DISCLAIMER
This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).
Kamis, 02 Agustus 2012
Lima Emiten Sekuritas Catatkan Laba
INILAH.COM, Jakarta - Lima emiten perusahaan sekuritas mencatatkan untung hingga semester pertama 2012. Sebagian emiten perusahaan sekuritas mencatatkan kenaikan pendapatan dalam pembiayaan transaksi nasabah.
Misalkan saja PT Reliance Securities Tbk (RELI) yang mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp15,62 miliar pada semester pertama 2012 dari periode yang sama 2011 sebesar Rp11,69 miliar.
Kenaikan laba tahun berjalan tersebut seiring peningkatan pendapatan usaha menjadi Rp35,15 miliar pada semester pertama 2012 dari semester pertama 2011 sebesar Rp31,69 miliar.
Direktur Utama PT Reliance Securities Tbk Nicky Hogan menuturkan, kenaikan pendapatan usaha perseroan didukung dari pembiayaan transaksi nasabah dan keuntungan portofolio.
Sementara turunnya transaksi perdagangan efek, dikarenakan pelaku pasar fokus dengan krisis Eropa,”Hal ini menyebabkan mereka cenderung menahan diri untuk masuk ke bursa saham,”katanya.
Reliance mencatatkan transaksi perdagangan efek turun menjadi Rp13,62 miliar pada semester pertama 2012 dari periode yang sama 2011 sebesar Rp15,36 miliar. Namun perseroan mencatatkan kenaikan pembiayaan transaksi sebesar Rp2,92 miliar menjadi Rp14,15 miliar.
Adapun rata-rata transaksi perdagangan harian saham di PT Reliance Securities sekitar Rp80 miliar-Rp90 miliar.
Sementara PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) mencatatkan pendapatan naik menjadi Rp203,77 miliar pada paruh pertama 2012, dengan laba tahun berjalan naik mencapai Rp111,93 miliar.
Pembiayaan transaksi nasabah naik menjadi Rp38,88 miliar pada semester pertama 2012, YoY dari Rp37,55 miliar, sehingga keuntungan atas perdagangan efek yang telah terealisasi mencapai Rp46,58 miliar dari sebelumnya Rp5,42 miliar. Komisi dari transaksi perdagangan efek hingga Juni ini pun naik Rp1,58 miliar mencapai Rp23,05 miliar.
Direktur Utama PT Panin Sekuritas Tbk Handrata Sadeli menuturkan, kinerja yang cukup positif ini didukung semua lini bisnis sekuritas perseroan, mulai dari pembiayaan transaksi nasabah, komisi transaksi perdagangan efek, dan keuntungan atas perdagangan efek yang telah direalisasi.
Selain itu, rata-rata transaksi perdagangan harian saham hingga kini sekitar Rp100 miliar. “Awal 2012, rata-rata transaksi harian saham memang agak turun. Hal itu dikarenakan krisis Eropa yang mempengaruhi pergerakan indeks saham,”katanya.
Emiten perusahaan sekuritas lain yang menguat adalah PT Panca Global Securities Tbk (PEGE), dengan laba bersih semester pertama 2012 naik Rp1,16 miliar menjadi Rp9,64 miliar.
Namun, pendapatan usaha perseroan turun tipis menjadi Rp16,61 miliar karena komisi dari transaksi perdagangan efek perseroan turun menjadi Rp9,88 miliar dari sebelumnya sebesar Rp12,24 miliar.
Namun perseroan mencatatkan pendapatan bunga atas pembiayaan transaksi nasabah menjadi Rp3,36 miliar pada semester pertama 2012, YoY dari Rp3,08 miliar.
Sementara itu, PT Yulie Sekurindo dapat meningkatkan laba tahun berjalan mencapai Rp332,44 juta pada paruh pertama 2012 dari Rp208,82 juta pada semester pertama 2011.
Namun pendapatan usaha anjlok dari Rp1,26 miliar pada semester pertama 2011 menjadi Rp675,39 juta pada semester pertama 2012. Hal ini disebabkan pendapatan perantara perdagangan efek yang turun Rp293,41 juta menjadi Rp430,59 juta dan pendapatan penjaminan emisi efek jatuh Rp134,19 juta menjadi Rp2,91 juta.
Adapun PT Majapahit Securities Tbk (AKSI) membukukan laba bersih menjadi Rp1 miliar pada semester pertama 2012 dari rugi sebesar Rp7,65 miliar pada periode yang sama 2011.
Penghasilan usaha perseroan naik menjadi Rp4,28 miliar pada semester pertama 2012 setelah rugi Rp2,85 miliar. Ini karena peningkatan komisi dan jasa perantara perdagangan efek menjadi Rp2,75 miliar, YoY dari Rp2,60 miliar.
AKSI juga mencatatkan laba perdagangan efek terealisasi menjadi untung Rp393,58 juta pada semester pertama 2012 setelah rugi Rp6,73 miliar. [Ast]
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1889676/lima-emiten-sekuritas-catatkan-laba
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar