DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Jumat, 08 Juni 2012

Kedaung Indah Can Masih akan Defisit


INILAH.COM, Jakarta - PT Kedaung Indah Can Tbk diperkirakan masih akan mengalami defisit hingga 2013 mendatang. Defisit terjadi karena perseroan pernah jatuh dan mengalami kerugian besar di 2005-2006.

Hal ini disampaikan Direktur Kedaung Indah Can Tbk Hadi Muliyono usai acara RUPST di Jakarta, Jumat (8/6/2012). " Penyebab defisit ini adalah karena perseroan sempat jatuh dan rugi cukup besar tahun 2005-2006. Diharapkan dalam dua hingga tiga tahun ke depan kita sudah bisa positif," ujarnya.

Untuk 2012 ini perusahaan menargetkan penjualan naik 10-20 persen. Penjualan terbesar perusahaan masih ke negara AS dan India yang nilai ekspornya mencapai 70%. "Rencananya kita juga tengah menjajaki untuk membuka pasar ke Rusia."

Per Maret 2012, Kedaung mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp18,68 miliar atau turun dibanding periode yang sama 2010 Rp19,2 miliar. Hal ini disebabkan terjadinya penurunan enamel ke luar negeri yang disebabkan krisis global menjadi Rp11,5 miliar dari Rp12,55 miliar di periode yang sama 2010. Penjualan can di dalam negeri juga turun dari Rp7,37 miliar menjadi Rp7,17 miliar. Secara total penjualan lokal turun dari Rp14,13 miliar menjadi Rp12,74 miliar, sedang penjualan ekspor turun menjadi Rp5,94 miliar dari Rp5,79 miliar.

Alhasil Perseroan mencatatkan rugi usaha sebesar Rp310 juta per Maret 2012. Sementara defisit perusahaan per Maret 2012 mencapai Rp270 juta atau turun dibanding defisit Maret 2011 sebesar Rp1,03 miliar.

Perseroan juga belum akan melakukan aksi korporasi yang besar hingga tahun depan. "Kami masih fokus pada pembenahan operasional dan belum berencana untuk menambah cabang baru atau membangun pabrik," tukas Hadi. Itu sebabnya perseroan hanya menganggarkan capital expenditure (capex) hanya Rp5 miliar sampai Rp10 miliar di 2012. [tjs]

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1869919/kedaung-indah-can-masih-akan-defisit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar