DISCLAIMER
This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).
Tampilkan postingan dengan label SDRA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SDRA. Tampilkan semua postingan
Jumat, 03 Agustus 2012
Bayar Kupon Obligasi, Bank Saudara Siapkan Rp7,2 M
INILAH.COM, Jakarta - Untuk membayar kupon bunga obligasi ke-3, PT Bank Himpunan Saudara 1906 telah menyiapkan Rp7,25 miliar.
Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Jumat (3/8/2012). Kewajiban tersebut akan jatuh tempo pada tanggal 3 September 2012.
Bank Permata selaku wali amanat dari obligasi Bank Saudara I Tahun 2011 telah menerima dana sebesar Rp7,25 miliar dalam bentuk deposito. Dana tersebut nantinya akan dikirimkan ke PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (PT KSEI) selaku agen pembayaran. Dana tersebut akan dikirim ke PT KSEI pada tanggal 31 Agustus 2012.
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1890398/bayar-kupon-obligasi-bank-saudara-siapkan-rp72-m
Selasa, 12 Juni 2012
Bank Woori ambil alih 33% saham Bank Saudara
JAKARTA. PT Bank Woori Indonesia, resmi mengutarakan minatnya untuk mengakuisisi 33% atau 764,4 juta saham milik PT Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk (SDRA).
Bank Woori akan mengakuisisi saham yang digenggam Arifin Panigoro dan PT Medco Intidinamika. Seluruh dana akuisisi menggunakan kas internal Bank Woori.
"Rencana pengambilalihan sudah disetujui pada 8 Juni 2012. Diharapkan persetujuan dari pemegang saham Bank Saudara didapat pada rapat umum pemegang saham (RUPS) 27 Juli mendatang," demikian pernyataan manajemen Bank Saudara melalui pengumuman yang dipasang di harian Kontan.
Perlu diketahui, 95,18% saham Bank Woori Indonesia dimiliki oleh Woori Bank Korea. Sedangkan 4,82% sahamnya dimiliki oleh PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN).
Nantinya, pasca akuisisi, kepemilikan Arifin Panigoro yang merupakan pengendali PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) akan terdilusi menjadi 27,27%. Kemudian Medco Intidinamika 3,68%, PT Medco Duta 3,24% dan kepemilikan publik menjadi 32,81%.
Senin, 28 Mei 2012
Morning Brief - 29 Mei 2012
Market Outlook
Optimisme pasar yang sempat muncul setelah hasil polling di Yunani sementara menunjukkan keunggulan dari partai yang pro-bailout tidak mampu bertahan lama. Masalah lain yang timbul dari perbankan Spanyol memupuskan optimisme ini sehingga indeks FTSE 100 Inggris hanya mampu membukukan kenaikan tipis sebesar 0.09% sedangkan indeks DAX 30 Jerman malah melemah 0.26%.
Sebelumnya di bursa regional Asia, IHSG berhasil melesat ke area positif sesaat sebelum penutupan diikuti oleh indeks LQ-45 dan indeks IDX30. Indeks Asia lainnya, yaitu Nikkei, Hang Seng dan KOSPI juga membukukan kenaikan pada sesi pertama pekan ini.
Bursa Amerika tutup karena adanya peringatan Memorial Day, sehingga indikasi pergerakan hari Selasa diberikan oleh kinerja bursa Eropa. Pergerakan yang cenderung mixed ini terjadi setelah kekhawatiran pasar meningkat akibat adanya rencana bailout Bankia, perbankan di Spanyol terbesar keempat yang diumumkan pada akhir pekan lalu. Fokus pasar yang tadinya didominasi oleh Yunani beralih menuju Spanyol.
Sektor perbankan merupakan sektor paling rentan di perekonomian Spanyol, dan keputusan lembaga pemeringkat Standard & Poor’s untuk memangkas peringkat 11 perbankan di Spanyol pada 30 April lalu berbuntut pada dipangkasnya peringkat Bankia, Banco Popular Espanol dan Bankinter menjadi ‘junk’ pada 25 Mei kemarin. Bankia akhir pekan lalu mengatakan akan mengajukan permintaan bantuan keuangan pada pemerintah Spanyol senilai 19 miliar euro atau US$24 miliar. Kabar ini mendorong naiknya biaya pinjaman atau yield obligasi Spanyol hingga mencapai level tertinggi sejak November tahun lalu hingga menyentuh 6.51%.
Sehubungan dengan pemilu di Yunani, hasil polling sementara menunjukkan bahwa partai pro-austerity masih memimpin perolehan suara, namun mengingat waktu pelaksanaan pemilu masih lama, yaitu pertengahan Juni mendatang, maka akan terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa partai-partai pro-austerity akan memenangi pemilu kedua tersebut.
Perdagangan hari Selasa diperkirakan akan cenderung mixed, terutama dengan bercampurnya katalis positif dan negatif dan juga karena tutupnya bursa Amerika pada hari Senin sehingga pasar akan cenderung netral dari pada sesi perdagangan Selasa ini.
Kisaran pergerakan IHSG pada hari Selasa ini kembali diprediksi berada di antara 3,838 dan 3,939.
Click here to download the full update (PDF)
Optimisme pasar yang sempat muncul setelah hasil polling di Yunani sementara menunjukkan keunggulan dari partai yang pro-bailout tidak mampu bertahan lama. Masalah lain yang timbul dari perbankan Spanyol memupuskan optimisme ini sehingga indeks FTSE 100 Inggris hanya mampu membukukan kenaikan tipis sebesar 0.09% sedangkan indeks DAX 30 Jerman malah melemah 0.26%.
Sebelumnya di bursa regional Asia, IHSG berhasil melesat ke area positif sesaat sebelum penutupan diikuti oleh indeks LQ-45 dan indeks IDX30. Indeks Asia lainnya, yaitu Nikkei, Hang Seng dan KOSPI juga membukukan kenaikan pada sesi pertama pekan ini.
Bursa Amerika tutup karena adanya peringatan Memorial Day, sehingga indikasi pergerakan hari Selasa diberikan oleh kinerja bursa Eropa. Pergerakan yang cenderung mixed ini terjadi setelah kekhawatiran pasar meningkat akibat adanya rencana bailout Bankia, perbankan di Spanyol terbesar keempat yang diumumkan pada akhir pekan lalu. Fokus pasar yang tadinya didominasi oleh Yunani beralih menuju Spanyol.
Sektor perbankan merupakan sektor paling rentan di perekonomian Spanyol, dan keputusan lembaga pemeringkat Standard & Poor’s untuk memangkas peringkat 11 perbankan di Spanyol pada 30 April lalu berbuntut pada dipangkasnya peringkat Bankia, Banco Popular Espanol dan Bankinter menjadi ‘junk’ pada 25 Mei kemarin. Bankia akhir pekan lalu mengatakan akan mengajukan permintaan bantuan keuangan pada pemerintah Spanyol senilai 19 miliar euro atau US$24 miliar. Kabar ini mendorong naiknya biaya pinjaman atau yield obligasi Spanyol hingga mencapai level tertinggi sejak November tahun lalu hingga menyentuh 6.51%.
Sehubungan dengan pemilu di Yunani, hasil polling sementara menunjukkan bahwa partai pro-austerity masih memimpin perolehan suara, namun mengingat waktu pelaksanaan pemilu masih lama, yaitu pertengahan Juni mendatang, maka akan terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa partai-partai pro-austerity akan memenangi pemilu kedua tersebut.
Perdagangan hari Selasa diperkirakan akan cenderung mixed, terutama dengan bercampurnya katalis positif dan negatif dan juga karena tutupnya bursa Amerika pada hari Senin sehingga pasar akan cenderung netral dari pada sesi perdagangan Selasa ini.
Kisaran pergerakan IHSG pada hari Selasa ini kembali diprediksi berada di antara 3,838 dan 3,939.
Minggu, 20 Mei 2012
Morning Brief - 21 Mei 2012
Market Outlook
Menjelang sesi perdagangan hari Senin, IHSG diperkirakan masih akan cenderung mengalami tekanan akibat buruknya sentimen pasar selama sepekan terakhir. Bursa global mengakhiri hari Jumat dengan indeks Dow Jones ditutup melemah ke 12,369.40 atau turun 73.11 poin. Indeks NASDAQ dan S&P juga gagal menguat dan ditutup masing-masing di 2,778.79 dan 1,295.22.
Bursa Eropa juga memerah akibat masih adanya ketidakpastian politik di Yunani yang dikhawatirkan dapat berujung pada keluarnya Yunani dari euro. Selain itu, memburuknya kondisi sistem perbankan di Spanyol juga menambah deretan katalis negatif yang terus melanda sentimen pasar. Yield dari obligasi 10-tahun Spanyol pekan lalu sempat naik mencapai 6.5%, pertama kali sejak 29 November 2011 sementara yield obligasi 10-tahun Italia juga ikut menanjak hingga mencapai 5.78%. Level yield 6% dianggap sebagai batasan signifikan dimana yield dianggap terlalu tinggi sehingga berpotensi negatif terhadap sentimen para investor.
Pertemuan G8 pada akhir pekan menegaskan bahwa Yunani harus bertahan dalam euro dan memenuhi kewajibannya untuk dalam mengurangi biaya-biaya sebagaimana telah disepakati beberapa bulan yang lalu. Berdasarkan survey dari Bloomberg 10 Mei lalu, lebih dari 50% investor memprediksikan Yunani akan keluar dari euro.
IPO Facebook Inc. yang berlangsung hari Jumat lalu juga gagal menjadi katalis positif dan sebaliknya hasil IPO ini dianggap mengecewakan karena kenaikan harga saham Facebook hanyalah sebesar 0.6%, jauh dari ekspektasi pasar, bahkan FB sempat kembali ke harga awal yaitu $38. Meskipun demikian, penjualan 421.2 juta saham Facebook berhasil meraup $16 miliar dana segar bagi FB dan meningkatkan nilai pasarnya menjadi $104.2 miliar.
Secara keseluruhan, pekan mendatang masih akan diwarnai oleh kekhawatiran pasar akan prospek keluarnya Yunani dari euro, berkurangnya dukungan terhadap program austerity Eropa akibat tergesernya Nicholas Sarkozy dan terancamnya posisi Angela Merkel sebagai kanselir Jerman. Selain itu juga kesehatan perbankan Spanyol semakin dipertanyakan akhir-akhir ini, terutama setelah sektor perbankan Spanyol terkena downgrade.
Faktor Amerika juga berpengaruh karena meskipun perekonomian tumbuh, namun pertumbuhannya tidak sesuai dengan ekspektasi pasar. Berlalunya earnings season yang berhasil menahan tekanan jual di bursa Amerika juga berpotensi negatif bagi sentimen pasar. Di tingkat regional, perlambatan ekonomi China menjadi faktor negatif utama di tingkatan regional.
Dari dalam negeri, masalah pengenaan pajak ekspor komoditi dan belum pastinya kenaikan harga BBM menjadi dua katalis negatif bagi investor di Indonesia. Perkembangan terakhir seputar pengenaan pajak ekspor adalah dimana kementrian keuangan mengumumkan bahwa dari 14 kategori mineral yang diajukan sebelumnya bulan ini, jumlah tersebut ditambah hingga menjadi 65 kategori, namun diluar batubara. Pajak yang akan dikenakan ini adalah sebesar 20%. Yang termasuk dalam regulasi ini adalah 21 bijih logam, 10 bijih non-logam, dan 34 bijih sedimen batuan. Secara rata-rata, jumlah pajak yang dikenakan adalah 20%. Pengenaan pajak ini akan mendatangkan pemasukan sebesar US$2 miliar bagi pemerintah dimana nilai ekspor tahunan adalah US$10 miliar per tahun. Selain itu, regulasi ini juga mewajibkan pemegang ijin pertambangan harus mengajukan surat rekomendasi kepada kementerian ESDM sebelum mengekspor bijih mineral. Permintaan ekspor ini baru akan disetujui apabila perusahaan-perusahaan yang mengajukannya telah memenuhi persyaratan-persyaratan tertentu seperti memiliki ijin “clean and clear” sebagai bukti bahwa mereka telah mematuhi prosedur yang telah diatur dalam Undang-undang Mineral dan Batubara.
Kamis, 26 April 2012
Morning Brief - 27/04/2012
Market Outlook
Bursa Eropa dan Amerika ditutup menguat pada hari Kamis malam seiring dengan solidnya data ekonomi di Amerika dan juga karena laporan keuangan dari perusahaan-perusahaan teknologi dilaporkan lebih baik dari ekspektasi. Komoditi logam juga menguat pada sesi perdagangan Kamis.
Data jobless claims sebaliknya dirilis lebih buruk dari ekspektasi, yaitu sebanyak 388,000 klaim, 13,000 lebih tinggi dari ekspektasi para analis.
Namun, setelah penutupan pasar Standard & Poor’s mengumumkan dipangkasnya peringkat kredit Spanyol dari A menjadi BBB+ dengan alasan adanya kekhawatiran Spanyol masih harus menyediakan dukungan fiskal lebih lanjut untuk sektor perbankannya seiring dengan melemahnya perekonomian. Untuk peringkat jangka pendeknya, peringkat Spanyol diturunkan dari A-1 menjadi A-2 sedangkan untuk outlook peringkat jangka panjangnya ditetapkan pada NEGATIF.
Isu dari Spanyol ini diperkirakan bakal menjadi penghambat kenaikan IHSG pada hari Jumat dan berpotensi menjadi ganjalan di pekan mendatang.
Sementara itu, IHSG untuk hari Jumat ini diperkirakan masih bergerak dalam kisaran yang lebar yaitu 4100-4200 dan meskipun pada hari Kamis sempat mencapai titik tertinggi di atas 4200 namun indeks akhirnya hanya mampu ditutup di 4180, suatu indikasi bahwa indeks masih akan terhambat resistance di 4200-4205.
Bursa Eropa dan Amerika ditutup menguat pada hari Kamis malam seiring dengan solidnya data ekonomi di Amerika dan juga karena laporan keuangan dari perusahaan-perusahaan teknologi dilaporkan lebih baik dari ekspektasi. Komoditi logam juga menguat pada sesi perdagangan Kamis.
Data jobless claims sebaliknya dirilis lebih buruk dari ekspektasi, yaitu sebanyak 388,000 klaim, 13,000 lebih tinggi dari ekspektasi para analis.
Namun, setelah penutupan pasar Standard & Poor’s mengumumkan dipangkasnya peringkat kredit Spanyol dari A menjadi BBB+ dengan alasan adanya kekhawatiran Spanyol masih harus menyediakan dukungan fiskal lebih lanjut untuk sektor perbankannya seiring dengan melemahnya perekonomian. Untuk peringkat jangka pendeknya, peringkat Spanyol diturunkan dari A-1 menjadi A-2 sedangkan untuk outlook peringkat jangka panjangnya ditetapkan pada NEGATIF.
Isu dari Spanyol ini diperkirakan bakal menjadi penghambat kenaikan IHSG pada hari Jumat dan berpotensi menjadi ganjalan di pekan mendatang.
Sementara itu, IHSG untuk hari Jumat ini diperkirakan masih bergerak dalam kisaran yang lebar yaitu 4100-4200 dan meskipun pada hari Kamis sempat mencapai titik tertinggi di atas 4200 namun indeks akhirnya hanya mampu ditutup di 4180, suatu indikasi bahwa indeks masih akan terhambat resistance di 4200-4205.
Langganan:
Postingan (Atom)