DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Kamis, 24 Mei 2012

Market Wrap - 24/05/2012

Market Review


Bursa saham regional bergerak mixed dengan indeks Hang Seng dan Nikkei ditutup melemah sedangkan indeks KOSPI dan IHSG ditutup menguat tipis. Kenaikan IHSG terjadi pada saat-saat terakhir menjelang penutupan pasar dengan indeks naik tipis 3.3 poin atau 0.08% di 3,984.87. Indeks LQ-45 juga berhasil menguat tipis 0.22 poin atau 0.03% di 674.10. Sebaliknya, indeks IDX30 ditutup turun 0.05% atau 0.17 poin di 340.30.

Sebanyak 137 saham berhasil menguat dibandingkan dengan turunnya 110 saham. Sisanya sebanyak 116 saham berakhir stagnan. Empat sektor melemah, yaitu sektor infrastruktur, perdagangan, keuangan dan aneka industri. Penguatan terbesar terjadi pada sektor pertanian dan pertambangan.

Ketidakpastian seputar keluar atau tidaknya Yunani dari euro menyebabkan saham-saham bergerak dalam pola konsolidasi. Hasil pertemuan para pemimpin di Uni Eropa juga tidak jauh berbeda dengan hasil pertemuan G8 lalu, sehingga pasar kembali pada situasi yang masih penuh ketidak pastian. Sementara itu dari China dilaporkan indeks manufaktur China untuk bulan Mei berada di level 48.7 untuk estimasi awal yang dirilis oleh HSBC. Angka di bawah 50 menunjukkan adanya kontraksi sedangkan di atas 50 menunjukkan adanya ekspansi. Estimasi awal ini menunjukkan bahwa China mengalami kontraksi di sektor manufaktur selama tujuh bulan berturut-turut.

Dari daftar saham terekomendasi, kinerja terbaik ditampilkan oleh TRIM yang naik 3.17%, disusul oleh JPFA yang naik 1.79%. ASRI berada di peringkat tiga dengan kenaikan 1.75%. SDRA, TURI, dan WINS merupakan tiga saham dengan kinerja terburuk pada sesi perdagangan Kamis, masing-masing melemah 1.25%, 1.22%, dan 1.11%.

IHSG sendiri bergerak kurang lebih dalam rentang yang sesuai dengan ekspektasi yaitu antara 3,961.64 dan 3,992.58. Indeks diprediksi masih akan bergerak dalam kisaran antara 3,950 hingga 4,000 pada sesi perdagangan Jumat besok. Kinerja bursa Eropa dan Amerika Kamis mala mini akan memberikan indikasi lebih lanjut mengenai arah pergerakan IHSG pada hari Jumat.

Click here to download the full update (PDF)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar