Rumor bahwa Uni Eropa tengah mempertimbangkan usulan untuk menjamin deposito perbankan di zona Eropa disebut-sebut sebagai pemicu utama terjadinya kenaikan tajam menjelang ditutupnya sesi perdagangan di New York. Perubahan arah menjelang penutupan ini serupa dengan apa yang terjadi pada sesi perdagangan hari Selasa saat saham-saham di Wall Street mendadak melemah sehingga kenaikan yang telah dicapai sebelumnya berbalik menjadi penurunan yang mendorong indeks Dow Jones ditutup di zona negatif.
Sebelumnya di sesi perdagangan Eropa, indeks FTSE 100 dan indeks DAX masing-masing melemah tajam hingga 2.53% dan 2.33%. Indeks Dow Jones sendiri sempat melemah hingga 200 poin sebelum akhirnya ditutup di 12,496.15, turun 6.66 poin atau 0.05%. Indeks S&P 500 menguat 2.23 poin atau 0.17% di 1,318.86 dan indeks NASDAQ naik 0.39% atau 11.04 poin menjadi 2,850.12.
Sesi perdagangan hari Kamis diperkirakan cenderung mixed karena rumor penjaminan deposito perbankan di zona Eropa yang beredar belum dapat terkonfirmasi. Fokus pasar akan tertuju pada pertemuan para petinggi Uni Eropa yang diselenggarakan di Brussels pada Rabu malam waktu setempat dimana agenda utamanya adalah mengenai penanganan krisis di Eropa, terutama di Yunani.
IHSG yang ditutup melemah pada hari Rabu berpotensi melanjutkan reboundnya hingga mendekati resistance terdekatnya di 4,001.62 disusul oleh level tertinggi hari Selasa yaitu 4,024.38. Sebaliknya, indeks juga berpotensi untuk kembali melemah menuju level terendah hari Rabu yaitu di 3,950.82 atau bahkan menuju support berikutnya di 3,935 dan 3,907.51.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar