DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).
Tampilkan postingan dengan label SMGR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SMGR. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Agustus 2012

SMGR Siap Akuisisi 2 Perusahaan Semen Regional


INILAH.COM, Jakarta - PT Semen Gresik Tbk (SMGR) merencanakan akuisisi terhadap dua perusahaan semen di tingkat regional akhir tahun ini.

"Rencana ini dilakukan untuk mencapai visi menjadi produsen global di kawasan regional," ujar Dwi Soetjipto, Direktur Utama Semen Gresik, Kamis (2/8/2012) malam.

Dia menjelaskan, saat ini perusahaan masih melakukan uji tuntas terkait rencana akuisisi tersebut. "Kami akan kabarkan dua perusahaan semen itu di November nanti. Saat ini masih dalam tahap finalisasi. Tapi intinya, nilai akuisisi dua perusahaan itu di bawah Rp1 triliun," katanya.

Meski masih dalam tahap finalisasi, Dwi mengaku telah menyiapkan dana sebesar Rp1 triliun untuk rencana akuisisi tersebut yangh diambil dari kas internal perseroan. Saat ini, perseroan masih memiliki dana tunai (free cash) sebesar Rp4 triliun dengan rasio utang terhadap ekuitas (debt to equity ratio/DER) masih sebesar 0,3 kali.

"Artinya, kami masih memiliki peluang mencari dana eksternal. Kami akan membatasi debt to EBITDA sekitar 2 kali," tambahnya. [mel]

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1890391/smgr-siap-akuisisi-2-perusahaan-semen-regional

Semen Gresik Raih Kredit Rp1 Triliun dari Mandiri


INILAH.COM, Jakarta - PT Semen Gresik (Persero) Tbk mendapatkan fasilitas stand by loan senilai Rp1 triliun dari Bank Mandiri untuk mendukung operasional perusahaan.

Direktur Utama Semen Gresik, Dwi Soetjipto mengatakan fasilitas dari Bank Mandiri tersebut akan digunakan perseroan untuk memperkuat kebutuhan modal kerja yang semakin meningkat, seiring dengan beroperasinya pabrik baru di Tuban, Jawa Timur, serta beberapa strategis korporasi ke depan.

"Bank Mandiri menawarkan suku bunga yang kompetitif," ujarnya di Jakarta, Kamis (2/8/2012) malam. Fasilitas ini, lanjut Dwi, juga diharapkan dapat membantu operasional, terutama dalam perencanaan likuiditas perusahan. "Seiring dengan kian gencarnya ekspansi perseroan membangun pabrik di sejumlah wilayah, perencanaan likuiditas yang baik adalah hal mutlak yang tak bisa ditawar," tambahnya.

Fasilitas kredit dari Bank Mandiri ini berjangka waktu satu tahun. Bank Mandiri sebelumnya juga telah mengucurkan pembiayaan untuk membantu pengembangan perusahaan anak usaha Semen Gresik antara lain Semen Tonasa, Varia Usaha, Swadaya Graha, Koperasi Warga Semen Gresik dan anak perusahaan lainnya.

Selain memberikan fasilitas kredit, Bank Mandiri juga akan memberikan layanan Notional Pooling guna mengkonsolidasikan rekening operasional perseroan dan anak perusahaan seperti Semen Padang, Varia Usaha, Swadaya Graha, SGG Prima Beton, dan SGG Energi Prima.

Layanan ini dapat membantu Semen Gresik untuk mengetahui secara real time posisi likuiditas Group, sehingga pengelolaan keuangan dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien. [hid]

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1890188/semen-gresik-raih-kredit-rp1-triliun-dari-mandiri

Selasa, 31 Juli 2012

Semen Gresik akan Dominasi Holding Semen Indonesia


INILAH.COM, Jakarta - BUMN semen seperti PT Semen Gresik Tbk (SMGR), Semen Padang, Semen Tonasa dan Semen Rembang akan melebur menjadi PT Semen Indonesia pada akhir tahun ini.

Demikian dikatkaan Menteri BUMN Dahlan Iskan yang dikutip dari IMQ21.com, Selasa (31/7/2012). "Namanya sudah daftar. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sangat senang, setuju akan hal itu," kata Dahlan Iskan ditemui di kantor Telkom Indonesia.

PT Semen Indonesia, lanjut Dahlan, sudah mengalahkan produsen semen dari Thailan, Siam Semen serta semua pabrik semen di 10 negara lainnya. Semen Indonesia memiliki kemampuan dan kapasitas yang besar. "Nanti yang menjadi CEO di Semen Indonesia ini adalah pak Dwi Soetjipto. Holding Semen Gresik ini tinggal ganti nama saja," jelasnya.

Ia menuturkan Semen Indonesia berencana membangun empat pabrik semen baru di Rembang. Pabrik ini nantinya berkapasitas 2-3 juta ton. Saat ini, Semen Gresik tengah membangun tiga pabrik semen baru di Padang, Sumatera Barat dan memperluas pabrik semen di Tubah dengan kapasitas tiga juta ton per tahun.

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1889014/semen-gresik-akan-dominasi-holding-semen-indonesia

Selasa, 26 Juni 2012

Pembangunan pabrik SMGR di Pangkep sudah 97,3%


JAKARTA. PT Semen Gresik Tbk (SMGR) berniat segera merampungkan dan mengoperasikan pabrik baru Tonasa V di Pangkep, Sulawesi Selatan pada kuartal IV mendatang.

Presiden Direktur SMGR Dwi Soetjipto menjelaskan sampai akhir Mei, pembangunan pabrik tersebut sudah rampung 97,3%. Ia berharap dengan mulai beroperasinya pabrik Tonasa V ini, perusahaan berstatus badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu bisa meningkatkan kapasitas produksi hingga 30,3 juta ton pada 2015 nanti.

Pada akhir 2011 kemarin, SMGR mencatatkan kapasitas produksi sebesar 20 juta ton per tahun dengan tingkat utilisasinya 99,1%.
"Utilitas yang sudah maksimal itulah, yang menjadi pertimbangan kami untuk mendirikan pabrik baru, " jelas Dwi, kemarin (26/6).

Sedangkan untuk tahun 2012, emiten yang memiliki kode saham SMGR ini optimistis bisa meningkatkan kapasitas produksi hingga 22,5 juta ton per tahun dengan dukungan beroperasinya pabrik Tonasa IV yang baru saja rampung.

"Untuk Tonasa IV kapasitas produksinya mencapai 2,5 juta ton," jelas Dwi. SMGR termasuk emiten pelat merah yang rajin berekspansi. Salah satunya adalah menggenjot kapasitas produksi.

http://investasi.kontan.co.id/news/pembangunan-pabrik-smgr-di-pangkep-sudah-973/2012/06/27

SMGR says regional expansion will cost $500m


JAKARTA. The nation’s largest cement producer, PT Semen Gresik Tbk (SMGR), says its planned expansion into Vietnam and Myanmar can be realized by the year end.

Semen Gresik president director Dwi Soetjipto said that expansion into the fellow ASEAN member nations would need US$400 million to $500 million.

“We will need about $150 million to set up a factory for Myanmar,” Dwi said after the company’s annual and extraordinary meeting of shareholders on Tuesday.

According to Dwi, Semen Gresik has been assessing potential local partners for a joint venture for a plant in Myanmar to produce around 600,000 tons of cement a year.

Dwi declined to discuss Vietnamese expansion plans in detail, hinting at an acquisition.

“We are now bound by a non-disclosure agreement. We hope to come up with decision whether to continue or cancel by the year end,” Dwi said.

Semen Gresik intends to finance 20 percent of the expansion with internal cash and the remainder with external sources, possibly from a global bonds issue.

Dwi said that if negotiations concluded by year end, Semen Gresik would likely issue bonds in 2013. Finance director Ahyanizzaman said that Semen Gresik was reviewing alternatives.

The company reported total assets of Rp 21.42 trillion (US$2.25 billion) at the end of March, with liabilities of Rp 5.79 trillion and equity of Rp 15.63 trillion. Semen Gresik’s cash and cash equivalents were reported at Rp 3.93 trillion at the end of the first quarter.

Semen Gresik, according to Dwi, expected to book a 15 percent revenue increase in 2012, or about Rp 18 trillion, as the company reported revenues of Rp 16.38 trillion last year, and expected strong growth from increased capacity following completion of two cement plants, Tuban IV and Tonasa V.

Dwi said that Semen Gresik targeted to sell 22.5 million tons of cement this year, up from last year’s 19.72 million tons.

The company reported Rp 4.28 trillion in revenues during the first quarter of 2012, up 20 percent increase from Rp 3.55 trillion during the same period last year, while sales topped 4.94 million tons, increasing 14.9 percent over 4.3 million tons.

Dwi said that Semen Gresik would likely grab a 40 to 41 percent share of national cement market in the first half of the year.

The company’s market share was 39.3 percent in the first quarter.

During the shareholders meeting on Tuesday, Semen Gresik was approved to disburse Rp 1.96 trillion in dividends, equivalent to 50 percent of the firm’s net profit of Rp 3.93 trillion in 2011. (Raras Cahyafitri/ The Jakarta Post)

http://english.kontan.co.id/news/smgr-says-regional-expansion-will-cost-500m

SMGR mungkin emisi obligasi US$ 300 juta


JAKARTA. PT Semen Gresik Tbk (SMGR) mengantongi opsi penerbitan obligasi sebagai salah satu sumber pendanaan ekspansi usaha. Emisi obligasi menjadi pilihan di samping opsi pendanaan eksternal yang telah disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), beberapa waktu lalu.

Perusahaan semen pelat merah ini sejatinya menyiapkan anggaran belanja modal alias capital expenditure (capex) senilai Rp 5 triliun. Capex itu selain untuk membiayai penuntasan pembangunan pabrik Tuban IV di Jawa Timur dan Tonasa V di Sulawesi Selatan, juga untuk mendanai pembangunan awal (groundbreaking) dua pabrik baru SMGR. Yakni, SGG-III di Sumatera dan SGG-IV di Jawa. Setiap pabrik akan mampu memproduksi semen sebanyak 3 juta ton per tahun.

Dari sisi investasi, pembangunan pabrik SGG-III akan menelan investasi Rp 3,25 triliun, sedangkan SGG-IV senilai Rp 3,72 triliun. SMGR akan mulai membangun pabrik SGG-III pada kuartal IV-2012 dan ditargetkan selesai pada kuartal II-2015. Sementara pabrik SGG-IV akan dimulai pada 2013 dan diperkirakan selesai pada 2016.

Direktur Keuangan SMGR Ahyanizzaman bilang, SMGR tengah menjajaki sumber pendanaan eksternal seperti pinjaman perbankan maupun penerbitan obligasi guna menutupi seluruh investasi dua pabrik baru itu.
Dua opsi tersebut memiliki potensi yang sama besar untuk dieksekusi oleh SMGR. Opsi penerbitan obligasi misalnya sangat terbuka dilakukan karena bisa dilakukan secara bertahap mengikuti proses pembangunan pabrik semen yang memang membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat tahun.

Ahyanizzaman memang mengatakan jika mengambil opsi obligasi, SMGR setidaknya harus menerbitkannya senilai US$ 300 juta. Nilai tersebut dianggap ideal baik terutama dari sisi beban pendanaan atau cost of fund.
Opsi pinjaman eksternal juga memiliki peluang yang cukup besar untuk dieksekusi SMGR. Nilai aset yang dijaminkan akan tergantung pada skema pendanaan yang diambil SMGR.

"Kita belum bisa menentukan opsi yang akan diambil, karena pendanaan eksternal kemungkinan baru dilakukan awal tahun depan," ujar Ahyanizzaman.

Sumber eksternal memang hanya akan menutupi 60%-70% dari total investasi SGG-III dan SGG-IV yang senilai Rp 6,97 triliun, sisanya akan ditutupi dari kas internal.

Kabar terbaru, SMGR mengaku telah mendapatkan komitmen pengucuran pinjaman siaga alias standby loan dari sebuah bank lokal senilai Rp 1 triliun. Namun, standby loan itu bukan diperuntukkan untuk pembiayaan proyek SSG-III dan SSG-IV. "Masih proses, penandatanganan (standby loan) diharapkan tidak lewat dari akhir tahun ini," kata Ahyanizzaman, Selasa (26/6).

Budi Rustanto, Analis Valbury Asia Securities menilai, SMGR memang tidak akan kesulitan dalam mencari sumber dana eksternal guna menunjang ekspansinya. Hal itu didukung oleh aspek fundamental SMGR yang terbilang kuat. "Kalau pinjaman pasti mudah, obligasi juga potensi penyerapannya tinggi," kata Budi.
Kondisi tersebut tentu meringankan langkah SMGR untuk mengeksekusi proyek ekspansi guna meningkatkan kinerja keuangan. Tahun ini, SMGR memang mengincar kenaikan pendapatan 15% dari realisasi 2011 yang senilai Rp 16,38 triliun.

Dengan beberapa faktor tersebut, Budi masih merekomendasikan beli saham SMGR dengan target harga Rp 13.000 per unit. Pada perdagangan Selasa (26/6), harga SMGR ditutup menguat 0,44% menjadi Rp 11.300 per saham.

http://investasi.kontan.co.id/news/smgr-mungkin-emisi-obligasi-us-300-juta

Rabu, 30 Mei 2012

Berniat ekspansi, saham SMGR malah tergerus


JAKARTA. Saham PT Semen Gresik Tbk (SMGR) terkena aksi jual di sesi pagi ini. Asing cenderung melepas saham ini di saat pasar domestik tertekan. Apalagi, SMGR dikabarkan berencana menerbitkan obligasi atau mencari pinjaman bank untuk membiayai akuisisi pabrik di Vietnam.

Bloomberg mencatat, saat ini, Macquarie Capital Securities Indonesia paling banyak melego saham ini, yaitu mencapai Rp 4,907 miliar. Diikuti, PT Morgan Stanley Asia Indonesia dengan nilai penjualan sebesar Rp 2,77 miliar.

Tak ayal, saham produsen semen terbesar di Indonesia ini terpapas 0,5% ke level Rp 10.800 per saham pada pukul 10.19 di Jakarta.

SMGR akan mengalokasikan US$ 400 juta untuk memuluskan akuisisi di Vietnam, yang ditargetkan rampung pada Juli mendatang. Kemungkinan, Perseroan akan menerbitkan global bond atau mencari pinjaman dari perbankan untuk membiayai 70% dari total dana akuisisi itu.

Selasa, 29 Mei 2012

Ekspansi, Semen Gresik Siapkan US$429 Juta


INILAH.COM, Jakarta - PT Semen Gresik Tbk (SMGR) memastikan opsi pembiayaan ekspansi senilai US$420 juta di bulan Juli. Opsi yang dipilih adalah pinjaman perbankan dan penerbitan obligasi global.

Demikian disampaikan Dirut PT Semen Gresik, Dwi Soetjipto saat ditemui pada acara BUMN Bersyukur, Selasa (29/5/2012). "Untuk saat ini baik bank loan dan obligasi itu sama-sama menarik, sebab rasio utang kita masih 0,13 kali," katanya.

Dwi mengatakan, bahwa dari total kebutuhan pembiayaan ekspansi itu sekitar 30% akan didanai oleh kas internal dan 70% melalui pinjaman. Namun, bila menggunakan opsi surat utang, maka perseroan akan menerbitan obligasi berdenominasi dolar. "Meski begitu, kita juga tengah mengkaji pricing yang baik," ujar Dwi.

Dwi menambahkan bahwa kebutuhan dana ekspansi tersebut rencananya untuk merealisasikan pengembangan di kawasan regional yang dimulai pada tahun depan. Sementara untuk ekspnasi di luar negeri perseroan belum mengkaji lebih jjelas. Meski ada peluang Myanmar dan Vietnam menjadi sasaran. "Baik Myanmar atau Vietnam masih kita kaji. Tapi, belum kita tentukan yang mana," jelasnya.

Ekspansi ke Myanmar akan dilakukan guna mengoperasikan produksi baru yang berkapasitas sebanyak 3 juta ton per tahun. Sementara itu, ekspansi ke Vietnam baru dilakukan dengan mengakuisisi pabrik yang telah ada, mengingat kondisi pabrik semen tersebut sesuai kriteria manajemen perseroan. [hid]

Kamis, 24 Mei 2012

SMGR Akan Bangun 2 Pabrik Senilai Rp6,96T


INILAH.COM, Jakarta - PT Semen Gresik Tbk (SMGR) akan investasi pembangunan pabrik baru SGG-III di Sumatra dan SGG IV di Jawa dengan perkiraan biaya pembangunan pabrik mencapai Ro6,96 triliun.

Demikian seperti dikutip dari keterangan yang diterbitkan, Jumat (25/5/2012). Perseroan merencanakan untuk membangun pabrik di lokasi berdekatan dengan area pemasaran yaitu pabrik SGG-III yang berlokasi di Sumatra dan pabrik SGG-IV yang berlokasi di Jawa. Masing-masing kapasitas tersebut 3 juta ton per tahun. Tujuan pembangunan pabrik tersebut untuk mempertahankan pangsa pasar perseroan dalam negeri, memaksimumkan keuntungan dalam kelompok usaha perseroan, dan memenuhi pasokan area pemasaran wilayah Jawa dan Sumatra.

Adapun perkiraan biaya pembangunan kedua pabrik tersebut mencapai Rp6,96 triliun. Masing-masing biaya pembangunan pabrik tersebut untuk pabrik SGG-III di Sumatra senilai Rp3,24 triliun dan pabrik baru di SGG-UV di Jawa senilai Rp3,71 triliun. Pembiayaan untuk pembangunan pabrik tersebut sebesar 30% dari dana sendiri dan sisanya dengan pinjaman.

Perseroan membangun pabrik tersebut untuk mempertahankan pangsa pasar perseroan dalam negeri dan memaksimumkan pendapatan kelompok usaha perseroan. Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham untuk melakukan transaksi material pada 26 Juni 2012.

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1864787/smgr-akan-bangun-2-pabrik-senilai-rp696t

Selasa, 22 Mei 2012

Semen Gresik Bidik Pendapatan Naik 15%


INILAH.COM, Jakarta - PT Semen Gresik Tbk (SMGR) memperkirakan pertumbuhan pendapatan triwulan II 2012 sebesar 15% year on year (yoy).

"Proyeksi kuartal 2 masih bagus. Growth-nya 15 persen dibandingkan kuartal 2 tahun lalu," ujar Direktur Utama Semen Gresik, Dwi Soetjipto di Jakarta, Selasa (22/5/2012).

Keyakinan adanya pertumbuhan ini sehubungan dengan jenis bahan bakar yang digunakan perseroan di pabriknya, yaitu batu bara. Menurutnya, batu bara lebih murah dari segi biaya dibanding menggunakan gas.

"Industri semen pada umumnya pakai batu bara. Jadi pada umumnya tidak terpengaruh dengan gas. Kalau sekarang gas sudah naik, mungkin bisa terpengaruh," tuturnya.

Pada 2011, perseroan mengantongi kenaikan laba sebesar 8% menjadi Rp3,92 triliun dari tahun sebelumnya Rp3,63 triliun. Kenaikan laba diikuti kenaikan pendapatan menjadi Rp16,37 triliun pada 2011, dari tahun sebelumnya Rp14,34 triliun. Beban pokok pendapatan perseroan naik menjadi Rp8,89 triliun pada 2011, dari tahun sebelumnya Rp7,53 triliun.

Laba kotor perseroan naik menjadi Rp7,48 triliun pada 2011, dari tahun sebelumnya Rp6,81 triliun. Dan laba usaha naik menjadi Rp4,89 triliun pada 2011 dari tahun sebelumnya Rp4,5 triliun. [hid]

Pabrik Baru Semen Gresik Bangun Didanai Utang


INILAH.COM, Jakarta - PT Semen Gresik Tbk (SMGR) bakal mencari pinjaman senilai Rp4 triliun untuk mendanai aksi korporasi pada tahun 2013.Yakni, untuk membangun dua pabrik di Sumatra dan Jawa.

"Kita tahun depan harus dapat komitmen Rp4 triliun. Tapi penarikannya akan kita lakukan secara bertahap," ungkap Direktur Utama Semen Gresik Dwi Soetjipto di Jakarta, Selasa (22/5/2012).

Perseroan akan mempertimbangkan opsi pendanaan yang akan diambil yaitu bisa dari sindikasi perbankan dalam negeri maupun luar negeri, dan sisanya akan ditanggung dari kas internal perseroan.

Proyek pembangunannya ditargetkan pada awal tahun 2013. Ia menyatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan proses studi kelayakan (feasibility study). "Ya kita harapkan mulai tahun depan, bisa mulai bangun. Kalau tahun ini kan harus persiapan dulu," ungkapnya. [tjs]

Semen Gresik Cari Partner Bangun Pabrik di Myanmar


INILAH.COM, Jakarta - PT Semen Gresik Tbk (SMGR) menyiapkan investasi senilai Rp1 triliun untuk pembangunan pabrik di Myanmar. Rencananya, pembangunan pabrik ini akan mulai dilakukan pada tahun 2013.

Direktur Utama SMGR Dwi Soetjipto mengungkapkan, saat ini perseroan masih melakukan studi kelayakan pembangunan pabrik di Myanmar. "Kita masih mempelajari negara tersebut dan juga masih mencari partner untuk bangun pabrik itu. Kan di Myanmar belum ada pabrik semen," ungkapnya di Jakarta, Selasa (22/5/2012).

Ia berharap dapat menggandeng salah satu perusahaan Myanmar dalam bentuk perusahaan patungan (joint venture), terkait pembangunan pabrik ini. "Ya kita berharap bisa melakukan joint venture dengan perusahaan dalam negeri, seperti PT Wijaya Karya (WIKA) misalnya," ungkapnya.

Pabrik ini ditargetkan memiliki kapasitas produksi sebesar 600 ribu ton per tahun. Myanmar dipilih sebagai lokasi pembangunan pabrik barunya karena dinilai memiliki prospek cerah pada beberapa tahun ke depan.

"Ya berdasarkan studi yang kita lakukan saat ini, kita yakin bahwa dalam tiga tahun ke depan, akan bisa lebih maju dari yang sekarang karena Myanmar sendiri negaranya begitu terbuka," jelasnya.

Perseroan juga tengah mempertimbangkan akuisisi pabrik semen di Vietnam dengan kapasitas 1-2 juta ton. "Kalau di Vietnam tidak usah bangun pabrik karena disana sudah over supply. Mungkin kita akan akuisisi," ujar Dwi. [tjs]

Kamis, 01 Maret 2012

Stock Outlook - 2/03/2012

AKR Corporindo, Tbk. (AKRA)

LAST @ 3,700
BUY @ 3,600 - 3,700
TARGET @ 3,950 / 4,200 / 4,525
RESISTANCES @ 3,625 / 3,675 / 3,725 / 3,750 / 3,825
STOP @ < 3,500
SUPPORT @ 3,550 / 3,325 / 3,250 / 3,075 / 2,750

Semen Gresik (Persero), Tbk. (SMGR)

LAST @ 11,200
BUY @ 11,000 - 11,300
TARGET @ 12,000
RESISTANCES @ 11,400 / 11,650 / 12,000 / 12,350 / 12,600
STOP @ < 10,400
SUPPORT @ 10,400 / 10,300 / 10,200 / 9,600 / 9,500