DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Kamis, 02 Agustus 2012

PLN Batam akan IPO Bulan November


INILAH.COM, Jakarta - PT PLN Batam akan melakukan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO).

Anak perusahaan PT PLN ini telah menunjuk PT Bahana Sekuritas ditunjuk sebagai pemimpin penjamin emisi (lead underwriter). Sebab rencananya akan mencatatkan saham perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia pada November mendatang.

"Bahana Sekuritas itu dipilih melalui lelang, bukan kita yang menentukan, kalaupun ada sekuritas yang berminat, dapat bergabung," kata Direktur Utama PLN Batam, Dadan Kurniadipura yang dikutip dari Antara, Rabu (1/8/2012).

Menurut Dadan, pemilihan penjamin emisi dilakukan pada awal Juli 2012. Sebelumnya, manajemen PLN Batam mengundang empat BUMN sekuritas, yakni PT Bahana Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas untuk mengikuti lelang penjamin emisi tersebut.

Setelah mempercayakan rencana IPO kepada Bahana Sekuritas, persepoan juga telah menunjuk lembaga penunjang IPO seperti penasihat keuangan (financial advisor) Ernst & Young (EY), Biro Administrasi Efek (BAE), PT Datindo Entrycom, serta Kantor Akuntan Publik (KAP) Deloitte.

"Nantinya, Bahana dan EY yang akan mengkaji kemungkinan-kemungkinan berapa persen yang akan kita lepas dan dana yang ingin dicapai," tuturnya.

Ia mengharapkan PT PLN Persero sebagai pemegang saham mayoritas turut terlibat dalam penentuan persentase saham yang dilepas kepada publik. "Intinya, kita berusaha semaksimal mungkin. Bagaimana persiapannya sehingga rencana IPO dapat direalisasikan tahun ini," ungkapnya.

Dana hasil perolehan IPO ini nantinya akan digunakan untuk membiayai rencana sejumlah proyek pembangunan di Batam yang diperkirakan menelan dana hingga Rp6 triliun dalam lima tahun mendatang.

Dana ini untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) dan pembangkit listrik tenaga gas (PLTG), transmisi, serta pembangkit yang dimulai pada 2013 mendatang.

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1889658/pln-batam-akan-ipo-bulan-november

Tidak ada komentar:

Posting Komentar