JAKARTA. Jajaran direksi PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk (UNSP) mengalami perombakan. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan(RUPST) yang digelar Kamis (14/6), Bambang Aria Wisena dipercaya sebagai direktur utama emiten perkebunan Grup Bakrie tersebut, menggantikan Ambono Januarinto.
Bambang bukan orang baru di jajaran direksi UNSP. Pada periode sebelumnya, Bambang sudah menjabat sebagai Direktur Divisi Karet UNSP.
Jabatan direktur keuangan UNSP juga berpindah tangan dari Harry M. Nadir kepada Cholil Hasan. Sebelumnya, Cholil juga menjabat sebagai Executive Vice Presiden di PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) dan Direktur Keuangan PT Bakrie Power.
"Dengan jajaran baru ini, kami berharap bisa meningkatkan kinerja UNSP," kata Bambang, di Jakarta, Kamis (14/6).
Selain perombakan direksi, RUPS juga menyetujui penambahan anggota komisaris dengan mengangkat Anindya Bakrie sebagai komisari UNSP.
Berikut jajaran direksi dan komisaris UNSP hasil RUPST 2012.
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama: Soedjai Kartasasmita
Komisaris Independen: Bungaran Saragih
Komisaris Independen: Anton Apriyantono
Komisaris: Bobby Gafur
Komisaris: Eddy Soeparno
Komisaris: Anindya Bakrie
Dewan Direksi:
Direktur Utama: Bambang Aria Wisena
Direktur: Howard J. Sargeant
Direktur: M. Iqbal Zainuddin
Direktur: Rudi Suwarno
Direktur: Cholil Hasan
http://investasi.kontan.co.id/news/bambang-aria-wisena-pimpin-unsp
DISCLAIMER
This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar