DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Kamis, 19 Juli 2012

Danareksa akan tangani maksimal 3 IPO di sisa 2012


JAKARTA. PT Danareksa Sekuritas mempersiapkan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) sebanyak dua hingga tiga perusahaan lagi sepanjang semester kedua 2012.

"Nilai totalnya sekitar Rp 3 triliun sampai Rp 4 triliun," ujar Direktur Utama Danareksa Sekuritas Marciano Herman, Kamis (19/7).

Meski belum menyebutkan nama perusahaan yang akan diurus IPO-nya, namun ia mengatakan bahwa sektornya adalah energi dan konsumer.

Tingkatkan ROE
Sampai akhir tahun ini, Danareksa Sekuritas menargetkan peningkatan return on equity (ROE) menjadi 10% dibandingkan tahun lalu sebesar 9,23%. Menurut Marciano perseroan tak terlalu mengejar pangsa pasar pada tahun ini karena ingin menggenjot sisi profitabilitas.

"Tahun ini, kami mau beralih dari perluasan pangsa pasar ke arah peningkatan kualitas. Kami akan banyak keluarkan biaya untuk training SDM dan sistem teknologi informasi (IT)," kata Marciano. 

Saat ini, Danareksa Sekuritas sudah menyiapkan sistem IT baru dengan menggandeng beberapa vendor. Sistem ini akan diujicobakan dulu selama 1-2 bulan ke depan. 

"Tahun depan akan kami luncurkan sistem ini. Pokoknya brand new Danareksa," ujar Marciano.

Sampai dengan kuartal I 2012, laba bersih Danareksa Sekuritas tercatat sebesar Rp 4,179 miliar. Posisi ini meningkat dibandingkan kuartal I 2011 yang masih mencatatkan rugi bersih senilai Rp 142,043 miliar. Kerugian ini disebabkan tahun lalu Danareksa masih menanggung beban penjamin emisi saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar