INILAH.COM, Jakarta - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) melakukan stock split dengan rasio 1:5.
Rencana tersebut setelah mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Saham Luar Biasa (RUSLB) di Jakarta, Rabu (23/5/2012). Direktur KLBF, Vidjongtius menyatakan akan meningkatkan atraktifitas perdagangan saham perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun KLBF masih harus mendapat izin dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.
"Diperkirakan akan efektif sekitar 2-3 bulan lagi," katanya. Saat ini pemegang saham publik di KLBF sudah mencapai 46%. Pada penutupan perdagangan hari ini, saham KLBF stagnan di Rp3.900 dengan volume perdagangan 40.854 saham.
Dalam RUPST tersebut juga disetujui pembagian dividen tahun buku 2011 sebesar Rp95 per saham atau total Rp891 miliar. Rasio pembayaran dividen 60% dari laba bersih yang senilai Rp1,48 triliun. Jumlah ini lebih besar dari rasio pembayaran dividen tahun 2010. [hid]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar