DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Rabu, 23 Mei 2012

Mitrabahtera Bidik Pendapatan Tumbuh 25%-30%


INILAH.COM, Jakarta - PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) mengharapkan pendapatan tumbuh sebesar 25%-30% dan laba bersih sebesar 20% pada 2012.

"Pendapatan tumbuh mencapai 25%-30% akan didukung dari penambahan armada baru. Tahun ini ada beberapa kapal akan memberikan kontribusi pendapatan secara full year," ujar Direktur PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk, Ika Bethari, Rabu (23/5/2012).

Lebih lanjut ia mengatakan, perseroan menambah 24 armada periode 2011-2012. Perseroan telah menerima 18 armada pada 2011 dan sisanya 6 armada akan didapatkan pada 2012. Kapal tersebut terdiri dari kapal tongkang dan tunda. Dengan penambahan armada, maka perseroan memiliki 75 armada pada 2012.

"Kami sudah menerima dua armada pada kuartal pertama 2012, dan sisanya empat armada lagi akan diterima pada Juni 2012," tutur Ika.

Selain itu, kontribusi pendapatan dari PT Indika Energy Tbk (INDY) diperkirakan mencapai 10% pada 2012. Kontribusi tersebut berasal dari satu kapal floating crane. Perseroan juga akan menambah volume pengangkutan batu bara mencapai 12 juta ton pada 2012.

Untuk mengembangkan usaha, perseroan akan menganggarkan dana belanja modal senilai US$40 juta-US$50 juta pada 2012. Dana belanja modal akan didapatkan dari kas internal dan pinjaman. "Dana belanja modal dari internal sebesar 20%-30% pada 2012 dan sisanya pinjaman perbankan," kata Ika.

Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,06 triliun pada 2011 dari tahun 2010 senilai Rp763,31 miliar. Sedangkan laba bersih mencapai Rp246,71 miliar pada 2011 dari tahun 2010 senilai Rp198,30 miliar. [hid]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar