IMQ, Jakarta — PT Laguna Cipta Griya Tbk (LCGP) akan memfokuskan bisnisnya pada sektor migas setelah meninggalkan bisnis utama sebelumnya yaitu pada sektor properti.
Direktur LCGP, Danny Boestami mengungkapkan pada 2012 ini perseroan akan memulai produksi pada konsesi tambang yang ada pada daerah Langsa, Nangroe Aceh Darussalam (NAD).
"Bisnis perseroan nanti sepenuhnya akan fokus pada oil and gas," katanya ketika ditemui wartawan di Jakarta, Rabu (23/5).
Danny menambahkan mulai berproduksinya wilayah tambang Langsa ini diharapkan telah dapat beroperasi pada September 2012 mendatang, dimana untuk tahap awalnya diprediksi memiliki kapasitas produksi sekitar 2 ribu barel per hari.
"Meski demikian hingga akhir 2012 ini diproyeksikan kapasitas produksi secara rata-rata kapasitas yang baru dapat direalisasikan mencapai 650 barel per hari," terangnya.
Untuk langkah terjun pada sektor migas ini lanjutnya, perseroan berencana akan menerbitkan saham baru (right issue) sebanyak 3,659 miliar lembar dengan harga Rp100 per lembar sahamnya.
"Perseroan berharap dapat meraup dana segar sekitar Rp365,95 miliar yang akan digunakan sebagai dana penyertaan dalam kerjasamanya dengan Blue Sky Langsa Ltd melalui skema Joint Operation Agreement (JOA)," tuturnya.
Ia menambahkan secara keseluruhan penyertaan yang dibutuhkan untuk JOA dengan Blue Sky Langsa Ltd ini adalah sekitar US$48 juta.
"Dengan berpindah bisnis dari properti ke oil and gas, perseroan berharap meraih pendapatan pada tahun ini mencapai Rp108 miliar atau melesat dibanding periode yang sama 2011 sebesar Rp5 miliar," jelasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar