DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Selasa, 12 Juni 2012

Danamon Bayar Bunga Obligasi Rp61,82 Miliar


IMQ, Jakarta —  PT Danamon Indonesia Tbk (BDMN) telah melakukan pembayaran bunga ke-6 untuk obligasi II seri A dan seri B senilai total Rp61,82 miliar.

Corporate Secretary BDMN Dini Herdini mengatakan pembayaran bunga obligasi ini telah dilakukan perseroan pada 8 Juni 2012 lalu, dimana jumlah pembayaran untuk obligasi seri II-A senilai Rp41,10 miliar dan obligasi seri II-B sebesar Rp20,72 miliar.

"Untuk jenis obligasi seri II-A ini memiliki pokok utang senilai Rp1,87 triliun sedangkan untuk seri II-B senilai Rp921 miliar," katanya dalam keterbukaan informasi di Jakarta, Senin (11/6).

Dini menjelaskan pada obligasi seri II-A dan seri II-B masing-masing memiliki tingkat bunga antara lain sebesar 8,75% dan 9%.

Bertindak sebagai wali amanat kedua jenis obligasi ini adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Terhadap surat utang ini memperoleh peringkat id AA+ dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PT Pefindo).

Terkait kinerja, sepanjang kuartal I-2012 emiten Bursa Efek Indonesia berkode saham BDMN ini membukukan laba bersih setelah pajak konsolidasi senilai Rp900 miliar atau tumbuh 18% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp763 miliar.

Pertumbuhan laba bersih ini didukung oleh pertumbuhan kredit yang kuat di segmen mass market, korporasi, dan UKM, serta pertumbuhan pada fee income.

Perseroan juga membukukan pertumbuhan kredit sekitar 23% menjadi Rp106 triliun atau tumbuh dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp86 triliun.

http://www.imq21.com/news/read/70440/20120611/172451/Danamon-Bayar-Bunga-Obligasi-Rp61-82-Miliar.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar