Bursa saham Asia berakhir positif menjelang dilangsungkannya pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) dimana dinantikan apakah akan ada pernyataan mengenai krisis fiskal di Eropa. Selain itu, pernyataan dari pertemuan G7 juga memberikan imbas positif bagi pasar dimana para menteri keuangan dan gubernur bank sentral negara-negara G7 mengatakan akan melakukan koordinasi atas upaya penanganan krisis di Eropa. Data GDP dari Australia yang dirilis pada pertengahan hari Rabu juga memberikan dampak positif pada pasar.
IHSG menanjak 123.46 poin atau 3.32% saat penutupan sesi kedua perdagangan hari Rabu, sementara indeks LQ-45 dan IDX30 juga menguat cukup signifikan masing-masing 3.85% dan 3.87%. Seluruh sektor berhasil mencatat kenaikan dengan sektor terbaik adalah sektor aneka industri (+5.07%), sektor industri dasar (+4.27%) dan sektor pertanian (+4.1%).
Kali ini penguatan indeks didukung oleh kenaikan 265 saham sementara jumlah saham yang mencatat penurunan adalah sebanyak 32 saham. Sebanyak 50 saham lainnya stagnan dibandingkan dengan harga penutupan hari Selasa kemarin.
Indeks juga berhasil menembus resistance yang berada di 3838 sehingga level resistance berikutnya berada di 3864.27. Sebaliknya, support untuk sesi perdagangan hari Kamis berada di 3792.82, 3762.72 dan 3738.39.
Walaupun indeks berhasil menanjak kembali, namun faktor Eropa tetap perlu diwaspadai karena hingga penutupan hari Rabu kenaikan indeks masih masuk kategori koreksi dan belum bisa dikonfirmasikan telah terjadi reversal.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar