DISCLAIMER
This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).
Kamis, 12 Juli 2012
Bisnis Menjanjikan, Buy PNLF
INILAH.COM, Jakarta - Saham PT Panin Finansial Tbk (PNLF) mendapat rekomendasi positif karena prospek bisnis yang menjanjikan.
Analis PT Astronacci International Narendro Anincyo memberi rekomendasi beli terhadap saham PNLF. Hal ini disebabkan prospek bisnis menjanjikan dari perusahaan yang bergerak di bidang asuransi jiwa.
Berdasarkan valuation Appraisal Method, asumsi 2012 untuk PER PNLF mencapai 2,78 kali. “Rekomendasi beli dengan target harga Rp170,”katanya dalam riset harian, Jumat (13/7/2012).
Perusahaan juga menawarkan potensi pertumbuhan yang didorong pertumbuhan premi yang mencapai 77% di 2011 dan 73,58% pada kuartal pertama 2012.
Fundamental makro dan industri mendukung pertumbuhan premi dengan nilai premi industri asuransi jiwa di Indonesia mencapai Rp125,1 triliun di 2011, tumbuh 22,4% dari 2010.
Penetrasi asuransi terhadap PDB di Indonesia 1,6% masih relatif rendah dibanding rata-rata regional di Asia yang sudah mencapai 4,42%. Hal ini menunjukkan besarnya pasar potensial bagi industri asuransi jiwa untuk meraih pertumbuhan premi bisnis baru yang di 2011 mencapai 39,7%.
Pengeluaran konsumen untuk produk asuransi meningkat setiap tahunnya, ditandai dengan pengeluaran Rp120 triliun di 2011 atau naik 15,7% dari 2010 dan pertumbuhan selama 5 tahun terakhir adalah 28,1% CAGR. Hal ini merupakan katalis bagi Panin Life untuk mengembangkan bisnisnya.
“Tingginya tingkat young age dependency ratio Indonesia dibanding negara-negara di Asia juga menyatakan bahwa demand terhadap produk asuransi akan terus bertumbuh,”tutupnya. [ast]
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1882114/bisnis-menjanjikan-buy-pnlf
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar