DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).
Tampilkan postingan dengan label DOID. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DOID. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Juli 2012

Inilah Saham Tereliminasi dari Indeks LQ45


INILAH.COM, Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan perubahan terhadap penghuni indeks LQ45. BEI mengeluarkan lima saham dari LQ45 dan memasukan enam saham baru untuk periode Agustus hingga Januari 2013.

Demikian mengutip keterangan resmi BEI, Rabu (25/7/2012). Kelima saham yang harus keluar dari indeks LQ45 adalah saham PT Bank Tabngan Negara (BBTN), saham PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL), saham PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) dan saham PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP).

Sedangkan enam saham penghuni baru indeks LQ45 adalah saham PT Bhakti Investama Tbk (BHIT), saham PT Sentul City Tbk (BKSL), saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), saham PT BW Plantations Tbk (BWPT), saham PT Intraco Penta Tbk (INTA) dan saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN).

Dengan demikian saham yang masuk dalam daftar LQ45 adalah saham AALI, ADRO, AKRA, ANTM, ASII, ASRI, BBCA, BBNI, BBRI, BDMN, BHIT, BJBR, BKSL, BMRI, BORN, BSDE, BUMI, BWPT, CPIN, ELTY, ENRG, EXCL, GGRM, HRUM, BCIP, INCO, INDF, INDY, INTA, INTP, ITMG, JSMR, KIJA, KLBF, LSIP, MNCN, PGAS, PTBA, SMGR, TINS, TLKM, TRAM, UNTR dan UNVR.

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1886727/inilah-saham-tereliminasi-dari-indeks-lq45

Selasa, 24 Juli 2012

Produksi Batu Bara Delta Dunia Jadi 3,1 Juta Ton


INILAH.COM, Jakarta - Produksi batu bara PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) menurun menjadi 3,1 juta ton pada bulan Juni 2012.

Demikian mengutip keterangan resmi perseroan, Selasa (24/7/2012). Pada periode yang sama tahun lalu, perseroan memproduksi batu bara sebesar 3,3 juta ton.

Untuk akumulasi produksi hingga Juni 2012 mencapai 16 juta ton. Pada kuartal I-2012, perseroan membukukan kenaikan pendapatan sebesar 12% menjadi Rp1,7 triliun. Perseroan mencetak rugi bersih sebesar Rp96 miliar dari untung Rp165 miliar.

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1886307/produksi-batu-bara-delta-dunia-jadi-31-juta-ton

Produksi Batu Bara DOID Turun 6%


INILAH.COM, Jakarta - PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) mencatatkan penurunan produksi batu bara sebesar 6% menjadi 3,1 juta ton pada Juni 2012 dari Juni 2011 sebesar 3,3 juta ton.

Demikian seperti dikutip dari situs perseroan, Selasa (24/7/2012). Total produksi batu bara hingga semester pertama 2012 sebesar 16 juta ton dari semester pertama 2011 sebesar 16,5 juta ton.

Overbudden removal perseroan mencapai 31,3 juta bcm atau naik 12,5% pada Juni 2012 dari Juni 2011 sebesar 27,8 juta bcm. Total overbudden removal perseroan mencapai 166,4 juta bcm hingga semester pertama 2012 dari semester pertama 2011 154,9 juta bcm.

Perseroan telah merealisasikan belanja modal senilai US$111 juta hingga kuartal pertama 2012 dari target belanja modal senilai US$300 juta pada 2012.

Direktur PT Delta Dunia Makmur Tbk Ariani Sofjan menuturkan, sekitar 93% belanja modal tersebut digunakan untuk pembelian alat berat untuk menunjang kegiatan operasional PT Bukit Makmur Mandiri Utama. Belanja modal tersebut sebagian berasal dari utang dan kas internal. Sebagian besar belanja modal tersebut digunakan untuk pembelian alat berat.

Hingga Maret 2012, perseroan mencatatkan rugi sebesar Rp95,90 miliar dari periode sama tahun 2011 sebesar Rp164,87 miliar. Pendapatan tumbuh sebesar Rp1,74 triliun hingga Maret 2012 dari periode Maret 2011 senilai Rp1,55 triliun. [ast]

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1886044/produksi-batu-bara-doid-turun-6

Senin, 25 Juni 2012

DOID Realisasikan Overbudden Removal 29,2Jt ton


INILAH.COM, Jakarta - PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) mencatatkan overbudden removal mencapai 29,2 juta ton pada Mei 2012 dibandingkan Mei 2011 sebesar 26,5 juta ton.

Hingga Mei 2012, perseroan telah mencatatkan overbudden removal mencapai 135 juta bcm dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar 127,1 juta bcm. Produksi batu bara perseroan mencapai 2,8 juta ton pada Mei 2012 sama seperti Mei 2011. Total produksi batu bara mencapai 12,9 juta ton hingga Mei 2012 dibandingkan periode sama tahun lalu mencapai 13,2 juta ton.

Direktur PT Delta Dunia Makmur Tbk Ariani Sofjan menuturkan, perseroan menargetkan overbudden removal naik 10%-15% pada 2012 dari realisasi 2011 sebesar 334 juta bcm. Produksi batu bara pun diperkirakan akan tumbuh flat sebesar 5% pada 2012. "Produksi batu bara kami cenderung flat karena stripping ratio pelanggan kami naik sementara pertumbuhan overbudden removal," tutur Ariani.

Selain itu, perseroan telah merealisasikan belanja modal senilai US$111 juta hingga kuartal pertama 2012 dari target belanja modal 2012 senilai US$300 juta. Belanja modal tersebut sebagian besar digunakan untuk membeli alat berat.

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1875577/doid-realisasikan-overbudden-removal-292jt-ton

Sabtu, 23 Juni 2012

Beli Alat Berat, Delta Dunia Habiskan US$111 Juta


INILAH.COM, Jakarta - PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) telah merealisasikan belanja modal senilai US$111 juta hingga kuartal pertama 2012 dari target belanja modal 2012 senilai US$300 juta.

"Sekitar 93% belanja modal tersebut digunakan untuk pembelian alat berat untuk menunjang kegiatan operasional PT Bukit Makmur Mandiri Utama," ujar Direktur DOID, Ariani Sofjan saat paparan publik, Jumat (22/6/2012).

Lebih lanjut ia menuturkan, belanja modal tersebut sebagian berasal dari utang dan kas internal. Belanja modal 2012 tersebut sebagian besar digunakan untuk pembelian alat berat. Total utang perseroan mencapai US$900 juta pada akhir Maret 2012 dibandingkan Desember 2011 senilai US$898 juta.

Pinjaman bank tersebut berasal dari konsorsium perbankan seperti Sumitomo dan Bank of Tokyo Mitsubishi. "Kami belum ada rencana untuk refinancing utang karena biayanya juga cukup besar," tutur Ariani.

Selain itu, perseroan menargetkan overbudden removal naik 10%-15% pada 2012 dari realisasi 2011 sebesar 334 juta bcm. Produksi batu bara pun diperkirakan akan tumbuh flat sebesar 5%. "Produksi batu bara kami cenderung flat karena stripping ratio pelanggan kami naik sementara pertumbuhan overbudden removal lebih cepat," kata Ariani.

Manajemen pun mengharapkan dapat mencetak laba bersih pada 2012. Namun Ariani kurang optimis dapat mencetak laba bersih pada 2012, hal itu didorong belanja modal perseroan yang sangat tinggi mengakibatkan depresiasi cukup tinggi sehingga berpengaruh terhadap laba bersih perseroan.

Perseroan memiliki 15 kontrak dengan beberapa produsen batu bara di Indonesia seperti PT Adaro Indonesia, PT Berau Coal, PT Kideco Jaya Agung, PT Arutmin Indonesia, PT Kaltim Prima Coal, dan anak perusahaan dari Bayan Resources. Ariani mengatakan, saat pihaknya sedang melakukan review kontrak dengan PT Lanna Harita Indonesia.

Hingga Maret 2012, perseroan mencatatkan rugi sebesar Rp95,90 miliar dari periode sama tahun 2011 sebesar Rp164,87 miliar. Pendapatan tumbuh sebesar Rp1,74 triliun hingga Maret 2012 dari periode Maret 2011 senilai Rp1,55 triliun. [hid]

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1875124/beli-alat-berat-delta-dunia-habiskan-us111-juta

Delta Dunia Tawarkan Saham Insentif 2%


INILAH.COM, Jakarta - PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) akan menerbitkan saham insentif kepada karyawan senior sebesar 2% dari modal atau sekitar 162.969.885 saham.

Para peserta untuk saham insentif tersebut yaitu karyawan dengan jenjang tertentu. Selain itu, perseroan juga melakukan hak opsi untuk membeli saham kepada manajemen melalui penerbitan sebanyak-banyaknya 7% daru jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan yakni sebanyak-banyaknya sejumlah 570.394.597 saham baru dengan nilai nominal Rp50 per saham.

Para peserta untuk hak opsi untuk membeli saham tersebut adalah jajaran direksi perseroan. Hal itu telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan, Jumat (22/6/2012).

Direktur PT Delta Dunia Makmur Tbk, Ariani Sofjan menuturkan, pelaksanaan program kepemilikan saham manajemen dan karyawan senior tersebut periode 2012-2016. Adapun tujuan menerbitkan saham insentif tersebut untuk mencapai pertumbuhan jangka panjang, alat untuk memotivasi karyawan, dan meningkatkan loyalitas peserta karyawan sehingga meningkatkan kinerja Perseroan.

Selain itu, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan juga menyetujui perubahan susunan anggota dewan komisaris dan direksi perseroan. Susunan dewan komisaris antara lain Hamid Awaludin menjabat sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, Nurdin Zainal dan Siswanto, Fei Zou merangkap sebagai Komisaris Independen.

Sugito Walujo, Ashish Shastry, Sunata Tjiterosampurno, dan Olivia Ouyang sebagai Komisaris. Susunan direksi antara lain Hagianto Kumala menjabat sebagai Direktur Utama, Thomas Husted dan Ariani Sofjan menjabat sebagai Direktur. [hid]

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1875142/delta-dunia-tawarkan-saham-insentif-2

Minggu, 27 Mei 2012

DOID Catatkan Overbudden Removal 29,1 Jt Ton


INILAH.COM, Jakarta - PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) mencatatkan overbudden removal mencapai 29,1 juta ton hingga April 2012 dari April 2011 sebesar 25,2 juta ton.

Produksi batu bara perseroan mencapai 2,8 juta ton pada April 2012 dari April 2011 sebesar 2,7 juta ton. Hingga April 2012, produksi batu bara perseroan mencapai 10,2 juta ton dari April 2011 sebesar 10,4 juta ton. Demikian seperti dikutip dari situs perseroan, Minggu (27/5/2012).

Perseroan mencatatkan rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp95,90 miliar pada Maret 2012, dari Maret 2011 untung Rp164,87 miliar. Perseroan mengalami kenaikan beban bunga menjadi Rp117,44 miliar hingga Maret 2012 dari Maret 2011 senilai Rp103,42 miliar.
Realisasi kerugian atas penyelesaian derivatif sebesar Rp21,87 miliar hingga Maret 2012. Pendapatan perseroan naik menjadi Rp1,74 triliun pada Maret 2012 dari Maret 2011 senilai Rp1,55 triliun.

Beban pokok pendapatan naik menjadi Rp1,54 triliun pada Maret 2012 dari Maret 2011 senilai Rp1,27 triliun. Laba kotor perseroan turun menjadi Rp199,17 miliar pada Maret 2012 dari Maret 2011 senilai Rp278,85 miliar. Beban usaha turun menjadi Rp86,13 miliar hingga Maret 2012 dari Maret 2011 senilai Rp103,11 miliar. Laba usaha perseroan turun menjadi Rp113,04 miliar hingga Maret 2012 dari Maret 2011 senilai Rp175,73 miliar.

Kewajiban perseroan naik menjadi Rp10,08 triliun pada Maret 2012 dari Desember 2011 senilai Rp9,86 triliun. Ekuitas Perseroan turun menjadi Rp913,54 miliar hingga Maret 2012 dari Maret 2011 senilai Rp938,18 miliar. Kas dan setara kas turun menjadi Rp1,12 triliun pada Maret 2012 dari Maret 2011 senilai Rp1,93 triliun.

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1865380/doid-catatkan-overbudden-removal-291-jt-ton

Minggu, 11 Maret 2012

Stock Outlook - 12/03/2012

Colorpak Indonesia, Tbk. (CLPI)

LAST @ 1490
BUY @ 1460-1490
TARGET @ 1720 / 1950 / 2010
RESISTANCES @ 1520 / 1550 / 1650 / 1720 / 1850 / 1950 / 2010
SUPPORTS @1370 / 1320 / 1250
STOP @ 1360

Delta Dunia Makmur, Tbk. (DOID)

LAST @ 670
BUY @ 650 - 670
TARGET @ 840
RESISTANCES @ 700 / 740 / 810 / 840 / 945 / 980 / 1040 / 1150
SUPPORTS @ 630 / 610 / 550
STOP @ 600