Sembilan dari sepuluh sektor melemah pada sesi perdagangan hari Rabu dengan dipimpin oleh sektor pertambangan (-3.44%). Sektor lain yang tertekan adalah pertanian (-2.19%) dan perdagangan (-1.96%). Sebaliknya, sektor industri dasar berhasil menguat tipis 0.21%.
IHSG kembali melemah hingga ditutup turun 0.98% atau 39.52 poin di 3,981.58 sedangkan indeks LQ-45 yang terdiri dari 45 saham blue chip ditutup di 672.27, melemah 6.93 poin atau 1.02%. Indeks terbaru BEI, IDX30 juga berakhir di zona merah, turun 3.24 poin atau 0.94% di 339.64.
Di tingkat regional, indeks Nikkei, Hang Seng dan KOSPI semuanya berakhir turun masing-masing 1.98%, 1.33% dan 1.1%.
Sentimen pasar global kembali memburuk setelah dikabarkan bahwa Yunani tengah mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan keluarnya negara tersebut dari euro. Sementara itu di Brussels para pemimpin Uni Eropa tengah bertemu untuk membahas langkah-langkah apa yang akan diambil sehubungan dengan krisis fiskal di Eropa, terutama di Yunani. Didera oleh berita-berita negatif dari Eropa, sentimen para investor setidaknya tertolong oleh pernyataan dari pemerintah China bahwa China akan memprioritaskan pertumbuhan ekonomi tanpa menyinggung soal inflasi, sehingga pasar berspekulasi bahwa suku bunga dapat kembali diturunkan di China. Faktor lainnya yang ikut menekan sentimen para investor adalah laporan tingkat ekspor Jepang yang naik kurang dari angka ekspektasi pasar sebesar 7.9% di bulan April dibandingkan angka dari periode yang sama tahun sebelumnya. Jepang sendiri baru-baru ini dipangkas peringkat utangnya oleh Fitch Ratings, yang berujung pada ditempatkannya peringkat beberapa perbankan besar di Jepang di level NEGATIF.
Pergerakan saham di sesi Eropa dan Amerika hari Rabu ini diprediksi masih rentan melemah. Para investor juga akan mencermati perkembangan di Eropa, terutama pertemuan para pemimpin Uni Eropa di Brussels.
Saham-saham dari daftar rekomendasi hari ini masih didominasi oleh tekanan jual dengan kinerja terburuk dibukukan oleh BMTR yang melemah 4.17%. PBRX dan TRIM juga berakhir melemah sebesar 3.16% dan 3.08%. Tiga saham stagnan: SMCB, CPIN dan VIVA; sedangkan PGAS memberikan kinerja terbaik (+3.36%), disusul oleh WINS (+2.27%) dan SCMA (+2.26%). SMAR masih belum berhasil mencapai level entrynya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar