INILAH.COM, Jakarta - PT Semen Gresik Tbk (SMGR) memperkirakan pertumbuhan pendapatan triwulan II 2012 sebesar 15% year on year (yoy).
"Proyeksi kuartal 2 masih bagus. Growth-nya 15 persen dibandingkan kuartal 2 tahun lalu," ujar Direktur Utama Semen Gresik, Dwi Soetjipto di Jakarta, Selasa (22/5/2012).
Keyakinan adanya pertumbuhan ini sehubungan dengan jenis bahan bakar yang digunakan perseroan di pabriknya, yaitu batu bara. Menurutnya, batu bara lebih murah dari segi biaya dibanding menggunakan gas.
"Industri semen pada umumnya pakai batu bara. Jadi pada umumnya tidak terpengaruh dengan gas. Kalau sekarang gas sudah naik, mungkin bisa terpengaruh," tuturnya.
Pada 2011, perseroan mengantongi kenaikan laba sebesar 8% menjadi Rp3,92 triliun dari tahun sebelumnya Rp3,63 triliun. Kenaikan laba diikuti kenaikan pendapatan menjadi Rp16,37 triliun pada 2011, dari tahun sebelumnya Rp14,34 triliun. Beban pokok pendapatan perseroan naik menjadi Rp8,89 triliun pada 2011, dari tahun sebelumnya Rp7,53 triliun.
Laba kotor perseroan naik menjadi Rp7,48 triliun pada 2011, dari tahun sebelumnya Rp6,81 triliun. Dan laba usaha naik menjadi Rp4,89 triliun pada 2011 dari tahun sebelumnya Rp4,5 triliun. [hid]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar