INILAH.COM, Jakarta - PT BNI Asset Management menargetkan dana kelolaan senilai Rp7 triliun pada 2012.
Presiden Direktur PT BNI Asset Management Idhamshah Runizam menuturkan, dana kelolaan mencapai Rp6 triliun hingga April 2012. Pihaknya akan mengeluarkan tiga hingga empat produk baru lagi. "Kami akan menerbitkan produk baru berjenis campuran syariah, saham, dan terproteksi. Kemungkinan kami akan menerbitkan reksa dana campuran syariah pada kuartal ketiga 2012," ujar Idhamshah.
Lebih lanjut ia menuturkan, produk reksa dana yang dimiliki kebanyakan memang reksa dana terproteksi. Sebelumnya sepanjang 2012 ini, pihaknya telah meluncurkan 7 produk reksa dana baru yaitu Reksa Dana BNIAM Proteksi XXV.
Reksa Dana BNIS Proteksi Spektra Rupiah seri II, Reksa Dana BNIS Proteksi Spektra Rupiah Seri III, Reksa dana BNIS Proteksi Spektra Rupiah Seri IV. Reksa Dana BNIS Proteksi Mega Pundi Rupiah Seri II, Reksa Dana BNIS Proteksi Mega Pundi Rupiah Seri III, dan Reksa Dana BNIS Proteksi Mega Pundi Rupiah Seri IV.
"Hingga kini dana kelolaan dari tujuh produk reksa dana tersebut mencapai Rp1,5 triliun," kata Idhamshah. Selain itu, PT BNI Asset Management dan PT Sun Life Financial Indonesia meluncurkan BNI-AM Dana Terencana sebuah reksa dana yang memberikan manfaat asuransi jiwa kepada pemegang unit penyertaan.
Idhamsah mengatakan, pihaknya menargetkan dana kelolaan sebesar Rp150 miliar pada tahun 2012. "Pada tiga tahun ke depan, kami menargetkan dapat memperoleh dana kelolaan sebesar Rp2 triliun dari produk reksa dana BNI-AM Dana Terencana," ujar Idhamshah. [hid]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar