DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Rabu, 23 Mei 2012

META Incar Tender Pengadaan Air Bersih


INILAH.COM, Jakarta - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) sedang mengikuti dua tender di sektor pengadaan air bersih yang akan diumumkan pada akhir tahun.

Direktur PT Nusantara Infrastructure Tbk, Danni Hasan menuturkan, pihaknya sedang mengikuti 41 mid bulk water supply public private partnership di Bandar Lampung. Ketertarikan masuk ke tender pengadaan air bersih di Lampung mengingat penduduk yang padat yang memerlukan pelayanan air bersih.

Nilai investasi US$108 juta, yang sekitar US$30 juta disediakan oleh pemerintah lewat viability gap fund. Adapun proposal penawaran tender dilakukan pada kuartal ketiga 2012. "Akhir tahun ini hasil tender diumumkan, dan financial closed pada pertengahan tahun depan," tutur Danni, Rabu (23/5/2012).

Selain itu, perseroan mengikuti tender Maros Regency Water Supply di Sulawesi Selatan. Proyek ini bernilai US$13 juta di mana dengan sistem BOT 30 tahun. Tender ini akan diumumkan pada akhir tahun 2012. Di mana pertengahan 2012 akan menyerahkan proposal tender. "Kami bermitra dengan Metito dan Glendle dalam pengembangan proyek Maros," kata Danni.

Sedangkan proyek jalan tol, Danni menuturkan,pihaknya belum melirik jalan tol lain. Perseroan fokus mengembangkan proyek jalan tol yang ada.

Perseroaan juga berencana untuk menambah kepemilikan saham dalam pengadaan air bersih tersebut. Selain itu, perseroan juga berencana anggarkan belanja modal senilai Rp62 miliar pada 2012 yang digunakan untuk operasional perusahaan.

Adapun hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan juga memutuskan untuk mengangkat Darjoto Setyawan sebagai Komisaris Utama menggantikan John Scott Younger. Dengan demikian, susunan komisaris Haryoto Soetoyo, Cahyo Winarto, dan John Scott Younger. [hid]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar