INILAH.COM, Jakarta - PT Bumi Resources Tbk menegaskan untuk tetap berupaya menurunkan utang perseroan.
Hal itu disampaikan Presiden Komisaris PT Bumi Resources Tbk, Samin Tan, Senin (21/5/2012). "Semua sepakat salah satu yang dilakukan yaitu menurunkan utang BUMI. Seperti kabar yang beredar di pasar 2-3 bulan ini antara lain status PT Bumi Resources Mineral Tbk akan direview sebagai sumber untuk kurangi utang, tapi secara jangka panjang bukan dari penjualan aset," tutur Samin. Dalam laporan keuangan per 31 Desember 2011, utang perseroan sekitar US$3,8 miliar.
Selain itu, perseroan juga akan menggenjot produksi batu bara untuk mencapai kinerja yang baik. Produksi batu akan mencapai 85 juta ton pada 2014.
Sebelumnya hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memutuskan menyetujui membagikan dividen 2011 sebesar 15% dari laba bersih 2011.
"Hasil RUPST PT Bumi Resources Tbk akan membagikan dividen sebesar 15% dari laba bersih 2011. Pembagian dividen sekitar Rp14,31 per saham, pembayaran dividen akan dilakukan akhir Juni," ujar Direktur PT Bumi Resources Tbk, Dileep Srivastava, Senin (21/5/2012).
Dileep menuturkan, pembagian dividen 2011 sekitar 15% dari laba bersih tersebut karena perseroan ingin menurunkan posisi utang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar