DISCLAIMER

This research report is prepared by PT MINNA PADI INVESTAMA Tbk for information purposes only and are not to be used or considered as an offer or the solicitation of an offer to sell or to buy or subscribe for securities or other financial instruments. The report has been prepared without regard to individual financial circumstance, need or objective of person to receive it. The securities discussed in this report may not be suitable for all investors. The appropriateness of any particular investment or strategy whether opined on or referred to in this report or otherwise will depend on an investor’s individual circumstance and objective and should be independently evaluated and confirmed by such investor, and, if appropriate, with his professional advisers independently before adoption or implementation (either as is or varied).

Kamis, 14 Juni 2012

Gunakan Obligasi Rekap, BNI Bisa Akuisisi Bahana


INILAH.COM, Jakarta - Rencana PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) untuk mengakuisisi PT Bahana Securities kemungkinan akan terwujud dengan menggunakan obligasi rekapitalisasi.

Kemungkinan tersebut diungkapkan Menteri BUMN Dahlan Iskan saat ditemui pada acara Mandiri CFO Forum di Jakarta, Kamis (14/6/2012) yang dikutip dari Antara. "Saya ikut saja. Kalau Menteri Keuangan sudah mengatakan hal tersebut, maka saya sebagai yang dikuasai hanya mengikuti," katanya.

Dengan sikap menteri BUMN tersebut juga akan memberikan kepada PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) peluang untuk menukarkan obligasi rekapitalisasinya, sebab Bank Mandiri memiliki obligasi rekap yang terbesar dibandingkan bank BUMN lain. "Terutama untuk Bank Mandiri selain sebagai bank BUMN terbesar, juga memiliki obligasi rekap yang terbanyak," ungkapnya.

Hal ini sejalan dengan Menteri Keuangan Agus Martowardojo telah memberikan persetujuan bagi BNI untuk menggunakan penukaran obligasi rekap dengan mengakuisisi BUMN Sekuritas, yakni Bahana Securities, asalkan mendapatkan dukungan dari DPR.

Menkeu beralasan keinginan BNI mengakuisisi Bahana harus melalui pertimbangan DPR karena berkaitan dengan divestasi (pelepasan) saham, mengingat Bahana adalah perusahaan pemerintah.

Akhir 2011, BNI tercatat memiliki obligasi rekap sebesar Rp16,57 triliun. Mayoritas merupakan jenis hold to maturity dengan suku bunga fixed (tetap) sebesar Rp14,25 triliun dan sisanya berjenis available for sale dengan suku bunga mengambang. Sementara itu, Bank Mandiri memiliki obligasi rekapitalisasi sebesar Rp72 triliun, termasuk AFS senilai Rp54 triliun.

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1872074/gunakan-obligasi-rekap-bni-bisa-akuisisi-bahana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar