Bursa perdagangan saham di Eropa dan Amerika pada hari Rabu berakhir mixed dengan tendensi melemah setelah data penjualan ritel di Amerika dilaporkan turun 0.2% dimana diluar penjualan otomotif penjualan menurun 0.4%. Data lainnya, indeks harga produsen atau PPI dilaporkan melambat di bulan Mei sementara PPI diluar harga makanan dan energi juga mencatat kenaikan 2.7% di bulan Mei, lebih lambat dari ekspektasi namun sesuai dengan kenaikan pada periode sebelumnya.
Eropa kembali menjadi faktor penghalang menguatnya indeks karena pasar masih menunggu hasil pemilu di Yunani ditambah dengan belum jelasnya mekanisme penyelesaian krisis di Spanyol sehubungan dengan dana bantuan dari Eropa sebesar 100 miliar euro tersebut.
Menambah deretan katalis negatif di pasar, Moody’s memangkas kembali peringkat utang pemerintah Spanyol hingga tiga tingkat dari A3 menjadi Baa3. Rencana pemberian dana bantuan oleh zona euro untuk program rekapitalisasi sektor perbankan sebesar 100 miliar euro ini dinilai justru akan meningkatkan beban utang nasional Spanyol. Peringkat Spanyol tetap ditempatkan pada kategori negatif dengan adanya pemotongan lebih lanjut dalam waktu tiga bulan ke depan. Sementara itu, oleh Fitch, peringkat Spanyol juga baru-baru ini dipangkas sebanyak tiga tingkat di BBB, satu tingkat di atas Moody’s dengan outlook negatif. Standard & Poor’s juga menempatkan peringkat utang Spanyol pada kategori negatif di BBB-plus.
Menjelang sesi perdagangan hari Kamis IHSG diprediksi akan kembali mengalami konsolidasi antara 3800 hingga 3900 kecuali ada perkembangan terbaru dari krisis Eropa, China, maupun Amerika.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar