DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Kamis, 12 Juli 2012

Akuisisi tower TBIG rampung akhir bulan ini


JAKARTA. Rencana akuisisi menara telekomunikasi antara PT Indosat Tbk (ISAT) dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) masih belum usai. Presiden Direktur TBIG Herman Setya Budi pun mengungkapkan akuisisi tersebut baru akan rampung di akhir Juli ini.

"Masih ada beberapa proses administrasi yang belum selesai. Bulan inilah selesainya," kata Herman saat dijumpai di Jakarta, Kamis (12/7).
Lebih lanjut Herman pun mengungkapkan, private placement yang akan dilakukan TBIG akan bersamaan dengan selesainya proses akuisisi tersebut."Private placement bersamaan karena kami kan bayarnya tunai plus saham itu," tambahnya.
TBIG telah membayar akuisisi 2.500 menara telekomunikasi milik ISAT menggunakan uang tunai plus saham sebanyak 5% dari total sahamnya.Perusahaan tower ini akan menerbitkan 239.826 juta saham senilai Rp 2.757 per sahamnya.
Adapun nilai transaksi tersebut mencapai US$ 519 juta, terdiri dari harga akuisisi US$ 406 juta dan potensi tambahan earn-out sampai maksimum sebesar US$ 113 juta.

Dalam MoU yang sudah ditandatangani kedua perusahaan ini, ISAT akan menyewa seluruh 2.500 menara TBIG sebagai anchor tenant, untuk jangka waktu minimum 10 tahun.

Saat ini TBIG memiliki 7.680 penyewaan dan 5.100 site telekomunikasi per 31 Maret 2012. Dengan angka total penyewaan pada menara telekomunikasi sebanyak 6.223 tenan, maka tenancy ratio perseroan meningkat menjadi 1,71.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar