DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).
Tampilkan postingan dengan label TLKM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TLKM. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Juli 2012

TLKM Catat Kenaikan Laba 11,84%


INILAH.COM, Jakarta - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mencatatkan laba sebesar Rp8,98 triliun pada semester pertama 2012, atau naik 11,84% dari Rp8,03 triliun pada semester pertama 2011.

Pendapatan perseroan naik 6,83% menjadi Rp36,72 triliun hingga semester pertama 2012 Yoy dari Rp34,37 triliun. Beban perseroan naik menjadi Rp24,80 triliun pada semester pertama 2012 Yoy dari Rp23,32 triliun. Demikian seperti dikutip dari keterangan yang diterbitkan, Selasa (31/7/2012).

Sementara laba sebelum pajak TLKM naik menjadi Rp12 triliun hingga semester pertama 2012 YoY dari Rp10,78 triliun. Alhasil, laba bersih per saham pun naik menjadi 333,97 dari semester pertama 2011 sebesar 302,05.

TLKM mencatatkan kewajiban naik menjadi Rp43,71 triliun pada 30 Juni 2012 dari posisi 31 Desember 2011 sebesar Rp42,70 triliun. Ekuitas perseroan turun menjadi Rp57,81 triliun pada 30 Juni 2012 dari posisi akhir 2011 sebesar Rp60,98 triliun.

Aset perseroan turun menjadi Rp101,53 triliun pada 30 Juni 2012 dari posisi 31 Desember 2011 sebesar Rp103,05 triliun. Kas dan setara kas perseroan turun menjadi Rp8,58 triliun pada 30 Juni 2012 dari 31 Desember 2011 sebesar Rp9,63 triliun.

Pada perdagangan saham Selasa (31/7/2012 ) pukul 10.18 WIB, saham TLKM turun 1,1% menjadi Rp8.950 per saham. [ast]

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1888886/tlkm-catat-kenaikan-laba-1184

Kamis, 05 Juli 2012

Operator seluler berlomba genjot layanan


JAKARTA. Jelang ramadan yang dimulai pertengahan Juli, sejumlah operator telekomunikasi berlomba meningkatkan kapasitas layanan dan meluncurkan produk baru. Peningkatan kapasitas layanan demi mengantisipasi tingginya trafik di tiga layanan utama, yaitu suara atau voice, short message service (sms), dan data.

Direktur Marketing PT XL Axiata Tbk, Joy Wahjudi menuturkan, lonjakan trafik pasti terjadi di saat menjelang lebaran. Itulah sebabnya, XL perlu meningkatkan dua kali lipat kapasitas layanan dari hari biasa. “Peningkatan rata-rata trafik layanan XL selama Ramadhan bisa berkisar 20%-30%,” ujarnya, Kamis (5/7).

Pada hari normal, trafik layanan sms XL mencapai 660 juta sms per hari. Trafik suara mencapai 600 juta menit perhari dan trafik data sebesar 52 terrabyte per hari.

Untuk menampung trafik di hari-hari biasa, XL menyiapkan kapasitas maksimal layanan sms sekitar 1,98 miliar sms per hari. Sementara, untuk kapasitas suara sekitar 1,8 miliar menit per hari, dan data sebesar 100 terrabyte sehari.

Wira Wiguna, GM Performance Management XL, bilang, sebenarnya kapasitas yang ada sekarang sudah mencukupi kebutuhan trafik ramadan. “Tetapi sebagai antisipasi pertumbuhan trafik yang tak terduga, kapasitas layanan akan ditingkatkan dua kali lipat,” imbuhnya.

Dengan peningkatan hingga dua kali lipat, kapasitas maksimal layanan sms pada bulan Ramadhan akan menjadi sekitar 3,96 miliar sms per hari. Sedangkan, kapasitas maksimal layanan suara sebesar 3,6 miliar menit per hari dan data sebesar 200 terrabyte per hari.

Kata Wira, berdasarkan pengalaman, trafik layanan tertinggi akan berada di daerah tujuan mudik seperti kawasan pantai utara (pantura) Jawa, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.

PT Indosat Tbk juga tak mau kalah. Perusahaan ini juga menambah kapasitas layanan dalam menyambut Ramadhan. Head of Public Relations Indosat Adrian Prasanto mengatakan, untuk trafik suara, Indosat akan meningkatkan kapasitas layanan menjadi 924 juta menit per hari atau naik 140,6% dibanding hari biasa.

Sedangkan, untuk kapasitas sms ditingkatkan menjadi 1,4 miliar sms sehari atau naik 62,41% dari hari biasa. Adapun kapasitas layanan data ditingkatkan menjadi 120 terrabyte per hari atau naik 197,5% .

Perang produk baru

Tak hanya menambah kapasitas layanan. XL juga meluncurkan produk baru dalam menyambut Ramadhan, yakni program promo kartu prabayar XL Sensasi.

Menurut Joy, setelah pelanggan mengaktifkan kartu perdana XL Sensasi, keuntungan yang didapat adalah gratis menelepon selama 60 menit, gratis 100 sms ke semua operator, dan gratis online 10 megabyte (MB) untuk jaringan 3G. Serta gratis akses dan berlangganan layanan Value Added Service (VAS) XL selama 30 hari.

XL, sejak Senin (2/7) lalu, juga sudah menyebar sekitar 4 juta SIM card XL Sensasi ke outlet resminya. XL menargetkan sekitar 1,2 juta pelanggan baru dari program XL Sensasi atau sama dengan 30% dari 4 juta SIM card yang mereka pasarkan.

Sementara, Indosat menggeber tiga paket layanan VAS baru, yaitu Berkah Ramadhan, Berkah I-ring Religi, dan Berkah Mudik.

Group Head Product Development and Management Indosat Sumantri Joko Yuwono bilang, konten layanan baru itu ditujukan untuk mendukung aktivitas pelanggan selama bulan Ramadhan.

http://industri.kontan.co.id/news/operator-seluler-berlomba-genjot-layanan

Senin, 02 Juli 2012

TelkomVision Perkuat Pangsa Pasar Korporasi


JAKARTA: TelkomVision memperkuat pangsa pasar untuk segmen korporasi melalui kerjasama dengan Agung Podomoro Group.

Saat ini, pangsa pasar TelkomVision untuk korporasi mencapai 50% dan kerjasama ini diharapkan mampu menaikkan pangsa pasar hingga 60%.

Kerjasama antara TelkomVision dengan Agung Podomoro Group ini telah dimulai sejak 2011 yang mana layanan TelkomVision sudah dapat dijumpai di beberapa property Agung Podomoro Group.

Seiring dengan ekspansi pembangunan properti maka kebutuhan akan penggunaan layanan Pay TV untuk para tenant juga kian meningkat maka kerjasama diperlebar cakupannya.

Adapun bentuk kerjasama yang terjalin antara TelkomVision dan Agung Podomoro Group meliputi penyediaan layanan Pay TV TelkomVision pada seluruh properti Agung Podomoro Group dengan konsep B2B (Business-to-Business).

Dari siaran pers yang diterima Bisnis, Senin (2/7) tercatat hingga saat ini jumlah pelanggan TelkomVision di seluruh properti Agung Podomoro mencapai sekitar 25.000 pelanggan. (15) DImas Novita Sari

Selasa, 19 Juni 2012

Tak sesuai harapan, TLKM batal mengakuisisi Pacnet

JAKARTA. Rencana PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) untuk mengakusisi saham Pacnet Ltd. sepertinya batal dilaksanakan. Hal ini disinyalir karena uji tuntas alias due diligence terhadap perusahaan penyedia jasa kabel optik di bawah laut, yang bermarkas di Hong Kong tersebut, tidak sesuai dengan ekspektasi induk PT Telkomsel ini.

"Ya kan kalau hasilnya tidak sesuai, maka tidak jadi dilakukan," kata Direktur Keuangan TLKM Honesti Basyir saat di jumpai di Jakarta, Selasa (19/6). Seharusnya, tahapan yang dilakukan setelah due diligence selesai adalah TLKM memasukan penawaran akuisisi.

Sebelumnya, Honesti pernah menyebut jika nilai aset dari Pacnet diperkirakan berada di bawah US$ 1 miliar. Sebagai catatan saja, rencana akusisi ini dapat membuka jalan bagi perusahaan pelat merah ini untuk masuk ke pasar regional khususnya pasar Asia Pacific.

Dan diperkirakan kontribusi Pacnet terhadap pendapatan TLKM di bisnis broadband bisa mencapai 15%-20%.


http://investasi.kontan.co.id/news/tak-sesuai-harapan-tlkm-batal-mengakuisisi-pacnet/2012/06/19

Senin, 11 Juni 2012

Telkomsel rambah media online


JAKARTA. BesTV New Media, anak perusahaan dari Shanghai Media Group menggalang kerjasama dengan Telkomsel, operator telekomunikasi Indonesia. Kerjasama tersebut tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) investasi untuk media online, layanan untuk ponsel media.

Dalam MoU tersebut, BesTV dan Telkomsel bersama-sama akan menginvestasikan sekitar US$ 20 juta untuk memproduksi berita, content center, channel operation, digital movie dan Direct-to-Home (DTH) dan jasa lainnya.
Zhang Dazhong, wakil Ketua BesTV New Media, mengatakan, MOU ini merupakan yang pertama kali dilakukan kelompok media Cina dengan pelaku bisnis telekomunikasi di Indonesia. Bisnis ini memungkinkan 150 juta pengguna Telkomsel memiliki akses ke layanan media BestTV New Media.

Indra Utoyo, Direktur IT Solution dan Portofolio Strategis dengan Telkomsel, garapan bisnis baru ini sudah di eksplorasi sejak tahun 2011 dengan menandatangani perjanjian kerja sama pada layanan media baru Februari 2012.
Kemudian tahap percobaan segera dikomersial kan. Ia yakin, bahwa teknologi BesTV akan sukses di pasar Indonesia dengan menawarkan referensi pengembangan media baru di wilayah tersebut.

BesTV go public di Shanghai Stock Exchange pada 29 Desember 2011. Indonesia merupakan ekspansi BesTV untuk pasar di luar China, dan Indonesia menjadi pintu masuk ke Asia Tenggara dan pasar global.

Jumat, 08 Juni 2012

Gandeng 18 Tenant, Telkom Kembangkan Industri Kreatif Digital


IMQ, Jakarta —  Guna mendukung pertumbuhan industri kreatif digital di Indonesia, PT Telkom Indonesia Tbk menjalin kerjasama dengan 18 tenant (komunitas dan perusahaan pengembang perangkat lunak) Bandung Digital Valley. Perjanjian kerjasama ini dalam pengembangan dan inkubasi bisnis bidang teknologi informasi dan komunikasi.

"Melalui program inkubasi dan Indigo Venture 2012 ini, Bandung Digital Valley khususnya dn industri kreatif digital Indonesia telah melakukan langkah strateig dalam membangun industri kreatif di Indonesia yang lebih bergairah," ungkap Direktur Utama Telkom Arif Yahya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (8/6).

Arif menambahkan Bandung Digital valley akan memberikan edukasi dan advokasi bagi seluruh pengembang, baik kompetensi teknis maupun kompetensi bisnis sehingga setiap pengembang aplikasi dapat mengkomersialisasikan hasil inovasinya secara terencana dan tepat sasaran.

"Kami juga mengajak semua pihak untuk mendukung program inkubasi untuk angkatan selanjutnya dengan harapan agar program ini dapat berkelanjutan dan menumbuhkembangkan industri kreatif digital Indonesia," ungkapnya.

Ruang lingkup kerjasama tersebut mencakup pengembangan dan inkubasi bisnis dengan memanfaatkan fasilitas yang ada pada Bandung Digital Valley sebagai pendukung pengembangan bisnis yang meliputi, kegiatan pelatihan bisnis dan pelatihan teknik, kegiatan pendampingan bisnis, fasilitas tempat kerja, workshop, fasilitas peralatan pendukung (server & gadget), fasilitas Internet, fax dan telepon, fasilitas ruangan rapat, fasilitas ruangan pelatihan, kegiatan matchmaking kepada pasar (pengguna produk) dan kegiatan matchmaking kepada pemodal.

"Kerjasama ini merupakan angkatan pertama yang akan berjalan sekitar 6 bulan. Kedelapan belas komunitas dan pengembang perangkat lunak," ujarnya.

Adapun ke-18 pengembanga perangkat lunak, antara lain Aegis Labs, PT Sinergi Multi Cipta, Beenary Lab, CV. Cool Laboratory, Digital Happines, Educative Games, Game Tag Studio, iTrace, Mars Studio, Media Ajar Studio, NewBee Corp, PesanLapang.com, PT Satuklik Informatika Nusantara, Ulin Gameworks, PT Bara Praja Indonesia, PT Kojo Anima, CV. Tarie Multimedia Solusindo dan Komunitas 3D Animasi.

Sedangkan peserta Indigo Venture 2012 adalah Majapahit online, SKACI, dan The Adventures of Wanara.

"Kerjasama ini merupakan bentuk investasi jangka panjang bagi kelangsungan bisnis teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia,” paparnya.

Bandung Digital Valley merupakan inisiatif TELKOM berkerjasama dengan Masyarakat Industri Kreatif TIK Indonesia (MIKTI) sebagai pengelola operasional dalam mengembangkan ekosistem yang kondusif, sehingga akan tercipta percepatan pertumbuhan information communication technology (ICT) di Indonesia.

http://www.imq21.com/news/read/69924/20120608/170956/Gandeng-18-Tenant-Telkom-Kembangkan-Industri-Kreatif-Digital.html

Selasa, 05 Juni 2012

Telkom Optimistis Kontribusi Infomedia Naik Jadi 14%


IMQ, Jakarta —  PT Infomedia Nusantara (Infomedia) diproyeksikan dapat meningkatkan kontribusi melalui pendapatan kepada PT Telkom Indonesia Tbk sekitar 14%. Hal ini didukung melalui kerjasama Infomedia dengan Espin Multimedia Pty.Ltd melalui bisnis Business Process Outsourcing (BPO) Offshore.

Menurut Direktur Utama Telkom Arief Yahya bisnis BPO akan tumbuh besar. Telkom mendukung penuh kerjasama ini, yang diwujudkan dengan kolaborasi joint marketing di mana dalam jangka pendek kerja sama Infomedia-Espin ini juga akan menjadi bagian dari project Quick Win Centre of Excellence Telkom Corporate University dari Direktorat Human Capital & General Affair Telkom, dengan target penempatan 5 employee offshore di Representatife Office Melbourne pada September 2012. 

Untuk jangka menengah, portofolio layanan BPO offshore sangat diharapkan menjadi new growth revenue engine, yang akan menyumbangkan revenue baru bagi Infomedia secara signifikan.

“Target sebesar Rp2 triliun diyakini dapat diraih Infomedia dengan mudah pada 2015 nanti, sehingga sumbangan revenue yang dapat diberikan kepada Telkom pun dapat meningkat menjadi 14% dari total revenue Telkom,” ujar Arief Yahya dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (6/6). 

Ia menekankan Infomedia selama ini diposisikan sebagai Indonesia’s Offshore BPO Hub, yang didukung BPO suppliers yang baik layaknya AdMedika dan Metrasys serta anak perusahaan lainnya maupun dari mitra potensial lainnya di Indonesia untuk melayani pasar international.

"Melalui Kick Off Program Pengembangan BPO Offshore yang telah dilakukan dapat memberikan sumbangsih bagi kemajuan bisnis perusahaan masing-masing pihak di masa yang akan datang, dan menjadi momen bagi Infomedia untuk menjadi penyedia layanan Business Process Outsourcing yang berkualitas prima bagi pelanggan, baik di wilayah Indonesia maupun dalam kancah internasional," ungkapnya.

Direktur Utama Infomedia Eddi Kurnia menambahkan melalui kerjasama ini dapat memberikan keuntungan kepada perseroan sekitar Rp15 miliar dalam tahun pertama. BPO merupakan kebutuhan para pelaku bisnis dengan berbagai manfaat yang akan diperoleh, yakni penghematan biaya dimana perusahaan dapat fokus pada inti bisnis dan kemudahan akses sumber daya yang tidak dimiliki oleh perusahaan. 

Menurut Laporan ICD April 201, pertumbuhan market BOPO Asia Pasific pada kurun 2010-2015 diperkirakan mencapai CAGR 9,1% dengan total nilai US$45 miliar pada 2015. Perusahaan BPO di Asia, ditengarai kini mulai menjadi perusahaan BPO yang mumpuni dengan berbagai kompetensi yang dimilikinya.

CEO Espin Multimedia Pty.Ltd, Siam Permata Nugraha bertekad mendukung program pencapaian target dalam melakukan ekspansi bisnis BPO Infomedia di luar negeri Infomedia yang dimulai dari Australia terlebih dahulu. 

"Hal ini karena pasar Australia memiliki demand tinggi, ditandai dengan banyaknya perusahaan-perusahaan Australia yang mengurangi pegawainya dalam jumlah besar, yang kemudian mengalihkan pekerjaannya ke perusahaan-perusahaan BPO Offshore di luar Australia, seperti India dan Filipina," kata Siam.

Ia mengharapkan Indonesia melalui Infomedia dapat dipandang sejajar dengan -bahkan melebihi- Filipina maupun India oleh pihak internasional dalam hal pengelolaan bisnis BPO.

Rabu, 30 Mei 2012

Meski pasar tertekan, asing kejar saham TLKM


JAKARTA. Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) menjadi salah satu saham yang masih diminati, di tengah situasi pasar yang tertekan.

Investor asing memburu saham TLKM, setelah Barclays Capital menaikkan target harga saham ini menjadi Rp 9.000 per saham.

Data Bloomberg menyebutkan, saat ini, Deutsche Securities Indonesia menjadi broker yang paling banyak memboyong saham ini, yaitu mencapai Rp 26,142 miliar. Disusul, BNP paribas Securities Indonesia dengan nilai pembelian sebesar Rp 16,135 miliar.

Alhasil, saham perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia ini maju 2,63% ke level Rp 7.800 per saham pada pukul 10.28 di Jakarta.

http://investasi.kontan.co.id/news/meski-pasar-tertekan-asing-kejar-saham-tlkm/2012/05/30

Senin, 21 Mei 2012

Telkom-ANRI Kembangkan Aplikasi e-Government dan Open Government


IMQ, Jakarta —  PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menjalin kerjasama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) untuk pengembangan bersama aplikasi-aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN), Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN), Sistem Informasi Kearsipan Statis (SIKS) dan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD).

"Kerjasama ini ditandati dengan menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) perihal penyelenggaraan e-Government dan Open Government Indonesia," ujar Direktur Utama Telkom, Arief Yahya dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin malam. 

Menurutnya, keempat aplikasi tersebut akan digunakan dalam pengelolaan arsip institusi negara, yakni kementerian, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pemerintah Daerah Provinsi dan perguruan tinggi negeri (PTN) dengan memanfaatkan layanan TelkomCloud.

Telkom dan ANRI sepakat mengembangkan dan menyempurnakan SIKD dan SIKS dan penyelenggaraan SIKN dan JIKN dengan mendayagunakan sumberdaya manusia (SDM) dan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi (TIK), pemanfaatan infrastruktur Cloud Computing Telkom serta pelatihan, pendistribusian, operasional dan pemeliharaan aplikasi SIKD, SIKS, SIKN dan JIKN.

"Sementara itu, sesuai dengan perjanjian kerjasama yang ditandatangani, Telkom dan ANRI akan bekerjasama memanfaatkan sumberdaya manusia dan fasilitas TIK Telkom dalam mengembangkan dan menyempurnakan aplikasi SIKD dan SIKS, serta menyelenggarakan SIKN dan JIKN yang dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan berupa penyediaan fasilitas pengembangan dan
bantuan SDM dalam rangka pengembangan dan penyempurnaan aplikasi SIKD, SIKS, SIKN dan JIKN,' urainya.

Selain itu, penyediaan fasilitas pengembangan, bantuan SDM dan seluruh informasi mengenai standar pengembangan yang dibutuhkan ANRI untuk dapat menggabungkan aplikasi SIKD, SIKS, SIKN dan JIKN ke dalam paket layanan Government Cloud (GCloud) Telkom.

Ditambahkannya, pemanfaatan infrastruktur Cloud Computing Telkom dalam penyelenggaraan SIKN dan JIKN akan dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan pemeliharaan dan pengembangan terhadap paket aplikasi SIKD, SIKS, SIKN dan JIKN, penyediaan dukungan yang dibutuhkan untuk penanganan gangguan yang terjadi pada aplikasi SIKD, SIKS, SIKN dan JIKN, penyediaan fasilitas
komputasi dan storage tahap awal untuk setiap simpul jaringan bagi penyelenggara SIKN-JIKN dan keikutsertaan dalam komunitas pengembang layanan Cloud Computing/Aplikasi Telkom.

Adapun kerjasama pendistribusian, pelatihan, pembinaan simpul jaringan, serta operasional dan pemeliharaan aplikasi SIKD, SIKS, SIKN dan JIKN akan dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan pendistribusian aplikasi SIKD, SIKS, SIKN dan JIKN sebagai bagian tidak berbayar dari paket GCloud Telkom yang ditawarkan ke semua instansi pusat dan daerah atau simpul JIKN; Penyelenggaraan kegiatan sosialisasi dan pelatihan paket layanan GCloud Telkom.

"Bagi pihak Telkom yang ditunjuk dan pengaksesan source code aplikasi SIKD, SIKS, SIKN dan JIKN yang ada dalam GCloud Telkom hanya dapat dilakukan oleh ANRI dan Telkom dalam rangka menjamin keamanan data," ungkapnya.