DISCLAIMER
This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).
Jumat, 08 Juni 2012
DEWA Sudah Habiskan US$80 Juta untuk Belanja Modal
INILAH.COM, Jakarta - PT Darma Henwa Tbk (DEWA) telah merealisasikan belanja modal hampir US$80 juta hingga kini. Pembelian antara lain untuk alat-alat berat yang bakal digunakan untuk menunjang sejumlah proyek.
Direktur PT Darma Henwa Tbk Wachjudi Martono menjelaskan, pembelian modal tahun ini melonjak karena adanya kebutuhan untuk memenuhi kontrak yang didapat. Tahun 2011, belanja modal hanya mencapai US%50 juta. Tahun ini dana untuk belanja modal ditargetkan US$80 juta-US$120 juta
“Dananya berasal dari supplier, institusi keuangan, dan leasing. 50% berasal dari bank lokal dan leasing," kata Wachjudi seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Darma Henwa Tbk, Jumat (8/6/2012).
Saat ini perseroan sedang menjalankan kontrak senilai US$5 miliar untuk tiga proyek antara lain proyek Bangalon yang telah dimulai sejak 2008, proyek Arutmin yang telah dimulai sejak 2004, dan proyek Berau Coal yang telah dimulai sejak 2011. Adapun realisasi proyek tersebut untuk produksi batu bara sebesar 7,5 juta ton dan overbudden sebesar 55,8 juta bcm.
"Untuk tahun ini kami bisa mengharapkan di atas itu. Untuk Bangalon dan Asam-asam outputnya mencapai 15 juta ton dan overbudden sebesar 100 juta bcm, kalau Berau sebesar 1,2 juta ton-1,4 juta ton untuk produksi batu baranya," kata Wachjudi.
Selain itu, perseroan juga sedang menjajaki untuk mengerjakan proyek di luar grup Bakrie. Tapi Wachjudi belum dapat menjelaskan lebih detail."Kami sedang jajaki kontrak untuk proyek di luar grup Bakrie, terutama kontrak PKP2B," ujar Wachjudi. [tjs]
http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1869923/dewa-sudah-habiskan-us80-juta-untuk-belanja-modal
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar