INILAH.COM, Jakarta - PT Borneo Lumbung Energi dan Metal Tbk (BORN) kemungkinan tidak akan membagikan dividen 2011. Hal itu dikarenakan perseroan masih akan menggunakan dana untuk mengembangkan usaha.
Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Borneo Lumbung Energi dan Metal Tbk, Alexander Rusli, Senin (21/5/2012). Saat ditanya mengenai usulan dividen 2011, Alexander menuturkan, pihaknya masih membutuhkan dana untuk pengembangan usaha. "Kita masih ada kebutuhan belanja modal," tutur Alexander.
Selain itu, perseroan mempertimbangkan untuk menerbitkan obligasi global. Penerbitan obligasi itu akan digunakan untuk refinancing utang kepada Standard Chartered. "Kami sedang pelajari penerbitan obligasi dolar. Kemungkinan nilainya sekitar US$500 juta," kata Alexander.
PT Borneo Lumbung Energi dan Metal Tbk mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp1,83 triliun pada akhir 2011 dari tahun lalu Rp348,85 miliar. Pendapatan perseroan senilai Rp6,08 triliun pada 2011 dari tahun lalu Rp2,75 triliun. [hid]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar