INILAH.COM, Jakarta - PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mencatatkan marketing sales senilai Rp1,4 triliun hingga April 2012. Hal itu didorong dari tiga proyek yaitu Kelapa Gading, Serpong, dan Bekasi.
Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) Johannes Mardjuki lewat pesan singkat yang diterima INILAH.COM, akhir pekan ini."Marketing sales hingga April 2012 mencapai Rp1,4 triliun. Target marketing sales kami
sebesar Rp3,5 triliun pada 2012," ujar Johannes.
Lebih lanjut ia mengatakan, marketing sales tersebut didukung dari proyek perumahan di Kelapa Gading, Serpong, dan Bekasi. Saat ditanya mengenai, penerapan aturan down payment minimal sebesar 30% untuk KPR properti yang mulai berlaku 15 Juni 2012, Johannes menuturkan, penerapan aturan tersebut tidak terlalu berpengaruh kepada perseroan. Hal itu mengingat perseroan telah menerapkan down payment sebesar 20%-30%.
Hingga Maret 2012, perseroan mencatatkan laba tahun berjalan naik menjadi Rp147,85 miliar pada kuartal pertama 2012 dari periode sama sebelumnya Rp58,39 miliar. Pendapatan bersih perseroan naik menjadi Rp814,29 miliar hingga kuartal pertama 2012 dari periode sama sebelumnya Rp399,42 miliar. Laba kotor perseroan naik menjadi Rp358,23 miliar hingga kuartal pertama 2012 dari periode sama sebelumnya Rp181,59 miliar. Laba usaha perseroan naik menjadi Rp210,40 miliar pada kuartal pertama 2012 dari periode sama sebelumnya Rp91,20 miliar.
Laba per saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi 22 pada kuartal pertama 2012 dari periode sama sebelumnya 8.Kewajiban perseroan naik menjadi Rp6 triliun hingga kuartal pertama 2012 dari Desember 2011 senilai Rp5,62 triliun. Ekuitas perseroan naik menjadi Rp2,71 triliun pada kuartal pertama 2012 dari periode Desember 2011 senilai Rp2,47 triliun. Kas dan setara kas perseroan turun menjadi Rp1,39 triliun pada kuartal pertama 2012 dari Desember 2011 senilai Rp1,49 triliun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar