Selasa ini walaupun sempat mencapai level tertinggi di 1870 sebelum akhirnya ditutup di 1800. TRIM dan BBKP kembali stagnan hingga akhir sesi perdagangan hari Selasa.

Sayangnya, AKRA yang direkomendasikan pada hari ini gagal mencapai buying area-nya. AKRA sendiri melesat hingga mencapai level tertinggi di 3775 meskipun pada akhir sesi ditutup di 3750 sehingga mencatat kenaikan sebesar 4.17%.

Ekspektasi bahwa Eropa dan China akan melonggarkan kebijakan moneternya untuk memacu pertumbuhan ekonomi menjadi katalis positif yang memicu kenaikan pada hari Selasa ini. ECB (European Central Bank) diprediksi akan memangkas suku bunganya untuk membantu penanggulangan krisis fiskal Eropa sementara media di China yang dimiliki oleh pemerintah menulis bahwa saatnya sudah tepat untuk menurunkan rasio kecukupan cadangan perbankan China. Ironisnya, untuk perekonomian Amerika, semakin buruknya data ekonomi yang akan dirilis, semakin positifnya potensi pasar untuk merasa optimis karena buruknya data ekonomi akan memberikan alasan bagi Federal Reserve untuk memberikan stimulus ekonomi baru.

Dua data ekonomi yang akan dirilis pada sesi perdagangan New York pada hari ini adalah ISM untuk area New York dan data factory orders untuk bulan Mei. Pasar memprediksi factory orders meningkat 0.1% di bulan Mei lalu setelah sebelumnya mengalami penurunan sebesar 0.6%.

Sisi teknikal dari JCI sendiri cukup positif terutama setelah indeks melesat dengan mudah melewati level 4000 pada hari ini. Seperti disebutkan pada Morning Brief tadi pagi, berhasilnya indeks melewati zona resistance di 3990-4012 akan membuka peluang untuk penguatan selanjutnya hingga pertengahan 4000. Tercapainya target ini mengalihkan perhatian ke target berikutnya di area 4100 sementara area 3990-4012 yang sebelumnya merupakan zona resistance akan menjadi zona support bagi indeks.


Rabu, 23 Mei 2012

Morning Brief - 24 Mei 2012

Market Outlook


Rumor bahwa Uni Eropa tengah mempertimbangkan usulan untuk menjamin deposito perbankan di zona Eropa disebut-sebut sebagai pemicu utama terjadinya kenaikan tajam menjelang ditutupnya sesi perdagangan di New York. Perubahan arah menjelang penutupan ini serupa dengan apa yang terjadi pada sesi perdagangan hari Selasa saat saham-saham di Wall Street mendadak melemah sehingga kenaikan yang telah dicapai sebelumnya berbalik menjadi penurunan yang mendorong indeks Dow Jones ditutup di zona negatif.

Sebelumnya di sesi perdagangan Eropa, indeks FTSE 100 dan indeks DAX masing-masing melemah tajam hingga 2.53% dan 2.33%. Indeks Dow Jones sendiri sempat melemah hingga 200 poin sebelum akhirnya ditutup di 12,496.15, turun 6.66 poin atau 0.05%. Indeks S&P 500 menguat 2.23 poin atau 0.17% di 1,318.86 dan indeks NASDAQ naik 0.39% atau 11.04 poin menjadi 2,850.12.

Sesi perdagangan hari Kamis diperkirakan cenderung mixed karena rumor penjaminan deposito perbankan di zona Eropa yang beredar belum dapat terkonfirmasi. Fokus pasar akan tertuju pada pertemuan para petinggi Uni Eropa yang diselenggarakan di Brussels pada Rabu malam waktu setempat dimana agenda utamanya adalah mengenai penanganan krisis di Eropa, terutama di Yunani.

IHSG yang ditutup melemah pada hari Rabu berpotensi melanjutkan reboundnya hingga mendekati resistance terdekatnya di 4,001.62 disusul oleh level tertinggi hari Selasa yaitu 4,024.38. Sebaliknya, indeks juga berpotensi untuk kembali melemah menuju level terendah hari Rabu yaitu di 3,950.82 atau bahkan menuju support berikutnya di 3,935 dan 3,907.51.

Click here to download the full update (PDF)

Minggu, 06 Mei 2012

Morning Brief - 7 Mei 2012

Market Outlook


Data ekonomi Amerika yang dirilis pada hari Jumat gagal memenuhi ekspektasi pasar sehingga indeks Dow Jones tersungkur 168.32 poin atau 1.27% di 13,038.30 sedangkan indeks S&P 500 melemah 1.61% atau 22.47 poin di 1,369.10 dan indeks NASDAQ melemah hingga 2.25% atau 67.96 poin di 2,956.34.

Data nonfarm payrolls bulan April yang dirilis pada hari Jumat lalu menunjukkan bahwa hanya 115,000 lapangan kerja ditambahkan ke perekonomian Amerika, 55,000 lebih rendah dari rata-rata angka ekspektasi pasar. Tingkat pengangguran dilaporkan turun dari 8.2% menjadi 8.1%, yaitu terendah selama tiga tahun terakhir, namun hal ini disebabkan karena angkatan kerja menyusut akibat semakin banyaknya pengangguran yang berhenti mencari kerja dan juga semakin bertambahnya jumlah orang yang pensiun (sehingga keluar dari angkatan kerja).

Hasil ini menimbulkan kekhawatiran akan hilangnya momentum pada pertumbuhan ekonomi di Amerika dan juga memupuskan harapan bahwa rekrutmen yang solid selama musim dingin lalu mengindikasikan telah terbentuknya titik balik pada pemulihan ekonomi Amerika.

Munculnya pesimisme baru ini menjadi katalis negatif bagi sentimen investor di Amerika dan Eropa sehingga baik bursa Amerika dan Eropa menukik tajam pada Jumat malam. Implikasinya bagi Asia, terutama Indonesia akan cenderung negatif dan ini akan berpotensi menekan IHSG kembali ke 4200, bahkan kembali ke rentang perdagangan semula di 4170-4200.

Senin, 23 April 2012

Morning Brief - 24/04/2012

Market Outlook


Berbagai isu negatif yang melanda pasar pada hari Senin mendorong IHSG berakhir di zona merah. IHSG ditutup di 4,155.49, turun 25.88 poin atau 0.62%, LQ-45 berakhir di 708.55, turun 4.51 poin atau 0.63%, sedangkan hari pertama IDX30 berakhir dengan penurunan sebesar 2.23 poin atau 0.62%.

Berita dari Eropa menyebutkan bahwa Presiden Prancis Nicholas Sarkozy mengalami kekalahan dalam putaran pertama pemilihan umum Prancis dimana Francois Hollande dari partai Sosialis berhasil memenanginya. Hollande merupakan pihak yang menentang dilakukannya pengetatan anggaran di Prancis dan juga di Eropa. Sementara itu, di Belanda, perpecahan di pemerintahan mulai tampak sehubungan dengan upaya pengetatan anggaran oleh pemerintah. Rutte memerlukan pemotongan anggaran lebih lanjut sebesar 9.5 miliar euro untuk memenuhi target hingga tahun 2013, namun dengan kemungkinan menurunnya kinerja ekonomi Belanda tahun ini (berdasarkan perkiraan Uni Eropa) menjadi minus 0.9%, sebagian dari pemerintahan mulai menolak pemotongan anggaran tersebut. Pemilu di Yunani juga berpotensi negatif bagi sentimen pasar jika menghasilkan pemerintahan yang tidak pro terhadap upaya Troika dalam menangani krisis di Yunani.

Dari China kembali muncul kekhawatiran akan terjadinya hard landing, terutama setelah angka pertumbuhan GDP terakhir dinilai mengecewakan.

Keputusan Standard & Poor’s untuk menahan diberikannya investment grade bagi Indonesia juga menjadi katalis negatif yang memicu terjadinya aksi jual. S&P hanya menempatkan Indonesia pada outlook positif.

Memasuki hari kedua pekan ini, minimnya katalis positif diperkirakan bakal mendorong IHSG kembali terkoreksi setelah pada sesi kedua Senin menjelang penutupan sempat mengalami rebound. Kisaran indeks hari ini adalah antara 4109/4111 dan 4195/4205.

Senin, 09 April 2012

Daily Research - 10/04/2012

Bank Central Asia, Tbk. (BBCA)

LAST @ 7950
BUY @ 7850-8000
STOP: 7400=>7700
TARGET @ 8250 / 8550 / 8650 / 9050
RESISTANCES @ 8250 / 8400 / 8500 / 8550 / 8650 / 9050

Catatan:
Jika ENTRY sesuai dengan rekomendasi tanggal 21 Maret, saat ini posisi BUY BBCA @ 7450 masih HOLD, dengan stop di 7400 digeser ke 7700 dan target  diupdate menjadi 8250, 8550, 8650, dan 9050

Media Nusantara Citra, Tbk. (MNCN)

LAST @ 1870
BUY @ 1830-1890
STOP: 1630 => 1690
TARGET @ 2140 / 2300
RESISTANCE: 2030 / 2070 / 2140 / 2300


Catatan:
Jika ENTRY sesuai dengan rekomendasi tanggal 20 Feb, saat ini posisi BUY MNCN @ 1450 masih HOLD, dengan stop digeser dari 1630 menjadi 1690 dan target tetap di 2140 dan 2300


Kamis, 15 Maret 2012

Stock Outlook - 16/03/2012

Lippo Karawaci, Tbk. (LPKR)

LAST @ 720
BUY @ 700-720
TARGET @ 750 / 800
RESISTANCES @ 730 / 750 / 760 / 790 / 800
SUPPORTS @ 700 / 670 / 650
STOP @ 640

Catatan:
Jika ENTRY sesuai dengan rekomendasi tanggal 17 Februari, saat ini posisi BUY LPKR @ 700 masih HOLD, dengan stop tetap di 640 dan target di 750 & 800

Media Nusantara Citra, Tbk. (MNCN)

LAST @ 1800
BUY @ 1760 - 1790
TARGET @ 2140 / 2300
RESISTANCES @ 1850 / 1930 / 1940 / 2030 / 2070 / 2140 / 2300
SUPPORTS @ 1700 / 1630 / 1540 / 1420
STOP @ 1630

Catatan:
Jika ENTRY sesuai dengan rekomendasi tanggal 20 Februari, saat ini posisi BUY MNCN @ 1,450 masih HOLD, dengan stop di 1,390 dinaikkan menjadi 1,630 dan target di 2,140 dan 2,300


Sabtu, 18 Februari 2012

Stock Outlook - MNCN - 20/02/2012

Media Nusantara Citra. Tbk. (MNCN)

LAST @ 1,460
BUY @ 1,400-1,450
LONG-TERM TARGET @ 2,140
SUPPORTS @ 1,420 / 1,400 /1,290 / 1,230
RESISTANCES @ 1,500 / 1,530 / 1,560 / 1,590 / 1,640
STOP @ <1,400