DISCLAIMER
This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).
Selasa, 17 Juli 2012
BNI Securities Bidik Bisnis Syariah Tumbuh 20%
INILAH.COM, Jakarta - PT BNI Securities (BNIS) berharap bisa mencatatkan pertumbuhan sebesar 20% dari sisi volume trading bisnis syariah.
"Kita berharap bisnis syariah ini bisa menopang pelemahan bisnis yang terjadi di konvensional," ujar Direktur Utama BNI Securities, Jimmy Nyo dalam acra peluncuran eSmart Syariah, layanan transaksi saham secara reguler maupun online berbasis syariah di Jakarta, Selasa (17/7/2012).
Menurutnya, potensi bisnis ini sangat besar di Indonesia, terutama di daerah-daerah tapal kuda seperti Aceh, Semarang, Jombang, Banjarmasin, dan Jakarta. "Di kantong-kantong muslim yang ada di sana memang meminta kita untuk membuat produk syariah," ungkapnya.
Karenanya, lanjutnya, BNIS berusaha. memikirkan kenyamanan dan keyakinan para investor potensial ini untuk bertransaksi di pasar modal sesuai syariah. PT BNI Securities (BNIS), demi memenuhi kebutuhan pasar tersebut, kini telah memperoleh sertifikat yang diterbitkan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI). Sertifikasi ini membuat BNIS secara resmi telah diizinkan bertransaksi efek saham berbasis syariah.
Untuk itu, BNIS meluncurkan Dengan eSmart Syariah kini nasabah BNIS dapat menikmati transaksi dengan nyaman, sejalan dengan motto BNI Securities, “Memberi Kenyamanan Dalam Bertransaksi”.
"Diversifikasi bisnis ke layanan berbasis syariah menjadi salah satu strategi Perusahaan di tahun ini. Nasabah pun kini memiliki pilihan dalam bertransaksi efek," tukas Jimmy Nyo.
Peluncuran eSmart Syariah ditandai dengan penyerahan sertifikat halal transaksi saham dari DSN MUI oleh K.H. Ma'ruf Amin.
Jimmy menjelaskan, dengan sertifikasi tersebut kini BNIS merupakan perusahaan sekuritas BUMN pertama yang memiliki layanan transaksi efek saham sesuai ketentuan syariah. "Upaya sosialisasi kini terus dilakukan secara berkelanjutan, di antaranya melalui kunjungan ke cabang-cabang," papar Jimmy.
Untuk lebih mengoptimalkan layanan eSmart Syariah, pada kesempatan yang bersamaan sinergi Perusahaan dengan BNI Group pun dilakukan dalam bentuk penandatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Presiden Direktur BNI Securities Jimmy Nyo dan Direktur Bisnis BNI Syariah Imam Teguh Saptono. [hid]
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1883488/bni-securities-bidik-bisnis-syariah-tumbuh-20
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar