DISCLAIMER
This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).
Selasa, 17 Juli 2012
Overweight untuk Sektor Perbankan
INILAH.COM, Jakarta – Laporan keuangan bank umum ke Bank Indonesia (BI) menunjukkan, pada bulan kelima 2012, beberapa perbankan pelat merah membukukan kenaikan laba bersih.
Misalkan saja Bank Negara Indonesia (BBNI) yang mencatatkan laba bersih Rp2,439 triliun per Mei 2012. Angka ini mengalami kenaikan tajam sebesar 47,8% ketimbang periode yang sama 2011 sebesar Rp1,650 triliun.
Sedangkan Bank Tabungan Negara (BBTN) juga berhasil membukukan kinerja yang positif, dengan laba bersih mencapai Rp541 miliar atau naik 47% dari periode yang sama 2011 sebesar Rp368 miliar.
Di posisi selanjutnya ada Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dengan laba bersih naik 24,7% menjadi Rp6,774 triliun.
Terakhir adalah Bank Mandiri (BMRI) yang membukukan laba bersih Rp5,4 triliun pada Mei 2012 atau mengalami kenaikan 1,1%. Rendahnya kenaikan ini dikarenakan adanya pendapatan dari recovery kredit Garuda (GIAA) pada 1Q11.
Pencapaian laba bersih bank-bank tersebut sebagian besar melampaui estimasi pasar. Misalkan saja laba bersih BMRI, yang mewakiliki 40,1% dari laba bersih 2012. Kemudian BBRI dan BBTN yang masing-masing mencapai 42% dan 43,6% dari estimasi pasar. Sedangkan BBNI in line estimasi, yang mewakili 36,9% prediksi pasar.
Dikaitkan dengan estimasi Samuel Sekuritas, pencapaian laba bersih BMRI juga di atas estimasi, yakni 41,9% dari prediksi 2012. Sementara BBRI dan BBNI in line dengan estimasi, yang mewakili 39,6% dan 36,9%.
Dengan positifnya kinerja perbankan, tak heran bila Samuel sekuritas memberi rekomendasi overweight bagi sektor ini. [ast]
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1883782/overweight-untuk-sektor-perbankan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar