DISCLAIMER
This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).
Tampilkan postingan dengan label APLN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label APLN. Tampilkan semua postingan
Rabu, 08 Agustus 2012
Juli, APLN Penuhi 60% Target Merketing Sale
INILAH.COM, Jakarta - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatatkan marketing sales sekitar Rp2,90 triliun hingga Juli 2012.
Demikian seperti dikutip dari siaran resmi perseroan, Rabu (8/8/2012). Marketing sales tersebut sekitar 60% dari target perseroan sekitar Rp4,6 triliun-Rp5 triliun.
Kontribusi marketing sales tersebut berasal dari The Green Bay Superblock sekitar 53% dan proyek baru seperti Metro Park Residence, Vimala Hills, dan Podomoro City Extension sekitar 17%.
Hingga semester pertama 2012, penjualan dan pendapatan usaha perseroan naik menjadi Rp2,31 triliun dari periode semester pertama 2011 sebesar Rp1,58 triliun. Laba periode berjalan naik menjadi Rp494,51 miliar pada semester pertama 2012 dari semester pertama 2011 sebesar Rp379,54 miliar. [hid]
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1892107/juli-apln-penuhi-60-target-merketing-sale
Rabu, 18 Juli 2012
Agung Podomoro Tawarkan Obligasi Rp800 Miliar
INILAH.COM, Jakarta - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) akan menawarkan Obligasi Agung Podomoro II dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya senilai Rp800 miliar.
Menurut Direktur Utama PT Agung Podomoro Land Tbk, Trihatma Kusuma, obligasi itu berbunga tetap dengan jatuh tempo 5 tahun. "Pembayaran bunganya akan dibayarkan tiap bulan," kata Trihatma, Rabu (18/7/2012).
Selain itu, obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% dari nilai nominal obligasi dengan kisaran tingkat bunga 9,2%-9,875%. Dana hasil obligasi ini akan digunakan perseroan untuk pengembangan usaha properti baik melalui perseroan maupun entitas anak perseroan setelah dikurangi biaya-biaya emisi. [hid]
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1883895/agung-podomoro-tawarkan-obligasi-rp800-miliar
Dana Obligasi II APLN untuk Danai 5 Proyek
INILAH.COM, Jakarta - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) akan menggunakan dana hasil penerbitan obligasi II senilai Rp800 miliar untuk mendanai 5 proyek dan akuisisi perusahaan.
"Jadi untuk realisasi dana obligasi ini akan digunakan paling banyak untuk 5 proyek pengembangan dan akuisisi," kata Wakil Direktur II PT Agung Podomoro Land Tbk, Indra Wijaya, Rabu (18/7/2012).
Untuk akuisisi sendiri, ungkap Indra menargetkan 2 sampai 3 proyek atau sekitar 25% pemakaian dana obligasi. "Kalau akuisisi sebelumnya pakai kas internal sekarang pakai obligasi," jelasnya.
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% dari nilai nominal obligasi dengan kisaran tingkat bunga 9,2%-9,875% untuk 5 tahun. Masa book bulding sendiri dibuka tanggal 18 Juli-30 Juli 2012 dan masa efektif tanggal 8 Agustus. "Sedangkan untuk listingnya tanggal 16 Agustus," ujarnya. [hid]
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1883983/dana-obligasi-ii-apln-untuk-danai-5-proyek
Agung Podomoro Kebut Proyek 10 Superblok
INILAH.COM, Jakarta - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menargetkan hingga akhir tahun mengembangkan 10 proyek superblok di Jadebotabek, Bali dan Balikpapan.
"Kita menargetkan pengembangan 10 proyek superblok di Jabodetabek, Bali dan Balikpapan sampai akhir tahun (2012)," kata Wakil Direktur II PT Agung Podomoro Land Tbk, Indra Wijaya di Jakarta, Rabu (18/7/2012).
Sampai Maret 2012, ungkap Indra, baru merealisasikan 2 proyek Superblok termasuk Green Bay di Pluit. Oleh karenanya pasca penawaran dana obligasi II ini, APLN bakal mengembangkan 3 sampai 5 ha dari 12,5 ha untuk bangunan komersial. "Green Bay ini ada kemungkinan ekstension," kata Indra.
Indra Wijaya menambahkan akan terus mengembangkan Superblok mengingat konsep ini sudah sangat kuat karena mensinergikan satu gedung dengan gedung yang lain. "Ini seakan-akan sama dengan di pusat karena hunian dekat dengan kantor juga jalan besar, jadi konsumen willing to pay more," ucapnya. [hid]
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1884021/agung-podomoro-kebut-proyek-10-superblok
Selasa, 17 Juli 2012
APLN Tawarkan Obligasi Rp800M
INILAH.COM, Jakarta - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) akan menawarkan obligasi II tahun 2012 senilai Rp800 miliar bertenor waktu lima tahun.
Dana hasil penawaran obligasi tersebut digunakan untuk pengembangan usaha di bidang properti baik melalui perseroan dan anak usaha. Perseroan akan menggunakan dana penawaran obligasi sekitar 25% dan melalui anak usaha sekitar 75%. Demikian seperti dikutip dari keterangan yang diterbitkan, Selasa (17/7/2012).
Obligasi tersebut dijamin dengan jaminan khusus sebesar sekurang-kurangnya 125% dari jumlah terhutang berupa kompleks central park yang terdiri dari mal, hotel, tiga tower apartemen. Jaminan tersebut dijaminkan secara pari passu bersama dengan pemegang obligasi I tahun 2011.
PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat A dengan outlook stable terhadap obligasi II tahun 2012 senilai Rp800 miliar. Perseroan telah menunjuk PT Deutsche Securities Indonesia, PT HSBC Securities Indonesia, PT Indo Premier Securities, dan PT Mandiri Sekuritas. Yang bertindak sebagai wali amanat adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk.
Adapun masa penawaran awal pada 18-30 Juni 2012, tanggal efektif pada 8 Agustus 2012, masa penawaran umum pada 9-10 Agustus 2012, penjatahan pada 13 Agustus 2012, distribusi obligasi secara elektronik pada 15 Agustus 2012, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 16 Agustus 2012.
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1883306/apln-tawarkan-obligasi-rp800m
Kamis, 12 Juli 2012
APLN kian berambisi rambah properti Pulau Dewata
JAKARTA. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) kian ekspansif berbisnis properti ke daerah, terutama Bali. Kemarin , (12/7) APLN secara resmi telah teken perjanjian jual beli saham perusahaan properti asal Bali, yaitu PT Bali Perkasa Sukses (BPS) senilai Rp 256 miliar.
Dalam rangka akuisisi tersebut, APLN resmi mengambil alih 51% saham milik BPS. Perlu diketahui, BPS saat ini memiliki sekitar 4,5 hektare (ha) lahan di Seminyak, Bali. Lahan inilah yang akan dikembangkan menjadi hotel bintang empat atau lima dengan jumlah kamar 250 kamar sampai 400 kamar.
Trihatma Kusuma Haliman, Direktur Utama dan chief executive officer (CEO) APLN, menuturkan permintaan yang kuat untuk industri pariwisata di Bali menjadi salah satu faktor yang mendorong perusahaan ekspansi ke pulau Dewata itu.
"Kami melihat, proyek properti ini sebagai kesempatan yang baik untuk mewujudkan strategi meningkatkan pendapatan Perusahaan, " kata Trihatma, Jumat (13/7). Trihatma menjelaskan, dalam sepuluh tahun terakhir, APLN telah menyelesaikan lebih dari 50 proyek properti.
Mayoritas dari proyek properti tersebut ditujukan kepada segmen masyarakat kelas menengah atas. Proyek yang ditawarkan mulai dari low cost apartemen sampai high end apartemen. Selain itu, perusahaan juga gencar membangun proyek pusat perbelanjaan, shop houses, hotel dan office tower.
Senin, 02 Juli 2012
TelkomVision Perkuat Pangsa Pasar Korporasi
JAKARTA: TelkomVision memperkuat pangsa pasar untuk segmen korporasi melalui kerjasama dengan Agung Podomoro Group.
Saat ini, pangsa pasar TelkomVision untuk korporasi mencapai 50% dan kerjasama ini diharapkan mampu menaikkan pangsa pasar hingga 60%.
Kerjasama antara TelkomVision dengan Agung Podomoro Group ini telah dimulai sejak 2011 yang mana layanan TelkomVision sudah dapat dijumpai di beberapa property Agung Podomoro Group.
Seiring dengan ekspansi pembangunan properti maka kebutuhan akan penggunaan layanan Pay TV untuk para tenant juga kian meningkat maka kerjasama diperlebar cakupannya.
Adapun bentuk kerjasama yang terjalin antara TelkomVision dan Agung Podomoro Group meliputi penyediaan layanan Pay TV TelkomVision pada seluruh properti Agung Podomoro Group dengan konsep B2B (Business-to-Business).
Dari siaran pers yang diterima Bisnis, Senin (2/7) tercatat hingga saat ini jumlah pelanggan TelkomVision di seluruh properti Agung Podomoro mencapai sekitar 25.000 pelanggan. (15) DImas Novita Sari
Kamis, 21 Juni 2012
Agung Podomoro Dirikan Usaha Baru
INILAH.COM, Jakarta - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mendirikan anak usaha baru bernama PT Agung Kencana Sukses (AKS). Hal ini untuk mendukung pengembangan usaha perseroan.
Demikian mengutip keterbukaan informasi yang diterbitkan BEI, Kamis (21/6/2012). Perseroan memiliki saham hingga 99,98% dan 0,02% dimiliki PT Kencana Unggul Sukses, salah satu anak usaha perseroan.
PT Agung Kencana Sukses berkedudukan di Jakarta Barat. Tujuan pendirian AKS untuk mempersiapkan pengembangan usaha perseroan. Pada perdagangan hari ini, saham APLN melemah Rp5 menjadi Rp335 dengan volume 8.882 saham senilai Rp1,4 miliar sebanyak 172 kali transaksi.
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1874765/agung-podomoro-dirikan-usaha-baru
Jumat, 15 Juni 2012
Agung Podomoro siap revisi target marketing sales
JAKARTA. PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) berlari kencang di awal tahun ini. Dalam lima bulan pertama, perusahaan telah mengantongi marketing sales sebesar Rp 2 triliun, atau 47% dari target marketing sales 2012 yang berkisar Rp 4,2 triliun-Rp 4,3 triliun.
Sebagian besar penjualan masih berasal dari proyek-proyek superblok seperti Podomoro City, Kuningan City, Green Bay Pluit, dan Green Lake Sunter. Selain marketing sales, porsi recurring income (pendapatan berkelanjutan) pun semakin besar dari konsolidasi Emporium Pluit, Central Park Mall, dan lainnya.
Direktur Utama dan Chief Executive Officer (CEO) Agung Podomoro Land Trihatma Kusuma Haliman dalam siaran pers yang dirilis Jumat (15/6) menyebut, untuk mempertahankan kinerja yang sangat baik, pihaknya telah mengakuisisi enam anak usaha baru. Dia memastikan, perusahaan akan melakukan akuisisi lebih banyak lagi dalam waktu dekat.
Melihat penjualan tumbuh dengan cepat, APLN pun bakal merevisi target marketing sales tahun ini. "Kemungkinan akan direvisi menjadi Rp 5 triliun," ujar Sekretaris Perusahaan Agung Podomoro Land F. Justini Omas ketika dihubungi KONTAN, Jumat (15/6).
Itu artinya, Agung Podomoro mengharapkan kenaikan marketing sales 19% dari perolehan tahun lalu sebesar Rp 4,2 triliun.
Menurut Justini, tahun ini Agung Podomoro Land menargetkan 10-15 akuisisi, baik berupa lahan untuk dikembangkan sendiri maupun saham perusahaan yang proyeknya sudah berjalan. Yang diharapkan rampung dalam waktu dekat adalah hotel di Seminyak serta lahan untuk kawasan residensial dan komersial di Karawang.
http://industri.kontan.co.id/news/agung-podomoro-siap-revisi-target-marketing-sales
Selasa, 12 Juni 2012
APLN Cetak Penjualan Marketing Rp2 Triliun
IMQ, Jakarta — PT Agung Podomoro Tbk (APLN) hingga Mei 2012 meraih penjualan marketing mencapai Rp2 triliun.
Investor Relations APLN, Wibisono, mengatakan mayoritas penjualan marketing ini berasal dari Superblok Green Bay dan Podomoro City (termasuk Podomoro City Extension).
"Sektor ini memberikan kontribusi terbesar bagi penjualan marketing perseroan," katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (11/6).
Terkait kinerja sepanjang 2011, perseroan membukukan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp3,82 triliun atau naik 97,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,93 triliun.
Seiring kenaikan penjualan, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melesat hingga 141% menjadi Rp581 miliar, dibandingkan periode sebelumnya senilai Rp241,1 miliar.
Chairman Jones Lang Lasalle Indonesia, Lucy Rumantir, mengatakan pertumbuhan pasar properti dalam negeri saat ini tidak terlepas dari membaiknya fundamental perekonomian Indonesia dan menguatnya sentimen investor.
“Ke depan, pasar properti di Indonesia masih akan terus menunjukkan pertumbuhan yang menarik dan sangat berpotensi menjadi pilihan investasi yang menguntungkan,” tukasnya.
http://www.imq21.com/news/read/70458/20120611/182058/APLN-Cetak-Penjualan-Marketing-Rp2-Triliun.html
Selasa, 05 Juni 2012
Agung Podomoro Naikkan Target Marketing Sales
INILAH.COM, Jakarta - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) merevisi target marketing sales dari sekitar Rp4,5 triliun menjadi Rp5 triliun pada 2012. Hal itu disampaikan Vice President PT Agung Podomoro Land Tbk Indra Widjaja, seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Selasa (5/6/2012).
" Marketing sales itu berasal dari proyek shopping mall dan hotel. Selain itu, tahun ini ada 4-5 proyek yang dijalankan," tutur Indra.
Marketing sales perseroan mencapai Rp1,55 triliun hingga April 2012. Perolehan marketing sales tersebut berasal dari Green Bay Pluit, Podomoro City (termasuk Podomoro City Extension), Green Lake and Kuningan City. Indra menuturkan, perseroan akan mengembangkan 13 proyek pada 2012 dari tahun 2010 8 proyek.
Sejumlah proyek yang sedang dikembangkan perseroan seperti Hotel Pullman terdapat 317 kamar dengan tingkat hunian mencapai 80%. Selain itu, perseroan juga menambah proyek hotel Amaris dengan 134 kamar di Thamrin City dengan tingkat hunian mencapai 80%. Perseroan juga membangun hotel bintang lima JW Marriot Resort and Spa di Bali dengan luas lahan 7,8 hektar. Hotel JW Marriot tersebut akan dibangun 400 kamar dan 17 villa. Perseroan juga membangun hotel dan vila di Vimala Hills di Bogor, Jawa Barat.
Proyek lain yang sedang digarap yaitu Emporium Pluit Mall dengan luas lahan sekitar 2,8 hektar dengan tingkat occupancy mencapai 99%. Selain itu,proyek yang akan digarap yaitu Podomoro City Extension dengan luas lahan 2,3 hektar. Dalam proyek tersebut akan dibangun dua menara small office home office (SOHO), dan ada 500 unit yang telah ditawarkan.
Perseroan juga membangun dua menara apartemen dengan luas lahan sekitar 1,9 hektar di Metro Park Residences. "Proyek Metro Park Residence akan segera diluncurkan dalam bulan ini," tutur Indra.
Agung Podomoro juga akan segera memulai penjualan apartemen di Ciumbuleuit, Bandung, Jawa Barat, sebanyak 1.600 unit apartemen. Perseroan juga telah mengakuisisi kepemilikan saham Balik Papan Plaza dengan luas lahan sekitar 5 hektar.
Proyek lain yang sedang digarap yaitu pembangunan hotel BnB, perseroan juga telah mengakuisisi lahan seluas 15 hektar di Makassar, dan mengakuisisi lahan seluas 350 hektar di Karawang. Indra menuturkan, perseroan juga sedang melakukan riset untuk pengembangan lahan baru di Pluit dengan luas lahan 160 hektar.
Dengan sejumlah proyek yang sedang dikerjakan perseroan, Indra mengatakan, pihaknya menargetkan recurring income menjadi 15% pada akhir tahun 2012. Hingga Maret 2012, recurring income perseroan mencapai 13%. Perseroan menargetkan recurring income mencapai 30% pada 2015-2016. [tjs]
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1868724/agung-podomoro-naikkan-target-marketing-sales
13 Proyek Digarap Agung Podomoro Tahun Ini
INILAH.COM, Jakarta - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) menganggarkan dana sekitar Rp11 triliun untuk pengembangan 13 proyek pada 2012. Dana tersebut akan berasal dari internal maupun pendanaan dan eksternal.
"Tahun ini ada 13 proyek yang dikembangkan, nilai investasinya sekitar Rp11 triliun untuk jangka panjang," tutur Vice President PT Agung Podomoro Land Tbk Indra Widjaja, seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Agung Podomoro Land Tbk, Selasa (5/6/2012).
Dari 13 proyek tersebut, perseroan akan mengerjakan proyek tersebut sendiri sekitar 60% dan sisanya sekitar 40% bekerjasama dengan pihak lain seperti pemilik lahan. Adapun dana belanja modal yang dianggarkan mencapai Rp3,8 triliun pada 2012. Hingga kini, dana belanja modal yang baru diserap di bawah Rp1 triliun.
Perseroan terus melakukan akuisisi dan pengembangan lahan. Adapun proyek yang sedang dikerjakan antara lain proyek apartemen di Ciumbuleuit, Bandung Utara, Jawa Barat. Penjualan apartemen tersebut akan segera dimulai penjualannya. Proyek berikutnya adalah mal di Balikpapan yaitu Balikpapan Plaza serta proyek pembangunan BnB hotel. Saat ini proyek hotel BnB sedang dalam pembangunan.
Indra menambahkan, pihaknya telah akuisisi lahan seluas 15 hektar di Makassar, Sulawesi Selatan. Pihaknya melihat ada potensi lahan tersebut dapat dikembangkan menjadi 300 hektar. Perseroan juga akan menggarap kawasan industri dengan mengakuisisi 350 hektar lahan di Karawang, total investasinya diperkirakan mencapai Rp300 miliar.
Selain itu, perseroan segera menyelesaikan akuisisi lahan sekitar 4 hektar di Seminyak, Bali dalam waktu 1-2 bulan ini. Di lahan tersebut akan dibangun resor dengan nilai investasi Rp800 miliar. Untuk keperluan ini, dana akan diperoleh dari kas internal, pinjaman bank, dan sisa obligasi yang diterbitkan tahun lalu senilai Rp350 miliar.
Proyek lain yang sedang dikembangkan perseroan antara lain Hotel Pullman terdapat 317 kamar dengan jumlah occupancy rate telah mencapai 80%. Selain itu, perseroan juga menambah proyek hotel Amaris dengan 134 kamar di Thamrin City dengan jumlah occupancy rate telah mencapai 80%. Perseroan juga membangun hotel bintang lima JW Marriot Resort and Spa di Bali dengan luas lahan 7,8 hektar. Hotel JW Marriot tersebut akan dibangun 400 kamar dan 17 villa. Perseroan juga membangun hotel dan vila di Vimala Hills di Bogor, Jawa Barat.
Di samping hotel, proyek lain yang sedang digarap adalah Emporium Pluit Mall dengan luas lahan sekitar 2,8 hektar dengan tingkat occupancy mencapai 99%. Kemudian, Podomoro City Extension dengan luas lahan 2,3 hektar. Dalam proyek tersebut akan dibangun dua menara small office home office (SOHO), dan ada 500 unit yang telah ditawarkan.
Perseroan juga membangun dua menara apartemen dengan luas lahan sekitar 1,9 hektar di Metro Park Residences. "Proyek Metro Park Residence akan segera dilaunch dalam bulan ini," tutur Indra. [tjs]
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1868734/13-proyek-digarap-agung-podomoro-tahun-ini
Kamis, 31 Mei 2012
KINERJA EMITEN: AGUNG PODOMORO LAND Raih Peringkat IdA
JAKARTA: PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan kembali peringkat idA untuk pengembang superblok PT Agung Podomoro Land Tbk dan obligasi I/ 2011 milik perseroan.
Pefindo juga menetapkan pandangan (outlook) stabil untuk peringkat perusahaan yang mencerminkan posisi bisnis Agung Podomoro yang kuat di industri properti, khususnya pada segmen hunian vertikal dan kualitas aset perusahaan yang di atas rata-rata.
Meski demikian, analis Pefindo Vonny Widjaja & Rachmadi Kurniawan menjelaskan terdapat faktor-faktor yang membatasi peringkat perseroan. Faktor tersebut diantaranya tingkat leverage keuangan yang meningkat dalam waktu dekat untuk membiayai ekspansi bisnis perusahaan.
“Selain itu, perseroan juga memiliki ketergantungan pada penjualan properti yang sensitif terhadap kondisi makro ekonomi,” tulis mereka dalam siaran pers yang diterima Bisnis, hari ini.
Seperti diketahui, Agung Podomoro meraup dana segar senilai Rp1,2 triliun dari penerbitan obligasi I pada Agustus lalu. Obligasi tersebut terbagi dalam dua seri yakni seri A dengan tenor 3 tahun sebesar Rp325 miliar dan seri B bertenor 5 tahun sebesar Rp875 miliar.
Kupon yang ditawarkan oleh perseroan untuk obligasi seri A adalah 10%, sementara untuk seri B sebesar 11%. Adapun, dana hasil penerbitan obligasi digunakan perseroan untuk mengakuisisi beberapa perusahaan properti di Jakarta, Bogor, dan Bali. (yus)\
Langganan:
Postingan (Atom)