Meredanya tekanan jual pada hari Selasa mendorong kenaikan IHSG hingga ditutup naik 1.73% atau 63.29 poin menjadi 3,717.88, sedangkan indeks LQ-45 berakhir naik 2.08% di 628.55 dan indeks IDX30 juga menguat 2.06% menjadi 316.62.
Seluruh sektor menguat kecuali sektor barang konsumsi yang melemah tipis sebesar 0.05%. Kenaikan terbesar dibukukan oleh sektor aneka industri (+4.43%) diikuti oleh sektor pertanian (+3.6%) dan sektor industri dasar (+3.13%).
Sebanyak 209 saham berhasil menguat, sementara 73 saham berakhir di zona merah dan 72 lainnya berakhir stagnan.
Walaupun berakhir positif, namun outlook ke depannya masih negatif. Resistance pertama bagi IHSG berada di 3776.75, disusul dengan 3838 dan 3864.27. Sebaliknya, support berada di 3711.81, 3697.18, dan 3685.36 diikuti oleh 3673.55 dan 3658.92.
Spekulasi bahwa aka nada hasil positif dari pertemuan para pemimpin negara-negara G7 yang dilangsungkan hari ini menjadi pemicu terjadinya rebound. Namun, dikhawatirkan bahwa tidak akan ada kemajuan yang signifikan pada pertemuan ini sehubungan krisis fiskal di Eropa. Ancaman kolapsnya sektor perbankan Spanyol dan keluarnya Yunani dari euro tetap akan membayangi pergerakan indeks di sesi-sesi mendatang. Sementara ini hingga awal-awal sesi perdagangan di Eropa saham-saham kembali melemah sehingga dikhawatirkan bahwa kenaikan hari Selasa ini akan sulit dipertahankan pada sesi Rabu besok.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar