DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Minggu, 20 Mei 2012

CPIN Harap Penjualan Tumbuh 15% pada 2012


INILAH.COM, Jakarta - Manajemen PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) mengharapkan penjualan tumbuh 15% pada 2012.

Hal itu disampaikan Direktur PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk Ong Mei Sian, Rabu (16/5/2012). "Pertumbuhan penjualan diharapkan sebesar 15% pada 2012," ujar Ong Mei Sian.

Untuk meningkatkan penjualan tersebut, perseroan menyiapkan dana sekitar Rp1,5 triliun untuk belanja modal pada 2012. Dana belanja modal akan digunakan untuk pembangunan pabrik pengolahan ayam di Medan pada kuartal ketiga 2012.

Selain itu, belanja modal digunakan untuk breeding farm (pabrik tempat penetasan
day old chick (DOC)."Kami membangun feedmiil baru di Cirebon Jawa Barat dan Bali. Selain itu, pembangunan breeding farm di Sumatra, Kalimantan dan Papua.
Kami membangun breeding farm di luar Jawa karena melihat potensi ekonomi di luar Jawa," kata Ong Mei Sian.

Ong Mei Sian menambahkan, pihaknya membangun 20-30 breeding farm. Sebagian besar breeding farm tersebut telah dikerjakan sejak tahun lalu. Adapun dana belanja modal akan berasal dari kas internal dan sisa pinjaman yang telah didapatkan sebesar US$250 juta. "Ada total outstanding dana sebesar US$100 juta," tutur Ong Mei Sian.

Hingga kuartal pertama 2012, perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp4,89 triliun dibandingkan periode sama sebelumnya Rp4,38 triliun. Laba bersih perseroan
naik menjadi Rp787 miliar hingga kuartal pertama 2012 dari periode sama sebelumnya Rp656 miliar.

Adapun market share perseroan untuk pakan ayam mencapai 35%-40%, DOC sebesar 35%, dan process food sebesar 70%.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar