DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Selasa, 10 Juli 2012

Timah Realisasikan Opex Rp24,60 Miliar


IMQ, Jakarta —  PT Timah Tbk (TINS) hingga semester I-2012 ini telah merealisasikan biaya operasional (operating expenditure/opex) senilai Rp24,60 miliar.

Sekretaris Perusahaan TINS, Agung Nugroho, mengungkapkan seiring realisasi opex ini, perseroan juga telah mengeluarkan biaya belanja modal (capital expenditure/capex) hingga akhir Juni 2012 mencapai Rp4,30 miliar.

"Dari hal ini penemuan sumber daya hingga Juni adalah 6.739 ton untuk sumber daya inferred, 4.424 ton sumber daya indicated dan 1.334 ton untuk sumber daya measured," katanya dalam keterbukaan informasi di Jakarta, Selasa (10/7).

Agung menambahkan untuk kegiatan eksplorasi yang dilakukan perseroan adalah melakukan bor produksi di perairan Bangka dan Kundur Barat.

"Pengeboran produksi dan prospeksi di perairan Kundur Barat dilaksanakan pada awal Juni 2012 yang dilaksanakan oleh dua kapal bor dan pengeboran produksi serta prospeksi di perairan Bangka dilaksanakan oleh tiga kapal bor," jelasnya.

Menurut Agung, untuk pengeboran di darat diarahkan ke daerah Bangka Selatan dan Bangka Utara.

Sedangkan bor pemantapan untuk persiapan tambang besar darat di daerah Bangka Barat masih terus berjalan dan semakin diintensifkan terkait dengan tambahan beberapa unit alat bor mekanik baru.

"Namun, satu kapal bor tidak dapat beroperasi karena masih dalam masa docking selama kurang lebih 2,5 bulan," tuturnya.

Sementara untuk kegiatan eksplorasi pada Juli 2012 untuk pemboran prospeksi akan dilaksanakan oleh satu kapal bor dan akan di tempatkan pada perairan Bangka Timur.

"Pada Juli 2012 ini akan ditempatkan juga dua kapal bor pada perairan Bangka Timur dan dua kapal bor di perairan Kundur, di mana keempat kapal ini akan melakukan aktivitas pengeboran produksi," terangnya.

http://www.imq21.com/news/read/76827/20120710/155010/Timah-Realisasikan-Opex-Rp24-60-Miliar.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar